<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sumur Minyak di Blora Meledak, Bupati Arief: Sumur Masyarakat yang Ilegal!</title><description>Sumur minyak itu ternyata berdiri di lahan milik warga yang masih belum legal.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/19/512/3163790/sumur-minyak-di-blora-meledak-bupati-arief-sumur-masyarakat-yang-ilegal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/19/512/3163790/sumur-minyak-di-blora-meledak-bupati-arief-sumur-masyarakat-yang-ilegal"/><item><title>Sumur Minyak di Blora Meledak, Bupati Arief: Sumur Masyarakat yang Ilegal!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/19/512/3163790/sumur-minyak-di-blora-meledak-bupati-arief-sumur-masyarakat-yang-ilegal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/19/512/3163790/sumur-minyak-di-blora-meledak-bupati-arief-sumur-masyarakat-yang-ilegal</guid><pubDate>Selasa 19 Agustus 2025 03:05 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/18/512/3163790/kebakaran-xqa4_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sumur Minyak di Blora Meledak, Bupati Arief: Sumur Masyarakat yang Ilegal!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/18/512/3163790/kebakaran-xqa4_large.jpg</image><title>Sumur Minyak di Blora Meledak, Bupati Arief: Sumur Masyarakat yang Ilegal!</title></images><description>JAKARTA - Kebakaran sumur minyak terjadi di kawasan Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Blora, Jawa Tengah. Sumur minyak itu ternyata berdiri di lahan milik warga yang masih belum legal.&#13;
&#13;
Hal itu diungkapkan Bupati Blora, Arief Rohman, dalam tayangan iNews TV, Senin (18/8/2025) malam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lahannya ini lahan warga, lahan masyarakat, jadi boleh dikatakan ini sumur masyarakat yang belum legal,&amp;quot; kata Bupati Blora, Arief Rohman.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Arief juga menyayangkan sumur yang belum ilegal itu sudah beroperasi. Oleh karena itu, dia meminta masyarakat untuk mengurus izin dulu sesuai dengan peraturan yang ada.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti kalau sudah ada izinnya baru boleh beroperasi, untuk beroperasi kan ada syarat-syaratnya,&amp;quot;pungkasnya.&#13;
&#13;
Sekadar informasi, kobaran api masih belum dapat dikendalikan meskipun tim gabungan terus berupaya memadamkan dengan membuat tanggul dan menyediakan persedian&amp;nbsp;air.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kejadian ini juga merusak satu rumah warga secara berat dan empat rumah lainnya secara sedang, serta menyebabkan kematian satu sapi dan dua kambing.&#13;
&#13;
Sebanyak 50 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat akibat kebakaran yang masih berlangsung.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kebakaran sumur minyak terjadi di kawasan Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, Blora, Jawa Tengah. Sumur minyak itu ternyata berdiri di lahan milik warga yang masih belum legal.&#13;
&#13;
Hal itu diungkapkan Bupati Blora, Arief Rohman, dalam tayangan iNews TV, Senin (18/8/2025) malam.&#13;
&#13;
&amp;quot;Lahannya ini lahan warga, lahan masyarakat, jadi boleh dikatakan ini sumur masyarakat yang belum legal,&amp;quot; kata Bupati Blora, Arief Rohman.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Arief juga menyayangkan sumur yang belum ilegal itu sudah beroperasi. Oleh karena itu, dia meminta masyarakat untuk mengurus izin dulu sesuai dengan peraturan yang ada.&#13;
&#13;
&amp;quot;Nanti kalau sudah ada izinnya baru boleh beroperasi, untuk beroperasi kan ada syarat-syaratnya,&amp;quot;pungkasnya.&#13;
&#13;
Sekadar informasi, kobaran api masih belum dapat dikendalikan meskipun tim gabungan terus berupaya memadamkan dengan membuat tanggul dan menyediakan persedian&amp;nbsp;air.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kejadian ini juga merusak satu rumah warga secara berat dan empat rumah lainnya secara sedang, serta menyebabkan kematian satu sapi dan dua kambing.&#13;
&#13;
Sebanyak 50 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat akibat kebakaran yang masih berlangsung.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
