<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Kemnaker! Irvian &amp;lsquo;Sultan&amp;rsquo; Terima Rp69 Miliar, Tapi Hartanya di LHKPN Rp3,9 Miliar</title><description>Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya sosok yang disebut ?? sultan” oleh eks Wamenaker, Immanuel Ebenezer alias Noel.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/24/337/3165081/kasus-kemnaker-irvian-lsquo-sultan-rsquo-terima-rp69-miliar-tapi-hartanya-di-lhkpn-rp3-9-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/24/337/3165081/kasus-kemnaker-irvian-lsquo-sultan-rsquo-terima-rp69-miliar-tapi-hartanya-di-lhkpn-rp3-9-miliar"/><item><title>Kasus Kemnaker! Irvian &amp;lsquo;Sultan&amp;rsquo; Terima Rp69 Miliar, Tapi Hartanya di LHKPN Rp3,9 Miliar</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/24/337/3165081/kasus-kemnaker-irvian-lsquo-sultan-rsquo-terima-rp69-miliar-tapi-hartanya-di-lhkpn-rp3-9-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/24/337/3165081/kasus-kemnaker-irvian-lsquo-sultan-rsquo-terima-rp69-miliar-tapi-hartanya-di-lhkpn-rp3-9-miliar</guid><pubDate>Minggu 24 Agustus 2025 13:54 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/24/337/3165081/kasus_korupsi-hXjB_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kasus Korupsi Kemnaker (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/24/337/3165081/kasus_korupsi-hXjB_large.jpg</image><title>Kasus Korupsi Kemnaker (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya sosok yang disebut &amp;ldquo;sultan&amp;rdquo; oleh eks Wamenaker, Immanuel Ebenezer alias Noel.&#13;
&#13;
Sosok tersebut adalah Irvian Bobby Mahendro (IBM), Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 periode 2022&amp;ndash;2025.&#13;
&#13;
Baik Noel maupun Irvian kini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan.&#13;
&#13;
KPK menyebut Irvian menerima uang hasil dugaan pemerasan sebesar Rp69 miliar. Dari jumlah itu, Noel mendapat Rp3 miliar untuk renovasi rumah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Irvian hanya melaporkan kekayaan senilai Rp3,9 miliar.&#13;
&#13;
Rinciannya, tanah dan bangunan seluas 145 m&amp;sup2;/54 m&amp;sup2; di Jakarta Selatan dengan keterangan hibah tanpa akta senilai Rp1.278.247.000, satu unit Mitsubishi Pajero tahun 2016 hasil sendiri Rp335.000.000, harta bergerak lainnya Rp75.253.273, serta kas dan setara kas Rp2.216.873.795.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Irvian juga tidak melaporkan adanya hutang. Dengan begitu, total kekayaan Irvian mencapai Rp3.905.374.068.&#13;
&#13;
KPK secara resmi menetapkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3. Selain Noel, KPK juga menetapkan 10 orang lainnya sebagai tersangka.&#13;
&#13;
Penetapan ini merupakan hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang menjaring 14 orang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;KPK selanjutnya melakukan pemeriksaan intensif dan telah menemukan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang cukup,&amp;rdquo; kata Ketua KPK, Budi Prasetyo, saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (22/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;KPK kemudian menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan dengan menetapkan 11 orang sebagai tersangka,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap adanya sosok yang disebut &amp;ldquo;sultan&amp;rdquo; oleh eks Wamenaker, Immanuel Ebenezer alias Noel.&#13;
&#13;
Sosok tersebut adalah Irvian Bobby Mahendro (IBM), Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 periode 2022&amp;ndash;2025.&#13;
&#13;
Baik Noel maupun Irvian kini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan.&#13;
&#13;
KPK menyebut Irvian menerima uang hasil dugaan pemerasan sebesar Rp69 miliar. Dari jumlah itu, Noel mendapat Rp3 miliar untuk renovasi rumah.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Namun, dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Irvian hanya melaporkan kekayaan senilai Rp3,9 miliar.&#13;
&#13;
Rinciannya, tanah dan bangunan seluas 145 m&amp;sup2;/54 m&amp;sup2; di Jakarta Selatan dengan keterangan hibah tanpa akta senilai Rp1.278.247.000, satu unit Mitsubishi Pajero tahun 2016 hasil sendiri Rp335.000.000, harta bergerak lainnya Rp75.253.273, serta kas dan setara kas Rp2.216.873.795.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Irvian juga tidak melaporkan adanya hutang. Dengan begitu, total kekayaan Irvian mencapai Rp3.905.374.068.&#13;
&#13;
KPK secara resmi menetapkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer alias Noel, sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3. Selain Noel, KPK juga menetapkan 10 orang lainnya sebagai tersangka.&#13;
&#13;
Penetapan ini merupakan hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang menjaring 14 orang.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;KPK selanjutnya melakukan pemeriksaan intensif dan telah menemukan sekurang-kurangnya dua alat bukti yang cukup,&amp;rdquo; kata Ketua KPK, Budi Prasetyo, saat konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (22/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;KPK kemudian menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan dengan menetapkan 11 orang sebagai tersangka,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
