<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Lontarkan Abu Vulkanik 1.200 Meter, Status Naik Level 4</title><description>Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali menunjukkan aktivitas erupsi. Gunung tersebut memuntahkan abu vulkanik setinggi ±1.200 meter di atas puncak.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/09/340/3161520/gunung-lewotobi-laki-laki-meletus-lontarkan-abu-vulkanik-1-200-meter-status-naik-level-4</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/09/340/3161520/gunung-lewotobi-laki-laki-meletus-lontarkan-abu-vulkanik-1-200-meter-status-naik-level-4"/><item><title>Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus Lontarkan Abu Vulkanik 1.200 Meter, Status Naik Level 4</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/09/340/3161520/gunung-lewotobi-laki-laki-meletus-lontarkan-abu-vulkanik-1-200-meter-status-naik-level-4</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/09/340/3161520/gunung-lewotobi-laki-laki-meletus-lontarkan-abu-vulkanik-1-200-meter-status-naik-level-4</guid><pubDate>Sabtu 09 Agustus 2025 07:35 WIB</pubDate><dc:creator>Apolinaris Lake</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/09/340/3161520/gunung_lewotobi_laki_laki-VgPB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Gunung Lewotobi Laki-Laki (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/09/340/3161520/gunung_lewotobi_laki_laki-VgPB_large.jpg</image><title>Ilustrasi Gunung Lewotobi Laki-Laki (Foto: Ist)</title></images><description>FLORES TIMUR &amp;ndash; Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali menunjukkan aktivitas erupsi. Gunung tersebut memuntahkan abu vulkanik setinggi &amp;plusmn;1.200 meter di atas puncak (&amp;plusmn;2.784 meter di atas permukaan laut) pada Sabtu, 9 Agustus 2025, pukul 02.39 WITA.&#13;
&#13;
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat dan barat laut.&#13;
&#13;
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 9,6 mm dan durasi &amp;plusmn;1 menit 4 detik. PVMBG juga menjelaskan saat laporan ini dibuat, erupsi masih terus berlangsung. Status Gunung Lewotobi Laki-Laki saat ini berada di Level IV (Awas).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Melihat kondisi tersebut, PVMBG meminta masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki serta pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 km dan sektor barat daya hingga timur laut sejauh 7 km dari pusat erupsi.&#13;
&#13;
PVMBG juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah, serta tidak mudah mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.&#13;
&#13;
Selain itu, masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki diimbau untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan, terutama jika terjadi hujan berintensitas tinggi. Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain: Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.&#13;
&#13;
PVMBG juga menyarankan masyarakat terdampak hujan abu untuk menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari bahaya abu vulkanik terhadap sistem pernapasan.&#13;
&#13;
Saat ini, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, serta dengan PVMBG dan Badan Geologi di Bandung.&#13;
&#13;
PVMBG menyatakan akan terus berkoordinasi dengan BPBD NTT dan Satlak PB setempat dalam menyampaikan informasi terkini mengenai aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki.&#13;
</description><content:encoded>FLORES TIMUR &amp;ndash; Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali menunjukkan aktivitas erupsi. Gunung tersebut memuntahkan abu vulkanik setinggi &amp;plusmn;1.200 meter di atas puncak (&amp;plusmn;2.784 meter di atas permukaan laut) pada Sabtu, 9 Agustus 2025, pukul 02.39 WITA.&#13;
&#13;
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melaporkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat dan barat laut.&#13;
&#13;
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 9,6 mm dan durasi &amp;plusmn;1 menit 4 detik. PVMBG juga menjelaskan saat laporan ini dibuat, erupsi masih terus berlangsung. Status Gunung Lewotobi Laki-Laki saat ini berada di Level IV (Awas).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Melihat kondisi tersebut, PVMBG meminta masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki serta pengunjung/wisatawan agar tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 km dan sektor barat daya hingga timur laut sejauh 7 km dari pusat erupsi.&#13;
&#13;
PVMBG juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mengikuti arahan dari pemerintah daerah, serta tidak mudah mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.&#13;
&#13;
Selain itu, masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-Laki diimbau untuk mewaspadai potensi banjir lahar hujan, terutama jika terjadi hujan berintensitas tinggi. Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain: Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.&#13;
&#13;
PVMBG juga menyarankan masyarakat terdampak hujan abu untuk menggunakan masker atau penutup hidung dan mulut guna menghindari bahaya abu vulkanik terhadap sistem pernapasan.&#13;
&#13;
Saat ini, pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-Laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur, serta dengan PVMBG dan Badan Geologi di Bandung.&#13;
&#13;
PVMBG menyatakan akan terus berkoordinasi dengan BPBD NTT dan Satlak PB setempat dalam menyampaikan informasi terkini mengenai aktivitas Gunung Lewotobi Laki-Laki.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
