<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesawat Boeing dengan 273 Penumpang Terbakar di Udara, Picu Kepanikan di Kabin</title><description>Insiden ini terjadi pada ketinggian 36.000 kaki, menyebabkan para penumpang ketakutan. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/19/18/3163942/pesawat-boeing-dengan-273-penumpang-terbakar-di-udara-picu-kepanikan-di-kabin</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/19/18/3163942/pesawat-boeing-dengan-273-penumpang-terbakar-di-udara-picu-kepanikan-di-kabin"/><item><title>Pesawat Boeing dengan 273 Penumpang Terbakar di Udara, Picu Kepanikan di Kabin</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/19/18/3163942/pesawat-boeing-dengan-273-penumpang-terbakar-di-udara-picu-kepanikan-di-kabin</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/19/18/3163942/pesawat-boeing-dengan-273-penumpang-terbakar-di-udara-picu-kepanikan-di-kabin</guid><pubDate>Selasa 19 Agustus 2025 16:11 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/19/18/3163942/tangkapan_layar_video_memperlihatkan_pesawat_condor_airlines_terbakar_di_udara-TBOR_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tangkapan layar video memperlihatkan pesawat Condor Airlines terbakar di udara. (Foto: X)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/19/18/3163942/tangkapan_layar_video_memperlihatkan_pesawat_condor_airlines_terbakar_di_udara-TBOR_large.jpg</image><title>Tangkapan layar video memperlihatkan pesawat Condor Airlines terbakar di udara. (Foto: X)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sebuah pesawat Boeing 757-300 yang membawa 273 penumpang terbakar di udara, menyebabkan kepanikan. Pesawat tersebut terpaksa melakukan pendaratan darurat untuk menghindari musibah yang berpotensi fatal.&#13;
&#13;
Penerbangan Condor Airlines DE 3665 dengan tujuan D&amp;uuml;sseldorf, Jerman, berangkat dari Corfu, Yunani pada Sabtu (16/8/2025) pukul 20.29 waktu setempat. Namun, setelah lepas landas, beberapa penumpang melihat api di mesin pesawat, menyembur dari sayap kanan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tiba-tiba, listrik padam selama beberapa detik, dan kami menyadari bahwa kami tidak bisa lagi naik,&amp;quot; kata salah seorang penumpang kepada Bild.&#13;
&#13;
Yang lain menambahkan, &amp;quot;Itu pengalaman yang sangat mengerikan. Saya sudah mengirim pesan perpisahan karena saya pikir, &amp;#39;Sudah berakhir sekarang&amp;#39;.&amp;quot;&#13;
&#13;
Video yang belum diverifikasi dan dibagikan di TikTok tampak menunjukkan sayap pesawat yang berkedip-kedip dengan warna oranye.&#13;
&#13;
Awak kabin menyadari bahwa aliran udara turbin kanan terganggu pada ketinggian 36.000 kaki, sehingga pilot mematikan mesin tersebut.&#13;
&#13;
Pesawat kemudian berbelok ke Brindisi di Italia selatan untuk melakukan pendaratan darurat setelah mengudara selama 40 menit, menurut layanan pelacakan FlightRadar24.&#13;
&#13;
Para penumpang dan delapan awak pesawat ditempatkan di hotel atau bermalam di terminal bandara sebelum pesawat pengganti membawa mereka ke Jerman keesokan harinya pukul 10.30.&#13;
&#13;
Condor Airlines menyatakan tidak ada satu pun penumpang di dalam pesawat yang pernah &amp;#39;dalam bahaya&amp;#39;. Menurut juru bicara maskapai, kilatan oranye yang terlihat merupakan reaksi kimia yang terjadi di dalam ruang bakar pesawat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penerbangan DE3665 dari Corfu (CFU) ke D&amp;uuml;sseldorf (DUS) dialihkan ke Brindisi (BDS) pada 16 Agustus,&amp;rdquo; kata maskapai, sebagaimana dilansir Metro.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penyebabnya adalah indikasi parameter di luar kisaran normal yang disebabkan oleh gangguan pada pasokan aliran udara ke mesin.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Karena pesan kesalahan tersebut, diputuskan untuk mengalihkan penerbangan ke Brindisi sebagai tindakan pencegahan. Pesawat mendarat sekitar pukul 20.15 di Bandara Brindisi, dan semua penumpang turun dari pesawat seperti biasa.&#13;
