<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus 4 Kali, Sebaran Abu Vulkanik hingga Kota Maumere</title><description>Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali erupsi sebanyak empat kali pada Senin (18/8/2025). Letusan terbaru ini memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi hingga 8.000 meter di atas puncak.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/18/340/3163593/gunung-lewotobi-laki-laki-meletus-4-kali-sebaran-abu-vulkanik-hingga-kota-maumere</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/18/340/3163593/gunung-lewotobi-laki-laki-meletus-4-kali-sebaran-abu-vulkanik-hingga-kota-maumere"/><item><title>Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus 4 Kali, Sebaran Abu Vulkanik hingga Kota Maumere</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/18/340/3163593/gunung-lewotobi-laki-laki-meletus-4-kali-sebaran-abu-vulkanik-hingga-kota-maumere</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/18/340/3163593/gunung-lewotobi-laki-laki-meletus-4-kali-sebaran-abu-vulkanik-hingga-kota-maumere</guid><pubDate>Senin 18 Agustus 2025 08:21 WIB</pubDate><dc:creator>Joni Nura</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/18/340/3163593/gunung_lewotobi_laki_laki_meletus-Gw9k_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus (foto: Magma Indonesia)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/18/340/3163593/gunung_lewotobi_laki_laki_meletus-Gw9k_large.jpg</image><title>Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus (foto: Magma Indonesia)</title></images><description>&#13;
&#13;
FLORES TIMUR - Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali erupsi sebanyak empat kali pada Senin (18/8/2025). Letusan terbaru ini memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi hingga 8.000 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (PVMBG) mencatat, erupsi terjadi mulai pukul 02.21 hingga 08.34 WITA. Tinggi kolom abu dilaporkan bervariasi antara 2.000 hingga 8.000 meter dari puncak kawah.&#13;
&#13;
Sebaran abu vulkanik terpantau hingga Kota Maumere, Kabupaten Sikka. Aktivitas vulkanik ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47,3 mm dan durasi kurang lebih 5 menit 21 detik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menanggapi erupsi ini, PVMBG meningkatkan status Gunung Lewotobi Laki-Laki menjadi Level IV (Awas). Pihak berwenang menghimbau masyarakat yang berada dalam radius 7 kilometer dari gunung untuk tidak melakukan aktivitas, demi menghindari risiko bahaya letusan.&#13;
&#13;
PVMBG juga meminta masyarakat tetap mengikuti informasi resmi terkait perkembangan aktivitas gunung berapi tersebut.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
FLORES TIMUR - Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali erupsi sebanyak empat kali pada Senin (18/8/2025). Letusan terbaru ini memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi hingga 8.000 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (PVMBG) mencatat, erupsi terjadi mulai pukul 02.21 hingga 08.34 WITA. Tinggi kolom abu dilaporkan bervariasi antara 2.000 hingga 8.000 meter dari puncak kawah.&#13;
&#13;
Sebaran abu vulkanik terpantau hingga Kota Maumere, Kabupaten Sikka. Aktivitas vulkanik ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47,3 mm dan durasi kurang lebih 5 menit 21 detik.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menanggapi erupsi ini, PVMBG meningkatkan status Gunung Lewotobi Laki-Laki menjadi Level IV (Awas). Pihak berwenang menghimbau masyarakat yang berada dalam radius 7 kilometer dari gunung untuk tidak melakukan aktivitas, demi menghindari risiko bahaya letusan.&#13;
&#13;
PVMBG juga meminta masyarakat tetap mengikuti informasi resmi terkait perkembangan aktivitas gunung berapi tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
