<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Megawati Singgung Kematian Prada Lucky: Bukti Pancasila Belum Dihayati!</title><description>Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, mengingatkan agar nilai-nilai dalam Pancasila benar-benar dihayati oleh masyarakat Indonesia. Menurutnya, Pancasila bukan sekadar lip service semata.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/11/337/3162049/megawati-singgung-kematian-prada-lucky-bukti-pancasila-belum-dihayati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/11/337/3162049/megawati-singgung-kematian-prada-lucky-bukti-pancasila-belum-dihayati"/><item><title>Megawati Singgung Kematian Prada Lucky: Bukti Pancasila Belum Dihayati!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/11/337/3162049/megawati-singgung-kematian-prada-lucky-bukti-pancasila-belum-dihayati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/11/337/3162049/megawati-singgung-kematian-prada-lucky-bukti-pancasila-belum-dihayati</guid><pubDate>Senin 11 Agustus 2025 19:42 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/11/337/3162049/ketua_dewan_pengarah_bpip_megawati_soekarnoputri-thj7_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/11/337/3162049/ketua_dewan_pengarah_bpip_megawati_soekarnoputri-thj7_large.jpg</image><title>Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, mengingatkan agar nilai-nilai dalam Pancasila benar-benar dihayati oleh masyarakat Indonesia. Menurutnya, Pancasila bukan sekadar lip service semata.&#13;
&#13;
Dalam acara Serambi Pancasila dan Peluncuran Buku di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Senin (11/8/2025), Megawati mengajak para tamu untuk menyebutkan isi sila kedua Pancasila.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang kedua (Pancasila) apa?&amp;quot; tanya Megawati.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemanusiaan yang adil dan beradab,&amp;quot; jawab tamu undangan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Megawati menegaskan, bahwa sila-sila itu bukan sekadar retorika. Ia menyinggung kasus kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo, anggota TNI yang meninggal dunia diduga akibat penganiayaan oleh seniornya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bukan hanya lip service, tetapi apa? Kalau saya lihat di TV, ada seorang ibu yang anaknya, kalau tidak salah Prada, meninggal. Nah, tahu toh, saya juga tahu,&amp;quot; kata Megawati.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menilai, tindakan penganiayaan tersebut merupakan cerminan ketidakmengamalan sila kedua Pancasila yang mengajarkan nilai kemanusiaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Apa perasaan kalian? Tentu sakit sekali, betul atau tidak ibu-ibu? Kalau itu terjadi pada kalian, itulah namanya perikemanusiaan,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Megawati kembali menegaskan, bahwa Pancasila tidak boleh dilecehkan karena nilai-nilainya dihargai oleh bangsa-bangsa lain.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan dilecehkan yang namanya Pancasila. Bukan saya karena anaknya Bung Karno, no. Kalau orang asing saja menghargai Pancasila,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Megawati Soekarnoputri, mengingatkan agar nilai-nilai dalam Pancasila benar-benar dihayati oleh masyarakat Indonesia. Menurutnya, Pancasila bukan sekadar lip service semata.&#13;
&#13;
Dalam acara Serambi Pancasila dan Peluncuran Buku di Gedung Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Senin (11/8/2025), Megawati mengajak para tamu untuk menyebutkan isi sila kedua Pancasila.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang kedua (Pancasila) apa?&amp;quot; tanya Megawati.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kemanusiaan yang adil dan beradab,&amp;quot; jawab tamu undangan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Megawati menegaskan, bahwa sila-sila itu bukan sekadar retorika. Ia menyinggung kasus kematian Prada Lucky Chepril Saputra Namo, anggota TNI yang meninggal dunia diduga akibat penganiayaan oleh seniornya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Bukan hanya lip service, tetapi apa? Kalau saya lihat di TV, ada seorang ibu yang anaknya, kalau tidak salah Prada, meninggal. Nah, tahu toh, saya juga tahu,&amp;quot; kata Megawati.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menilai, tindakan penganiayaan tersebut merupakan cerminan ketidakmengamalan sila kedua Pancasila yang mengajarkan nilai kemanusiaan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Apa perasaan kalian? Tentu sakit sekali, betul atau tidak ibu-ibu? Kalau itu terjadi pada kalian, itulah namanya perikemanusiaan,&amp;quot; tegasnya.&#13;
&#13;
Megawati kembali menegaskan, bahwa Pancasila tidak boleh dilecehkan karena nilai-nilainya dihargai oleh bangsa-bangsa lain.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jangan dilecehkan yang namanya Pancasila. Bukan saya karena anaknya Bung Karno, no. Kalau orang asing saja menghargai Pancasila,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