&#13;
Pesawat Condor lainnya diberangkatkan untuk mengangkut semua penumpang ke D&amp;uuml;sseldorf pada 17 Agustus.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan, tetapi keselamatan penumpang dan karyawan kami selalu menjadi prioritas utama kami,&amp;quot; tambah pernyataan dari maskapai.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sebuah pesawat Boeing 757-300 yang membawa 273 penumpang terbakar di udara, menyebabkan kepanikan. Pesawat tersebut terpaksa melakukan pendaratan darurat untuk menghindari musibah yang berpotensi fatal.&#13;
&#13;
Penerbangan Condor Airlines DE 3665 dengan tujuan D&amp;uuml;sseldorf, Jerman, berangkat dari Corfu, Yunani pada Sabtu (16/8/2025) pukul 20.29 waktu setempat. Namun, setelah lepas landas, beberapa penumpang melihat api di mesin pesawat, menyembur dari sayap kanan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tiba-tiba, listrik padam selama beberapa detik, dan kami menyadari bahwa kami tidak bisa lagi naik,&amp;quot; kata salah seorang penumpang kepada Bild.&#13;
&#13;
Yang lain menambahkan, &amp;quot;Itu pengalaman yang sangat mengerikan. Saya sudah mengirim pesan perpisahan karena saya pikir, &amp;#39;Sudah berakhir sekarang&amp;#39;.&amp;quot;&#13;
&#13;
Video yang belum diverifikasi dan dibagikan di TikTok tampak menunjukkan sayap pesawat yang berkedip-kedip dengan warna oranye.&#13;
&#13;
Awak kabin menyadari bahwa aliran udara turbin kanan terganggu pada ketinggian 36.000 kaki, sehingga pilot mematikan mesin tersebut.&#13;
&#13;
Pesawat kemudian berbelok ke Brindisi di Italia selatan untuk melakukan pendaratan darurat setelah mengudara selama 40 menit, menurut layanan pelacakan FlightRadar24.&#13;
&#13;
Para penumpang dan delapan awak pesawat ditempatkan di hotel atau bermalam di terminal bandara sebelum pesawat pengganti membawa mereka ke Jerman keesokan harinya pukul 10.30.&#13;
&#13;
Condor Airlines menyatakan tidak ada satu pun penumpang di dalam pesawat yang pernah &amp;#39;dalam bahaya&amp;#39;. Menurut juru bicara maskapai, kilatan oranye yang terlihat merupakan reaksi kimia yang terjadi di dalam ruang bakar pesawat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penerbangan DE3665 dari Corfu (CFU) ke D&amp;uuml;sseldorf (DUS) dialihkan ke Brindisi (BDS) pada 16 Agustus,&amp;rdquo; kata maskapai, sebagaimana dilansir Metro.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Penyebabnya adalah indikasi parameter di luar kisaran normal yang disebabkan oleh gangguan pada pasokan aliran udara ke mesin.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Karena pesan kesalahan tersebut, diputuskan untuk mengalihkan penerbangan ke Brindisi sebagai tindakan pencegahan. Pesawat mendarat sekitar pukul 20.15 di Bandara Brindisi, dan semua penumpang turun dari pesawat seperti biasa.&#13;
&#13;
Pesawat Condor lainnya diberangkatkan untuk mengangkut semua penumpang ke D&amp;uuml;sseldorf pada 17 Agustus.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan, tetapi keselamatan penumpang dan karyawan kami selalu menjadi prioritas utama kami,&amp;quot; tambah pernyataan dari maskapai.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
