<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dinkes Jabar Belum Menyimpulkan Kematian Balita di Sukabumi Akibat Cacing Gelang</title><description>Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar menyampaikan permohonan maaf ke masyarakat atas meninggalnya Raya, balita berumur 3 tahun di Kabupaten Sukabumi akibat tubuhnya digerogoti cacing gelang.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/21/340/3164318/dinkes-jabar-belum-menyimpulkan-kematian-balita-di-sukabumi-akibat-cacing-gelang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/21/340/3164318/dinkes-jabar-belum-menyimpulkan-kematian-balita-di-sukabumi-akibat-cacing-gelang"/><item><title>Dinkes Jabar Belum Menyimpulkan Kematian Balita di Sukabumi Akibat Cacing Gelang</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/21/340/3164318/dinkes-jabar-belum-menyimpulkan-kematian-balita-di-sukabumi-akibat-cacing-gelang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/21/340/3164318/dinkes-jabar-belum-menyimpulkan-kematian-balita-di-sukabumi-akibat-cacing-gelang</guid><pubDate>Kamis 21 Agustus 2025 01:05 WIB</pubDate><dc:creator>Agus Warsudi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/20/340/3164318/balita_tewas_diduga_gegara_cacing-ESno_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Balita tewas diduga gegara cacing  (foto: Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/20/340/3164318/balita_tewas_diduga_gegara_cacing-ESno_large.jpg</image><title>Balita tewas diduga gegara cacing  (foto: Freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BANDUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar menyampaikan permohonan maaf ke masyarakat atas meninggalnya Raya, balita berumur 3 tahun di Kabupaten Sukabumi akibat tubuhnya digerogoti cacing gelang.&#13;
&#13;
Kepala Dinkes (Kadinkes) Jabar, Raden Vini Adiani Dewi mengakui kinerja Dinkes Jabar belum maksimal dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Jabar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mohon maaf kepada masyarakat karena belum maksimal. Kasus ini jadi pembelajaran, terutama bagi tenaga kesehatan kita yang harus berkolaborasi dengan semua orang,&amp;rdquo; kata Vini, Rabu (20/8/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Vini menyatakan, belum dapat menyimpulkan penyebab Raya meninggal dunia. Saat ini Dinkes Jabar masih berkoordinasi dengan RSUD Syamsudin Sukabumi untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya Raya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebenarnya, ujar Vini, penyakit cacingan tidak mematikan. Namun penanganannya harus cepat dan tidak boleh berlarut-larut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setiap enam bulan sekali harus minum obat cacing dan lebih rajin mencuci tangan,&amp;rdquo; ujar Vini.&#13;
&#13;
Kadinkes menuturkan, penyakit cacingan pun tidak melulu menyasar anak kecil. Orang dewasa pun bisa terinfeksi jika tidak menerapkan pola hidup bersih dan sehat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bisa dilihat dari fasesnya, kalau ada cacing harus segera minum obat cacing dan rajin untuk cuci tangan,&amp;rdquo; tutur Kadinkes.&#13;
&#13;
Ke depannya, kata Vini, Dinkes Jabar akan memperbaiki kolaborasi dari tingkat rumah sakit sampai dengan puskesmas dan pelayanan di posyandu, untuk lebih peduli terhadap kesehatan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sesuai arahan Pak Gubernur, memperbaiki dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
BANDUNG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar menyampaikan permohonan maaf ke masyarakat atas meninggalnya Raya, balita berumur 3 tahun di Kabupaten Sukabumi akibat tubuhnya digerogoti cacing gelang.&#13;
&#13;
Kepala Dinkes (Kadinkes) Jabar, Raden Vini Adiani Dewi mengakui kinerja Dinkes Jabar belum maksimal dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Jabar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami mohon maaf kepada masyarakat karena belum maksimal. Kasus ini jadi pembelajaran, terutama bagi tenaga kesehatan kita yang harus berkolaborasi dengan semua orang,&amp;rdquo; kata Vini, Rabu (20/8/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Vini menyatakan, belum dapat menyimpulkan penyebab Raya meninggal dunia. Saat ini Dinkes Jabar masih berkoordinasi dengan RSUD Syamsudin Sukabumi untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya Raya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebenarnya, ujar Vini, penyakit cacingan tidak mematikan. Namun penanganannya harus cepat dan tidak boleh berlarut-larut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setiap enam bulan sekali harus minum obat cacing dan lebih rajin mencuci tangan,&amp;rdquo; ujar Vini.&#13;
&#13;
Kadinkes menuturkan, penyakit cacingan pun tidak melulu menyasar anak kecil. Orang dewasa pun bisa terinfeksi jika tidak menerapkan pola hidup bersih dan sehat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bisa dilihat dari fasesnya, kalau ada cacing harus segera minum obat cacing dan rajin untuk cuci tangan,&amp;rdquo; tutur Kadinkes.&#13;
&#13;
Ke depannya, kata Vini, Dinkes Jabar akan memperbaiki kolaborasi dari tingkat rumah sakit sampai dengan puskesmas dan pelayanan di posyandu, untuk lebih peduli terhadap kesehatan masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sesuai arahan Pak Gubernur, memperbaiki dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
