<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cabuli Anak Tiri, Sekuriti Nyaris Diamuk Massa di Tangsel</title><description>Sarmanto (54) nyaris diamuk massa usai mencabuli anak tirinya, ATH (14), di Jalan Empang Sari, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Jumat (15/8/2025).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/16/338/3163192/cabuli-anak-tiri-sekuriti-nyaris-diamuk-massa-di-tangsel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/16/338/3163192/cabuli-anak-tiri-sekuriti-nyaris-diamuk-massa-di-tangsel"/><item><title>Cabuli Anak Tiri, Sekuriti Nyaris Diamuk Massa di Tangsel</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/16/338/3163192/cabuli-anak-tiri-sekuriti-nyaris-diamuk-massa-di-tangsel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/16/338/3163192/cabuli-anak-tiri-sekuriti-nyaris-diamuk-massa-di-tangsel</guid><pubDate>Sabtu 16 Agustus 2025 02:02 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/16/338/3163192/pencabulan-HmAR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekuriti pelaku pencabulan di Tangsel (Foto: Hambali/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/16/338/3163192/pencabulan-HmAR_large.jpg</image><title>Sekuriti pelaku pencabulan di Tangsel (Foto: Hambali/Okezone)</title></images><description>TANGSEL - Sarmanto (54) nyaris diamuk massa usai mencabuli anak tirinya, ATH (14), di Jalan Empang Sari, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Jumat (15/8/2025).&#13;
&#13;
Pria yang berprofesi sebagai sekuriti apartemen itu diamankan Jumat siang. Petugas membawanya dengan pengawalan ketat guna mencegah amarah ratusan warga yang sudah memenuhi jalan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tampolin, tampolin,&amp;quot; seru salah satu warga saat pelaku dibawa ketat petugas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat diamankan, Sarmanto masih mengenakan kaus khas sekuriti diapit petugas polisi dan Babinsa setempat. Dia terlihat berjalan gontai dengan tangan terikat ke belakang.&#13;
&#13;
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Shodiq, mengatakan, kejadian itu dilaporkan warga setelah Sarmanto melancarkan aksi kejinya. Kata dia, korban merupakan anak yatim-piatu yang tinggal bersama adiknya di lokasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban yatim piatu. Dia tinggal sama bapak tirinya,&amp;quot; terang Kapolsek&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Bambang belum bisa menjelaskan detil kronologi pencabulan itu, sebab pemeriksaan masih terus berjalan. Sementara korban dan adiknya telah dipindah ke Rumah Aman.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dia sementara tinggal di Rumah Aman. Sampai nanti akan dikirimkan ke yayasan yatim,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>TANGSEL - Sarmanto (54) nyaris diamuk massa usai mencabuli anak tirinya, ATH (14), di Jalan Empang Sari, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten, Jumat (15/8/2025).&#13;
&#13;
Pria yang berprofesi sebagai sekuriti apartemen itu diamankan Jumat siang. Petugas membawanya dengan pengawalan ketat guna mencegah amarah ratusan warga yang sudah memenuhi jalan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tampolin, tampolin,&amp;quot; seru salah satu warga saat pelaku dibawa ketat petugas.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Saat diamankan, Sarmanto masih mengenakan kaus khas sekuriti diapit petugas polisi dan Babinsa setempat. Dia terlihat berjalan gontai dengan tangan terikat ke belakang.&#13;
&#13;
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Bambang Askar Shodiq, mengatakan, kejadian itu dilaporkan warga setelah Sarmanto melancarkan aksi kejinya. Kata dia, korban merupakan anak yatim-piatu yang tinggal bersama adiknya di lokasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban yatim piatu. Dia tinggal sama bapak tirinya,&amp;quot; terang Kapolsek&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Bambang belum bisa menjelaskan detil kronologi pencabulan itu, sebab pemeriksaan masih terus berjalan. Sementara korban dan adiknya telah dipindah ke Rumah Aman.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dia sementara tinggal di Rumah Aman. Sampai nanti akan dikirimkan ke yayasan yatim,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
