<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sekjen Peradi Bersatu: Tak Tepat Gunakan ELA untuk Uji Ijazah Jokowi</title><description>Sekjen Peradi Bersatu, Ade Darmawan, menilai penelitian menggunakan ELA tak tepat diterapkan untuk menguji keaslian ijazah Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/20/338/3164068/sekjen-peradi-bersatu-tak-tepat-gunakan-ela-untuk-uji-ijazah-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/20/338/3164068/sekjen-peradi-bersatu-tak-tepat-gunakan-ela-untuk-uji-ijazah-jokowi"/><item><title>Sekjen Peradi Bersatu: Tak Tepat Gunakan ELA untuk Uji Ijazah Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/20/338/3164068/sekjen-peradi-bersatu-tak-tepat-gunakan-ela-untuk-uji-ijazah-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/20/338/3164068/sekjen-peradi-bersatu-tak-tepat-gunakan-ela-untuk-uji-ijazah-jokowi</guid><pubDate>Rabu 20 Agustus 2025 05:35 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/20/338/3164068/ade-Fxw3_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekjen Peradi Bersatu, Ade Darmawan/Foto: iNews</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/20/338/3164068/ade-Fxw3_large.jpg</image><title>Sekjen Peradi Bersatu, Ade Darmawan/Foto: iNews</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sekjen Peradi Bersatu, Ade Darmawan, menilai penelitian menggunakan Error Level Analysis (ELA) tak tepat diterapkan untuk menguji keaslian ijazah Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi). Uji ELA ini merupakan penelitian yang dilakukan Roy Suryo.&#13;
&#13;
Ade menjelaskan ELA tidak menguji secara analog. Sedangkan, ijazah asli Jokowi merupakan bentuk fisik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Menurut kami, penelitian Bang Roy itu tidak analog, sementara isinya fisik, analog. Sehingga ELA itu tidak tepat untuk digunakan,&amp;quot; kata Ade dalam program Rakyat Bersuara di iNews TV.&#13;
&#13;
Di dalam uji analog, sebuah dokumen akan diuji hingga penggunaan kertas, bahkan tinta-tintanya. Proses pengujian seperti itulah yang kerap dilakukan Laboratorium Forensik.&#13;
&#13;
Sebuah dokumen tidak bisa semata-mata diuji berdasarkan garis-garisnya saja. Apalagi dokumen yang diuji hanya bersumber dari gambar semata.&#13;
&#13;
Ade lantas menyinggung bahwa gambar ijazah yang diuji oleh Roy tidak dalam posisi tepat. Hal itulah yang akan menyebabkan hasil pengujian tidak tepat juga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini diuji kertasnya, kertasnya tahun berapa itu ketahuan, Bang. Terus kemudian tanda tangannya, spesimennya, itu uji tinta, loh, Bang. Jadi bukan specimen cara menggarisnya saja,&amp;quot; ujar Ade.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau dia di-ELA, yang diambil Bang Roy itu agak tidur kemarin. Ya pasti lari dia A-nya, mengecilkan,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sekjen Peradi Bersatu, Ade Darmawan, menilai penelitian menggunakan Error Level Analysis (ELA) tak tepat diterapkan untuk menguji keaslian ijazah Presiden ke-7, Joko Widodo (Jokowi). Uji ELA ini merupakan penelitian yang dilakukan Roy Suryo.&#13;
&#13;
Ade menjelaskan ELA tidak menguji secara analog. Sedangkan, ijazah asli Jokowi merupakan bentuk fisik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Menurut kami, penelitian Bang Roy itu tidak analog, sementara isinya fisik, analog. Sehingga ELA itu tidak tepat untuk digunakan,&amp;quot; kata Ade dalam program Rakyat Bersuara di iNews TV.&#13;
&#13;
Di dalam uji analog, sebuah dokumen akan diuji hingga penggunaan kertas, bahkan tinta-tintanya. Proses pengujian seperti itulah yang kerap dilakukan Laboratorium Forensik.&#13;
&#13;
Sebuah dokumen tidak bisa semata-mata diuji berdasarkan garis-garisnya saja. Apalagi dokumen yang diuji hanya bersumber dari gambar semata.&#13;
&#13;
Ade lantas menyinggung bahwa gambar ijazah yang diuji oleh Roy tidak dalam posisi tepat. Hal itulah yang akan menyebabkan hasil pengujian tidak tepat juga.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini diuji kertasnya, kertasnya tahun berapa itu ketahuan, Bang. Terus kemudian tanda tangannya, spesimennya, itu uji tinta, loh, Bang. Jadi bukan specimen cara menggarisnya saja,&amp;quot; ujar Ade.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau dia di-ELA, yang diambil Bang Roy itu agak tidur kemarin. Ya pasti lari dia A-nya, mengecilkan,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
