<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Media Miliki Peran Krusial dalam Menopang Demokrasi</title><description>Dia juga menanggapi perkembangan kecerdasan buatan atau artificial inteligen (AI) dapat menggeser nilai jurnalistik.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/20/337/3164273/media-miliki-peran-krusial-dalam-menopang-demokrasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/20/337/3164273/media-miliki-peran-krusial-dalam-menopang-demokrasi"/><item><title>Media Miliki Peran Krusial dalam Menopang Demokrasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/20/337/3164273/media-miliki-peran-krusial-dalam-menopang-demokrasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/20/337/3164273/media-miliki-peran-krusial-dalam-menopang-demokrasi</guid><pubDate>Rabu 20 Agustus 2025 19:39 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/20/337/3164273/media_massa-gasr_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Media Miliki Peran Krusial dalam Menopang Demokrasi/Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/20/337/3164273/media_massa-gasr_large.jpg</image><title>Media Miliki Peran Krusial dalam Menopang Demokrasi/Okezone</title></images><description>JAKARTA - Media massa memainkan peran krusial dalam menopang tumbuhnya demokrasi yang sehat. Ada lima fungsi utama media dalam meningkatkan nilai&amp;ndash; nilai demokrasi.&#13;
&#13;
Demikian Analis Maha Data dan Politik Media Laboratorium Indonesia 2045 (Lab 45), Salma Salima Hariza Nihru dalam Seminar Nasional di Auditorium Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jakarta Pusat pada Rabu (20/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Media memainkan peran yang krusial dalam menopang demokrasi melalui lima fungsi utama: menyampaikan informasi, mengawasi kekuasaan, fasilitator perdebatan, forum pertukaran perspektif, menyajikan keragaman representasi, serta mewadahi partisipasi publik,&amp;quot; ujar Salma dalam paparannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salma juga menyoroti kebebasan media massa dalam perjalanannya di Indonesia hingga menghadapi era disrupsi teknologi.&#13;
&#13;
Dia juga menanggapi perkembangan kecerdasan buatan atau artificial inteligen (AI) dapat menggeser nilai jurnalistik.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu kata dia, peningkatan kapasitas jurnalis dan literasi publik dalam menghadapi disrupsi teknologi dinilai penting.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), berpotensi memperkuat ketergantungan pada logika pasar dan algoritma yang menggeser nilai-nilai jurnalistik,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Media massa memainkan peran krusial dalam menopang tumbuhnya demokrasi yang sehat. Ada lima fungsi utama media dalam meningkatkan nilai&amp;ndash; nilai demokrasi.&#13;
&#13;
Demikian Analis Maha Data dan Politik Media Laboratorium Indonesia 2045 (Lab 45), Salma Salima Hariza Nihru dalam Seminar Nasional di Auditorium Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Jakarta Pusat pada Rabu (20/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Media memainkan peran yang krusial dalam menopang demokrasi melalui lima fungsi utama: menyampaikan informasi, mengawasi kekuasaan, fasilitator perdebatan, forum pertukaran perspektif, menyajikan keragaman representasi, serta mewadahi partisipasi publik,&amp;quot; ujar Salma dalam paparannya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Salma juga menyoroti kebebasan media massa dalam perjalanannya di Indonesia hingga menghadapi era disrupsi teknologi.&#13;
&#13;
Dia juga menanggapi perkembangan kecerdasan buatan atau artificial inteligen (AI) dapat menggeser nilai jurnalistik.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Selain itu kata dia, peningkatan kapasitas jurnalis dan literasi publik dalam menghadapi disrupsi teknologi dinilai penting.&#13;
&#13;
&amp;quot;Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), berpotensi memperkuat ketergantungan pada logika pasar dan algoritma yang menggeser nilai-nilai jurnalistik,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
