<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>2 Oknum Brimob Diduga Aniaya Wartawan saat Sidak Pabrik Jalani Pemeriksaan</title><description>Polda Banten memeriksa dua oknum anggota Brigade Mobil (Brimob) terkait kasus dugaan penganiayaan wartawan yang tengah meliput kegiatan sidak di PT Genesis Regeneration Smelting.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/22/340/3164585/2-oknum-brimob-diduga-aniaya-wartawan-saat-sidak-pabrik-jalani-pemeriksaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/22/340/3164585/2-oknum-brimob-diduga-aniaya-wartawan-saat-sidak-pabrik-jalani-pemeriksaan"/><item><title>2 Oknum Brimob Diduga Aniaya Wartawan saat Sidak Pabrik Jalani Pemeriksaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/22/340/3164585/2-oknum-brimob-diduga-aniaya-wartawan-saat-sidak-pabrik-jalani-pemeriksaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/22/340/3164585/2-oknum-brimob-diduga-aniaya-wartawan-saat-sidak-pabrik-jalani-pemeriksaan</guid><pubDate>Jum'at 22 Agustus 2025 03:04 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/22/340/3164585/penganiayaan-IqYx_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi penganiayaan (Foto: Dok)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/22/340/3164585/penganiayaan-IqYx_large.jpg</image><title>Ilustrasi penganiayaan (Foto: Dok)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Polda Banten memeriksa dua oknum anggota Brigade Mobil (Brimob) terkait kasus dugaan penganiayaan wartawan yang tengah meliput kegiatan sidak di PT Genesis Regeneration Smelting. Keduanya diperiksa setelah dilakukan penangkapan.&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Didik Hariyanto, menjelaskan dua oknum anggota Brimob tersebut berinisial TG dan TR.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dua anggota yang sedang diperiksa berinisial TG dan TR. Pemeriksaan masih berjalan, dan hasilnya akan kami sampaikan secara resmi setelah proses selesai,&amp;rdquo; ujar Kombes Pol Didik Hariyanto, Kamis (21/8/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Didik menegaskan, Polda Banten berkomitmen melakukan penegakan hukum secara profesional. Ia memastikan, apabila aparat tersebut terbukti melakukan kekerasan, maka akan ditindak tegas.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berharap masyarakat dan rekan-rekan media tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi. Percayakan prosesnya kepada kami,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Polda Banten juga membuka ruang bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan untuk membuat laporan resmi, agar penanganan kasus dapat berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, penganiayaan tersebut terjadi ketika wartawan tengah meliput kegiatan inspeksi mendadak (sidak) dari Deputi Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di pabrik PT Genesis Regeneration Smelting.&#13;
&#13;
Selain wartawan, anggota Biro Hubungan Masyarakat dari Kementerian Lingkungan Hidup juga turut menjadi korban kekerasan.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Polda Banten memeriksa dua oknum anggota Brigade Mobil (Brimob) terkait kasus dugaan penganiayaan wartawan yang tengah meliput kegiatan sidak di PT Genesis Regeneration Smelting. Keduanya diperiksa setelah dilakukan penangkapan.&#13;
&#13;
Kabid Humas Polda Banten, Kombes Pol Didik Hariyanto, menjelaskan dua oknum anggota Brimob tersebut berinisial TG dan TR.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dua anggota yang sedang diperiksa berinisial TG dan TR. Pemeriksaan masih berjalan, dan hasilnya akan kami sampaikan secara resmi setelah proses selesai,&amp;rdquo; ujar Kombes Pol Didik Hariyanto, Kamis (21/8/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Didik menegaskan, Polda Banten berkomitmen melakukan penegakan hukum secara profesional. Ia memastikan, apabila aparat tersebut terbukti melakukan kekerasan, maka akan ditindak tegas.&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami berharap masyarakat dan rekan-rekan media tidak terprovokasi oleh isu-isu yang belum terverifikasi. Percayakan prosesnya kepada kami,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Polda Banten juga membuka ruang bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan untuk membuat laporan resmi, agar penanganan kasus dapat berjalan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, penganiayaan tersebut terjadi ketika wartawan tengah meliput kegiatan inspeksi mendadak (sidak) dari Deputi Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) di pabrik PT Genesis Regeneration Smelting.&#13;
&#13;
Selain wartawan, anggota Biro Hubungan Masyarakat dari Kementerian Lingkungan Hidup juga turut menjadi korban kekerasan.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
