<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Megawati Singgung Ibu-Ibu Terjerat Pinjol: Beli Berlian Pakai Utang Online? Hayo Ngaku!</title><description>Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, menyoroti maraknya fenomena pinjaman online (pinjol) yang menyebar ke seluruh kalangan. Tak jarang, korban pinjol justru adalah kaum ibu-ibu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/11/337/3162036/megawati-singgung-ibu-ibu-terjerat-pinjol-beli-berlian-pakai-utang-online-hayo-ngaku</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/11/337/3162036/megawati-singgung-ibu-ibu-terjerat-pinjol-beli-berlian-pakai-utang-online-hayo-ngaku"/><item><title>Megawati Singgung Ibu-Ibu Terjerat Pinjol: Beli Berlian Pakai Utang Online? Hayo Ngaku!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/11/337/3162036/megawati-singgung-ibu-ibu-terjerat-pinjol-beli-berlian-pakai-utang-online-hayo-ngaku</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/11/337/3162036/megawati-singgung-ibu-ibu-terjerat-pinjol-beli-berlian-pakai-utang-online-hayo-ngaku</guid><pubDate>Senin 11 Agustus 2025 18:59 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/11/337/3162036/ketua_dewan_pengarah_bpip_megawati_soekarnoputri-NRnz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/11/337/3162036/ketua_dewan_pengarah_bpip_megawati_soekarnoputri-NRnz_large.jpg</image><title>Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, menyoroti maraknya fenomena pinjaman online (pinjol) yang menyebar ke seluruh kalangan. Tak jarang, korban pinjol justru adalah kaum ibu-ibu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ayo ibu-ibu, ikut pinjol atau tidak? (dijawab tidak) Ah, bohong,&amp;quot; kata Megawati saat memberikan sambutan di acara Serambi Pancasila dan Peluncuran Buku di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Senin (11/8/2025).&#13;
&#13;
Megawati mengaku kerap mendengar cerita ibu-ibu yang mengalami kesulitan keuangan akibat pinjaman online. Awalnya, Megawati menyebut kebanyakan ibu-ibu terjerat pinjol karena suaminya sudah tidak memberikan uang lagi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Loh betul. Tolong dong pinjam duit lagi dong. Loh, kenapa? Soalnya suami sudah enggak kasih lagi. Loh, kenapa? Iya, habisnya saya main pinjol,&amp;quot; kata Megawati menirukan percakapan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat dicari tahu lebih jauh, ternyata tidak jarang pinjaman online digunakan untuk alasan konsumtif. Bahkan ada yang mengaku menggunakan pinjol untuk membeli berlian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Habis dari suami ngasih duitnya kurang. Padahal saya mau beli berlian. Hem, hem,&amp;quot; katanya disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.&#13;
&#13;
Presiden kelima Indonesia itu pun mengingatkan agar tidak terjebak utang konsumtif karena pada akhirnya hanya akan membuat sengsara. Dalam kesempatan ini, Megawati juga menyebut dirinya mengetahui berbagai fenomena yang berkembang di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ngaku-ngaku deh. Emangnya saya enggak punya gaul? Gaul saya banyak. Hei! Tuh ditepokin, artinya benar kan yeeee. Ayok tepuk tangan yang keras,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, menyoroti maraknya fenomena pinjaman online (pinjol) yang menyebar ke seluruh kalangan. Tak jarang, korban pinjol justru adalah kaum ibu-ibu.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ayo ibu-ibu, ikut pinjol atau tidak? (dijawab tidak) Ah, bohong,&amp;quot; kata Megawati saat memberikan sambutan di acara Serambi Pancasila dan Peluncuran Buku di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Senin (11/8/2025).&#13;
&#13;
Megawati mengaku kerap mendengar cerita ibu-ibu yang mengalami kesulitan keuangan akibat pinjaman online. Awalnya, Megawati menyebut kebanyakan ibu-ibu terjerat pinjol karena suaminya sudah tidak memberikan uang lagi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Loh betul. Tolong dong pinjam duit lagi dong. Loh, kenapa? Soalnya suami sudah enggak kasih lagi. Loh, kenapa? Iya, habisnya saya main pinjol,&amp;quot; kata Megawati menirukan percakapan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat dicari tahu lebih jauh, ternyata tidak jarang pinjaman online digunakan untuk alasan konsumtif. Bahkan ada yang mengaku menggunakan pinjol untuk membeli berlian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Habis dari suami ngasih duitnya kurang. Padahal saya mau beli berlian. Hem, hem,&amp;quot; katanya disambut tawa dan tepuk tangan hadirin.&#13;
&#13;
Presiden kelima Indonesia itu pun mengingatkan agar tidak terjebak utang konsumtif karena pada akhirnya hanya akan membuat sengsara. Dalam kesempatan ini, Megawati juga menyebut dirinya mengetahui berbagai fenomena yang berkembang di Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ngaku-ngaku deh. Emangnya saya enggak punya gaul? Gaul saya banyak. Hei! Tuh ditepokin, artinya benar kan yeeee. Ayok tepuk tangan yang keras,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
