<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Usai Gempa M4,9 di Bekasi, BPBD Ingatkan Warga Cek Kondisi Bangunan</title><description>Gempa bumi M4,9 yang mengguncang Kabupaten Bekasi pada Rabu (20/8/2025) pukul 19.54 WIB turut dirasakan di Kota Bekasi, Depok, dan Jakarta. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/20/337/3164311/usai-gempa-m4-9-di-bekasi-bpbd-ingatkan-warga-cek-kondisi-bangunan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/20/337/3164311/usai-gempa-m4-9-di-bekasi-bpbd-ingatkan-warga-cek-kondisi-bangunan"/><item><title>Usai Gempa M4,9 di Bekasi, BPBD Ingatkan Warga Cek Kondisi Bangunan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/20/337/3164311/usai-gempa-m4-9-di-bekasi-bpbd-ingatkan-warga-cek-kondisi-bangunan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/20/337/3164311/usai-gempa-m4-9-di-bekasi-bpbd-ingatkan-warga-cek-kondisi-bangunan</guid><pubDate>Rabu 20 Agustus 2025 21:28 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/20/337/3164311/gempa_guncang_bekasi-OJas_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gempa Guncang Bekasi (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/20/337/3164311/gempa_guncang_bekasi-OJas_large.jpg</image><title>Gempa Guncang Bekasi (foto: freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gempa bumi M4,9 yang mengguncang Kabupaten Bekasi pada Rabu (20/8/2025) pukul 19.54 WIB turut dirasakan di Kota Bekasi, Depok, dan Jakarta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Priadi, mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,&amp;rdquo; kata Priadi, Rabu (20/8/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia juga meminta warga memeriksa kondisi bangunan di sekitar tempat tinggal. Jika ditemukan retakan atau kerusakan, sebaiknya segera menjauh untuk menghindari bahaya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hindari penggunaan api terbuka seperti lilin, kompor, atau korek api apabila berada di dalam bangunan yang mungkin mengalami kerusakan pada instalasi gas,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hingga kini, BPBD Kota Bekasi belum menerima laporan adanya kerusakan maupun korban jiwa akibat guncangan gempa. Namun, tim terus memantau kondisi di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;BPBD Kota Bekasi berkoordinasi dengan BMKG, BPBD Provinsi Jawa Barat, dan aparat wilayah untuk memantau perkembangan situasi serta kemungkinan adanya gempa susulan,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa tersebut melalui akun resmi X @infoBMKG. Gempa berpusat 14 km tenggara Kabupaten Bekasi dengan kedalaman 10 km. BMKG menyebut informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga data dapat berubah seiring kelengkapan hasil analisis.&#13;
&#13;
Hingga berita ini diturunkan, BMKG belum menyampaikan penjelasan lengkap terkait dampak gempa tersebut.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gempa bumi M4,9 yang mengguncang Kabupaten Bekasi pada Rabu (20/8/2025) pukul 19.54 WIB turut dirasakan di Kota Bekasi, Depok, dan Jakarta.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Priadi, mengimbau warga untuk tetap waspada terhadap potensi gempa susulan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Tetap tenang dan waspada terhadap kemungkinan gempa susulan. Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,&amp;rdquo; kata Priadi, Rabu (20/8/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia juga meminta warga memeriksa kondisi bangunan di sekitar tempat tinggal. Jika ditemukan retakan atau kerusakan, sebaiknya segera menjauh untuk menghindari bahaya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Hindari penggunaan api terbuka seperti lilin, kompor, atau korek api apabila berada di dalam bangunan yang mungkin mengalami kerusakan pada instalasi gas,&amp;rdquo; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hingga kini, BPBD Kota Bekasi belum menerima laporan adanya kerusakan maupun korban jiwa akibat guncangan gempa. Namun, tim terus memantau kondisi di lapangan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;BPBD Kota Bekasi berkoordinasi dengan BMKG, BPBD Provinsi Jawa Barat, dan aparat wilayah untuk memantau perkembangan situasi serta kemungkinan adanya gempa susulan,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
Sebelumnya, BMKG melaporkan gempa tersebut melalui akun resmi X @infoBMKG. Gempa berpusat 14 km tenggara Kabupaten Bekasi dengan kedalaman 10 km. BMKG menyebut informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga data dapat berubah seiring kelengkapan hasil analisis.&#13;
&#13;
Hingga berita ini diturunkan, BMKG belum menyampaikan penjelasan lengkap terkait dampak gempa tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
