<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hari Ini, Ribuan Warga Pati Demo Besar-besaran Tuntut Bupati Sudewo Mundur!</title><description>Ribuan warga Pati menggelar demo besar-besaran menuntut Bupati Sudewo mundur. Aksi ini dipicu kebijakan kontroversial seperti kenaikan PBB. Polisi berjaga, bupati imbau warga tetap tenang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/13/340/3162366/hari-ini-ribuan-warga-pati-demo-besar-besaran-tuntut-bupati-sudewo-mundur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/13/340/3162366/hari-ini-ribuan-warga-pati-demo-besar-besaran-tuntut-bupati-sudewo-mundur"/><item><title>Hari Ini, Ribuan Warga Pati Demo Besar-besaran Tuntut Bupati Sudewo Mundur!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/13/340/3162366/hari-ini-ribuan-warga-pati-demo-besar-besaran-tuntut-bupati-sudewo-mundur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/13/340/3162366/hari-ini-ribuan-warga-pati-demo-besar-besaran-tuntut-bupati-sudewo-mundur</guid><pubDate>Rabu 13 Agustus 2025 07:02 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/13/340/3162366/demo-1SXj_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Demo warga Pati, Jawa Tengah (Foto: iNews TV)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/13/340/3162366/demo-1SXj_large.jpg</image><title>Demo warga Pati, Jawa Tengah (Foto: iNews TV)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ribuan warga Pati, Jawa Tengah, menggelar aksi demo besar-besaran pada hari ini, Rabu (13/8/2025), menuntut Bupati Sudewo mundur. Mereka sudah mulai berdatangan sejak Selasa, 12 Agustus 2025 malam.&#13;
&#13;
Massa memadati kawasan Alun-Alun dan halaman Pendopo Bupati Pati. Mereka berasal dari beragam latar belakang, mulai dari pemuda hingga orangtua yang antusias mengikuti aksi tersebut.&#13;
&#13;
Diperkirakan, lebih dari lima ribu warga yang akan mengikuti aksi tersebut. Mereka datang menggunakan kendaraan pribadi maupun truk, dan tidak hanya berasal dari daerah Pati.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Logistik demonstrasi pun tampak di lokasi aksi, dikumpulkan dari berbagai donasi. Air mineral, aneka makanan ringan, hingga buah seperti pisang turut menghiasi depan Pendopo Bupati Pati.&#13;
&#13;
Koordinator Lapangan (Korlap) Penggalangan Donasi Aliansi, Teguh Istiyanto, mengatakan aksi demonstrasi tersebut rencananya digelar selama dua hari, yakni Rabu dan Kamis (13&amp;ndash;14 Agustus 2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Rencananya dua hari sampai bupati mundur. Sampai sekarang, jumlah warga yang bersiap hadir untuk aksi banyak sekali,&amp;quot; ujarnya beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
Sementara Bupati Pati Sudewo mengimbau warganya yang akan mengikuti aksi demonstrasi pada 13 Agustus 2025 untuk tetap menjaga suasana kondusif. Ia juga meminta warga agar tidak terprovokasi isu pemakzulan.&#13;
&#13;
Sudewo turut menyampaikan permohonan maaf terkait kebijakan kenaikan PBB dan juga pemberlakuan lima hari sekolah yang akhirnya telah dibatalkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masyarakat Pati saya minta tetap tenang, ya, ikut menjaga Kabupaten Pati ini supaya suasananya kondusif. Karena Kabupaten Pati itu milik semua warga, tidak milik segelintir orang,&amp;rdquo; katanya, Selasa 12 Agustus 2025.&#13;
&#13;
Petugas kepolisian juga dikerahkan ke lokasi untuk berjaga di area pendopo dan di sekitar perbatasan Pati&amp;ndash;Kudus dan Pati&amp;ndash;Demak.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ribuan warga Pati, Jawa Tengah, menggelar aksi demo besar-besaran pada hari ini, Rabu (13/8/2025), menuntut Bupati Sudewo mundur. Mereka sudah mulai berdatangan sejak Selasa, 12 Agustus 2025 malam.&#13;
&#13;
Massa memadati kawasan Alun-Alun dan halaman Pendopo Bupati Pati. Mereka berasal dari beragam latar belakang, mulai dari pemuda hingga orangtua yang antusias mengikuti aksi tersebut.&#13;
&#13;
Diperkirakan, lebih dari lima ribu warga yang akan mengikuti aksi tersebut. Mereka datang menggunakan kendaraan pribadi maupun truk, dan tidak hanya berasal dari daerah Pati.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Logistik demonstrasi pun tampak di lokasi aksi, dikumpulkan dari berbagai donasi. Air mineral, aneka makanan ringan, hingga buah seperti pisang turut menghiasi depan Pendopo Bupati Pati.&#13;
&#13;
Koordinator Lapangan (Korlap) Penggalangan Donasi Aliansi, Teguh Istiyanto, mengatakan aksi demonstrasi tersebut rencananya digelar selama dua hari, yakni Rabu dan Kamis (13&amp;ndash;14 Agustus 2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Rencananya dua hari sampai bupati mundur. Sampai sekarang, jumlah warga yang bersiap hadir untuk aksi banyak sekali,&amp;quot; ujarnya beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
Sementara Bupati Pati Sudewo mengimbau warganya yang akan mengikuti aksi demonstrasi pada 13 Agustus 2025 untuk tetap menjaga suasana kondusif. Ia juga meminta warga agar tidak terprovokasi isu pemakzulan.&#13;
&#13;
Sudewo turut menyampaikan permohonan maaf terkait kebijakan kenaikan PBB dan juga pemberlakuan lima hari sekolah yang akhirnya telah dibatalkan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masyarakat Pati saya minta tetap tenang, ya, ikut menjaga Kabupaten Pati ini supaya suasananya kondusif. Karena Kabupaten Pati itu milik semua warga, tidak milik segelintir orang,&amp;rdquo; katanya, Selasa 12 Agustus 2025.&#13;
&#13;
Petugas kepolisian juga dikerahkan ke lokasi untuk berjaga di area pendopo dan di sekitar perbatasan Pati&amp;ndash;Kudus dan Pati&amp;ndash;Demak.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
