<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KKB Sebar Hoaks Usai 8 Anggotanya Tewas, Jenderal Tempur Kostrad: OPM Semakin Terdesak!</title><description>Isu pengungsian massal dikaitkan dengan aparat TNI adalah propaganda OPM yang dilakukan saat gerombolan itu mulai terdesak akibat operasi penindakan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/19/340/3163811/kkb-sebar-hoaks-usai-8-anggotanya-tewas-jenderal-tempur-kostrad-opm-semakin-terdesak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/19/340/3163811/kkb-sebar-hoaks-usai-8-anggotanya-tewas-jenderal-tempur-kostrad-opm-semakin-terdesak"/><item><title>KKB Sebar Hoaks Usai 8 Anggotanya Tewas, Jenderal Tempur Kostrad: OPM Semakin Terdesak!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/19/340/3163811/kkb-sebar-hoaks-usai-8-anggotanya-tewas-jenderal-tempur-kostrad-opm-semakin-terdesak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/19/340/3163811/kkb-sebar-hoaks-usai-8-anggotanya-tewas-jenderal-tempur-kostrad-opm-semakin-terdesak</guid><pubDate>Selasa 19 Agustus 2025 01:03 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/19/340/3163811/kkb-leRJ_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KKB Sebar Hoaks Usai 8 Anggotanya Tewas, Jenderal Tempur Kostrad: OPM Semakin Terdesak!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/19/340/3163811/kkb-leRJ_large.jpg</image><title>KKB Sebar Hoaks Usai 8 Anggotanya Tewas, Jenderal Tempur Kostrad: OPM Semakin Terdesak!</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Organisasi Papua Merdeka (OPM)&amp;nbsp;membuat hoaks mengenai ratusan warga Intan Jaya mengungsi akibat konflik bersenjata di Sugapa, Intan Jaya, Papua Pegunungan. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan sebaliknya, kehidupan masyarakat berjalan normal.&#13;
&#13;
Bahkan, peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Intan Jaya berlangsung aman, lancar, dan penuh khidmat.&#13;
&#13;
Isu tersebut merupakan propaganda yang sengaja dihembuskan kelompok yang juga disebut KKB ini&amp;nbsp;untuk membalikkan keadaan setelah kehilangan sejumlah anak buahnya.&#13;
&#13;
Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi menegaskan, isu pengungsian massal dikaitkan dengan aparat TNI adalah propaganda OPM yang dilakukan saat gerombolan itu mulai terdesak akibat operasi penindakan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Faktanya, masyarakat tetap beraktivitas normal dan upacara HUT RI di seluruh wilayah Papua berlangsung aman,&amp;rdquo; ujar Kristomei Sianturi dalam keterangannya yang diterima Okezone, Senin (18/8/2025).&#13;
&#13;
TNI kata dia selalu melaksanakan operasi secara profesional, terukur, dan mengutamakan perlindungan terhadap warga sipil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;TNI bersama seluruh aparat negara tetap berkomitmen menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat di Papua,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Namun demikian TNI akan tetap menyambut dengan tangan terbuka apabila ada anggota OPM yang menyadari kekeliruannya dan hendak kembali ke pangkuan Ibu pertiwi untuk bersama sama membangun Papua.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Demikian pula di wilayah lain Papua, di Provinsi Papua Pegunungan, Gubernur Papua Pegunungan bertindak sebagai Inspektur Upacara &amp;nbsp;pada penaikan bendera, sementara upacara penurunan bendera sore harinya dipimpin oleh Wakil Gubernur,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, dihadiri masyarakat, pelajar, tokoh agama, dan tokoh adat setempat, tanpa adanya gangguan keamanan,&amp;rdquo; tutup jenderal tempur kostrad tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, prajurit TNI Koops Habema berhasil melaksanakan operasi penindakan secara terukur yang menewaskan delapan anggota OPM.&#13;
&#13;
Operasi penindakan ini membuat gerombolan OPM semakin terdesak, sehingga berusaha menciptakan opini seolah-olah masyarakat sipil menjadi korban.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Organisasi Papua Merdeka (OPM)&amp;nbsp;membuat hoaks mengenai ratusan warga Intan Jaya mengungsi akibat konflik bersenjata di Sugapa, Intan Jaya, Papua Pegunungan. Namun fakta di lapangan justru menunjukkan sebaliknya, kehidupan masyarakat berjalan normal.&#13;
&#13;
Bahkan, peringatan HUT ke-80 Republik Indonesia di Kabupaten Intan Jaya berlangsung aman, lancar, dan penuh khidmat.&#13;
&#13;
Isu tersebut merupakan propaganda yang sengaja dihembuskan kelompok yang juga disebut KKB ini&amp;nbsp;untuk membalikkan keadaan setelah kehilangan sejumlah anak buahnya.&#13;
&#13;
Kapuspen TNI Mayjen Kristomei Sianturi menegaskan, isu pengungsian massal dikaitkan dengan aparat TNI adalah propaganda OPM yang dilakukan saat gerombolan itu mulai terdesak akibat operasi penindakan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Faktanya, masyarakat tetap beraktivitas normal dan upacara HUT RI di seluruh wilayah Papua berlangsung aman,&amp;rdquo; ujar Kristomei Sianturi dalam keterangannya yang diterima Okezone, Senin (18/8/2025).&#13;
&#13;
TNI kata dia selalu melaksanakan operasi secara profesional, terukur, dan mengutamakan perlindungan terhadap warga sipil.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;TNI bersama seluruh aparat negara tetap berkomitmen menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat di Papua,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Namun demikian TNI akan tetap menyambut dengan tangan terbuka apabila ada anggota OPM yang menyadari kekeliruannya dan hendak kembali ke pangkuan Ibu pertiwi untuk bersama sama membangun Papua.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Demikian pula di wilayah lain Papua, di Provinsi Papua Pegunungan, Gubernur Papua Pegunungan bertindak sebagai Inspektur Upacara &amp;nbsp;pada penaikan bendera, sementara upacara penurunan bendera sore harinya dipimpin oleh Wakil Gubernur,&amp;rdquo;ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Seluruh rangkaian acara berlangsung tertib, dihadiri masyarakat, pelajar, tokoh agama, dan tokoh adat setempat, tanpa adanya gangguan keamanan,&amp;rdquo; tutup jenderal tempur kostrad tersebut.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, prajurit TNI Koops Habema berhasil melaksanakan operasi penindakan secara terukur yang menewaskan delapan anggota OPM.&#13;
&#13;
Operasi penindakan ini membuat gerombolan OPM semakin terdesak, sehingga berusaha menciptakan opini seolah-olah masyarakat sipil menjadi korban.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
