<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wamenaker Terjaring OTT KPK, Ini Kata Ketua DPR</title><description>Ketua DPR RI Puan Maharani mengaku belum mendapat kabar operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjaring Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau Noel.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/21/337/3164560/wamenaker-terjaring-ott-kpk-ini-kata-ketua-dpr</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/21/337/3164560/wamenaker-terjaring-ott-kpk-ini-kata-ketua-dpr"/><item><title>Wamenaker Terjaring OTT KPK, Ini Kata Ketua DPR</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/21/337/3164560/wamenaker-terjaring-ott-kpk-ini-kata-ketua-dpr</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/21/337/3164560/wamenaker-terjaring-ott-kpk-ini-kata-ketua-dpr</guid><pubDate>Kamis 21 Agustus 2025 20:39 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/21/337/3164560/dpr_ri-LV7s_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPR Puan Maharani (Foto: Achmad Al Fiqri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/21/337/3164560/dpr_ri-LV7s_large.jpg</image><title>Ketua DPR Puan Maharani (Foto: Achmad Al Fiqri)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua DPR RI Puan Maharani mengaku belum mendapat kabar operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjaring Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau Noel.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, saya juga baru mendengar beritanya tadi saat di Paripurna, jadi belum tahu terjadinya karena apa dan lain sebagainya,&amp;quot; kata Puan di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/8/2025).&#13;
&#13;
Kendati demikian, Puan mengaku akan mencari tahu penyebab Wamenaker sampai bisa terjaring OTT KPK. &amp;quot;Karena melihat di info beritanya saat tadi melaksanakan Paripurna, jadi ya saya akan cek dulu, kenapa dan seperti apa proses ini terjadi,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Seperti diketahui, KPK menggelar OTT dan menangkap Noel di Jakarta pada Rabu malam, 20 Agustus. Noel diduga terlibat kasus pemerasan terkait pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).&#13;
&#13;
&amp;quot;Benar (OTT). Diamankan di Jakarta. Pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3,&amp;quot; kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto kepada iNews Media Group, Kamis 21 Agustus.&#13;
&#13;
Kini, yang bersangkutan sudah di kantor lembaga antirasuah untuk pemeriksaan lanjutan. Sebagaimana aturan di KPK, pihak-pihak yang terjaring dalam operasi senyap dibawa ke kantor KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut.&#13;
&#13;
Hal itu guna menentukan status para pihak yang tertangkap dalam OTT. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status Noel dan para pihak yang terjaring OTT.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua DPR RI Puan Maharani mengaku belum mendapat kabar operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjaring Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer atau Noel.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya, saya juga baru mendengar beritanya tadi saat di Paripurna, jadi belum tahu terjadinya karena apa dan lain sebagainya,&amp;quot; kata Puan di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/8/2025).&#13;
&#13;
Kendati demikian, Puan mengaku akan mencari tahu penyebab Wamenaker sampai bisa terjaring OTT KPK. &amp;quot;Karena melihat di info beritanya saat tadi melaksanakan Paripurna, jadi ya saya akan cek dulu, kenapa dan seperti apa proses ini terjadi,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Seperti diketahui, KPK menggelar OTT dan menangkap Noel di Jakarta pada Rabu malam, 20 Agustus. Noel diduga terlibat kasus pemerasan terkait pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).&#13;
&#13;
&amp;quot;Benar (OTT). Diamankan di Jakarta. Pemerasan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3,&amp;quot; kata Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto kepada iNews Media Group, Kamis 21 Agustus.&#13;
&#13;
Kini, yang bersangkutan sudah di kantor lembaga antirasuah untuk pemeriksaan lanjutan. Sebagaimana aturan di KPK, pihak-pihak yang terjaring dalam operasi senyap dibawa ke kantor KPK untuk pemeriksaan lebih lanjut.&#13;
&#13;
Hal itu guna menentukan status para pihak yang tertangkap dalam OTT. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status Noel dan para pihak yang terjaring OTT.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
