<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terungkap! Isi Telepon Mendagri ke Bupati Pati Sudewo Sebelum Warga Marah</title><description>Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan telah menghubungi Bupati Pati, Sudewo, terkait rencana kenaikan PBB-P2 sebesar 250 persen.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/14/337/3162766/terungkap-isi-telepon-mendagri-ke-bupati-pati-sudewo-sebelum-warga-marah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/14/337/3162766/terungkap-isi-telepon-mendagri-ke-bupati-pati-sudewo-sebelum-warga-marah"/><item><title>Terungkap! Isi Telepon Mendagri ke Bupati Pati Sudewo Sebelum Warga Marah</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/14/337/3162766/terungkap-isi-telepon-mendagri-ke-bupati-pati-sudewo-sebelum-warga-marah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/14/337/3162766/terungkap-isi-telepon-mendagri-ke-bupati-pati-sudewo-sebelum-warga-marah</guid><pubDate>Kamis 14 Agustus 2025 15:43 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/14/337/3162766/tito-CvaX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian/Foto: Dok Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/14/337/3162766/tito-CvaX_large.jpg</image><title>Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian/Foto: Dok Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan telah menghubungi Bupati Pati, Sudewo, terkait rencana kenaikan PBB-P2 sebesar 250 persen. Tito mempertanyakan mekanisme kenaikan tarif pajak bumi dan bangunan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oh saya langsung telepon Pak Bupati, Pak Gubernur. Saya tanyakan kenapa mekanismenya seperti itu,&amp;quot; kata Tito di Kantor Bulog Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/8/2025).&#13;
&#13;
Mantan Kapolri itu juga menyoroti kemampuan masyarakat dalam menghadapi kenaikan tersebut. Singkat cerita, Bupati Pati akhirnya menarik kembali rencana kebijakannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Akhirnya dicabut. Nah, kami berharap dengan dicabut, sudahlah. Sekarang ada tuntutan lain, ini saya kira bukan berhubungan dengan itu,&amp;quot; ujar Tito.&#13;
&#13;
Sebelumnya, demonstrasi besar pecah di Kantor Bupati Pati, Jawa Tengah, pada Rabu (13/8). Massa aksi menuntut Bupati Pati, Sudewo, mundur dari jabatannya.&#13;
&#13;
Aksi demonstrasi tersebut dipicu oleh rencana Sudewo menaikkan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen. Ia bahkan sempat menantang masyarakat untuk berdemo.&#13;
&#13;
Dalam unjuk rasa itu, Sudewo sempat menemui massa aksi. Namun, massa kemudian melempari Sudewo dengan botol air mineral dan sandal.&#13;
&#13;
Akibat kericuhan tersebut, DPRD Kabupaten Pati sepakat membentuk panitia khusus (pansus) untuk memproses pemakzulan Sudewo. Namun, Sudewo menolak mundur dengan alasan dirinya dipilih oleh rakyat secara konstitusional.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengungkapkan telah menghubungi Bupati Pati, Sudewo, terkait rencana kenaikan PBB-P2 sebesar 250 persen. Tito mempertanyakan mekanisme kenaikan tarif pajak bumi dan bangunan tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Oh saya langsung telepon Pak Bupati, Pak Gubernur. Saya tanyakan kenapa mekanismenya seperti itu,&amp;quot; kata Tito di Kantor Bulog Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Kamis (14/8/2025).&#13;
&#13;
Mantan Kapolri itu juga menyoroti kemampuan masyarakat dalam menghadapi kenaikan tersebut. Singkat cerita, Bupati Pati akhirnya menarik kembali rencana kebijakannya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Akhirnya dicabut. Nah, kami berharap dengan dicabut, sudahlah. Sekarang ada tuntutan lain, ini saya kira bukan berhubungan dengan itu,&amp;quot; ujar Tito.&#13;
&#13;
Sebelumnya, demonstrasi besar pecah di Kantor Bupati Pati, Jawa Tengah, pada Rabu (13/8). Massa aksi menuntut Bupati Pati, Sudewo, mundur dari jabatannya.&#13;
&#13;
Aksi demonstrasi tersebut dipicu oleh rencana Sudewo menaikkan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2) sebesar 250 persen. Ia bahkan sempat menantang masyarakat untuk berdemo.&#13;
&#13;
Dalam unjuk rasa itu, Sudewo sempat menemui massa aksi. Namun, massa kemudian melempari Sudewo dengan botol air mineral dan sandal.&#13;
&#13;
Akibat kericuhan tersebut, DPRD Kabupaten Pati sepakat membentuk panitia khusus (pansus) untuk memproses pemakzulan Sudewo. Namun, Sudewo menolak mundur dengan alasan dirinya dipilih oleh rakyat secara konstitusional.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
