<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gubernur Pramono Gelar Rapat Soal Kemacetan Horor di TB Simatupang, Ini Hasilnya</title><description>Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menggelar rapat terbatas bersama sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk membahas solusi kemacetan parah di kawasan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/24/338/3165008/gubernur-pramono-gelar-rapat-soal-kemacetan-horor-di-tb-simatupang-ini-hasilnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/24/338/3165008/gubernur-pramono-gelar-rapat-soal-kemacetan-horor-di-tb-simatupang-ini-hasilnya"/><item><title>Gubernur Pramono Gelar Rapat Soal Kemacetan Horor di TB Simatupang, Ini Hasilnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/24/338/3165008/gubernur-pramono-gelar-rapat-soal-kemacetan-horor-di-tb-simatupang-ini-hasilnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/24/338/3165008/gubernur-pramono-gelar-rapat-soal-kemacetan-horor-di-tb-simatupang-ini-hasilnya</guid><pubDate>Minggu 24 Agustus 2025 06:14 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/24/338/3165008/kemacetan_di_tb_simatupang-b3vV_large.png" expression="full" type="image/jpeg">Kemacetan di TB Simatupang (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/24/338/3165008/kemacetan_di_tb_simatupang-b3vV_large.png</image><title>Kemacetan di TB Simatupang (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menggelar rapat terbatas bersama sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk membahas solusi kemacetan parah di kawasan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.&#13;
&#13;
Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo, mengatakan rapat tersebut menghasilkan sejumlah instruksi serta langkah strategis untuk mengurai kepadatan lalu lintas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bapak Gubernur Pramono Anung menggelar rapat terbatas guna mendapatkan laporan lapangan yang lengkap, merumuskan solusi, sekaligus memberikan instruksi,&amp;rdquo; ujar Yustinus, Minggu (24/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Beliau telah mengarahkan beberapa langkah yang akan segera ditindaklanjuti,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Yustinus, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan langkah penanganan jangka pendek dan menengah, yakni:&#13;
&#13;
1. Review Proyek Galian&#13;
&#13;
Evaluasi proyek galian yang tengah berlangsung, yakni IPALD Perumda Paljaya sepanjang 7 km di Cilandak serta proyek perpipaan Rusun Tanjung Barat sepanjang 4 km. Keduanya ditargetkan rampung Oktober&amp;ndash;November 2025.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Percepatan Pengerjaan&#13;
&#13;
PAM Jaya dan Paljaya diminta mempercepat pengerjaan dengan sistem 24 jam non-stop, memperpendek pagar proyek, menempatkan flagman, dan langkah teknis lainnya.&#13;
&#13;
3. Koordinasi dengan Pemerintah Pusat&#13;
&#13;
Mengatur buka-tutup pintu masuk/keluar tol pada jam sibuk untuk mengurangi penumpukan kendaraan.&#13;
&#13;
4. Optimalisasi Area Publik&#13;
&#13;
Memanfaatkan area yang tersedia sebagai halte atau parkir sementara agar kendaraan umum tidak menumpuk di pinggir jalan.&#13;
&#13;
5. Pemanfaatan Trotoar&#13;
&#13;
Menggunakan sementara trotoar di area terdampak proyek untuk memperlebar ruas jalan, terutama di titik penyempitan (bottleneck), karena trotoar saat ini belum bisa digunakan pejalan kaki.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
6. Sinergi Antar-Lembaga&#13;
&#13;
Memperkuat koordinasi lapangan antara Polri, Dishub, Satpol PP, MRT Jakarta, Transjakarta, dan instansi terkait lainnya.&#13;
&#13;
7. Informasi Lalu Lintas&#13;
&#13;
Bekerja sama dengan Google dan platform navigasi lain untuk menampilkan informasi terkini mengenai proyek sekaligus memberi rute alternatif bagi pengguna jalan.&#13;
&#13;
8. Solusi Jangka Menengah&#13;
&#13;
Mengkaji pembangunan underpass atau flyover di perempatan besar sepanjang Jalan TB Simatupang untuk mengendalikan arus lalu lintas.&#13;
&#13;
Pemprov DKI Jakarta berharap langkah-langkah tersebut dapat segera mengurai kemacetan dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kepada warga Jakarta, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami juga mengimbau masyarakat untuk beralih ke transportasi umum agar volume kendaraan di jalan dapat berkurang,&amp;rdquo; ungkap Yustinus.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menggelar rapat terbatas bersama sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk membahas solusi kemacetan parah di kawasan Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.&#13;
&#13;
Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Yustinus Prastowo, mengatakan rapat tersebut menghasilkan sejumlah instruksi serta langkah strategis untuk mengurai kepadatan lalu lintas.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bapak Gubernur Pramono Anung menggelar rapat terbatas guna mendapatkan laporan lapangan yang lengkap, merumuskan solusi, sekaligus memberikan instruksi,&amp;rdquo; ujar Yustinus, Minggu (24/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Beliau telah mengarahkan beberapa langkah yang akan segera ditindaklanjuti,&amp;rdquo; tambahnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Yustinus, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan langkah penanganan jangka pendek dan menengah, yakni:&#13;
&#13;
1. Review Proyek Galian&#13;
&#13;
Evaluasi proyek galian yang tengah berlangsung, yakni IPALD Perumda Paljaya sepanjang 7 km di Cilandak serta proyek perpipaan Rusun Tanjung Barat sepanjang 4 km. Keduanya ditargetkan rampung Oktober&amp;ndash;November 2025.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
2. Percepatan Pengerjaan&#13;
&#13;
PAM Jaya dan Paljaya diminta mempercepat pengerjaan dengan sistem 24 jam non-stop, memperpendek pagar proyek, menempatkan flagman, dan langkah teknis lainnya.&#13;
&#13;
3. Koordinasi dengan Pemerintah Pusat&#13;
&#13;
Mengatur buka-tutup pintu masuk/keluar tol pada jam sibuk untuk mengurangi penumpukan kendaraan.&#13;
&#13;
4. Optimalisasi Area Publik&#13;
&#13;
Memanfaatkan area yang tersedia sebagai halte atau parkir sementara agar kendaraan umum tidak menumpuk di pinggir jalan.&#13;
&#13;
5. Pemanfaatan Trotoar&#13;
&#13;
Menggunakan sementara trotoar di area terdampak proyek untuk memperlebar ruas jalan, terutama di titik penyempitan (bottleneck), karena trotoar saat ini belum bisa digunakan pejalan kaki.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
6. Sinergi Antar-Lembaga&#13;
&#13;
Memperkuat koordinasi lapangan antara Polri, Dishub, Satpol PP, MRT Jakarta, Transjakarta, dan instansi terkait lainnya.&#13;
&#13;
7. Informasi Lalu Lintas&#13;
&#13;
Bekerja sama dengan Google dan platform navigasi lain untuk menampilkan informasi terkini mengenai proyek sekaligus memberi rute alternatif bagi pengguna jalan.&#13;
&#13;
8. Solusi Jangka Menengah&#13;
&#13;
Mengkaji pembangunan underpass atau flyover di perempatan besar sepanjang Jalan TB Simatupang untuk mengendalikan arus lalu lintas.&#13;
&#13;
Pemprov DKI Jakarta berharap langkah-langkah tersebut dapat segera mengurai kemacetan dan memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kepada warga Jakarta, kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami juga mengimbau masyarakat untuk beralih ke transportasi umum agar volume kendaraan di jalan dapat berkurang,&amp;rdquo; ungkap Yustinus.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
