<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempur Pinggiran Kota Gaza, Israel Tegaskan Akan Terus Lancarkan Serangan</title><description>Pesawat tempur dan tank militer Israel kembali menggempur kawasan timur dan utara Kota Gaza sejak Sabtu (24/8) hingga Minggu malam (25/8). Serangan tersebut menghancurkan rumah warga dan sejumlah bangunan, memicu kepanikan serta membuat banyak keluarga berusaha melarikan diri.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/25/18/3165194/gempur-pinggiran-kota-gaza-israel-tegaskan-akan-terus-lancarkan-serangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/25/18/3165194/gempur-pinggiran-kota-gaza-israel-tegaskan-akan-terus-lancarkan-serangan"/><item><title>Gempur Pinggiran Kota Gaza, Israel Tegaskan Akan Terus Lancarkan Serangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/25/18/3165194/gempur-pinggiran-kota-gaza-israel-tegaskan-akan-terus-lancarkan-serangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/25/18/3165194/gempur-pinggiran-kota-gaza-israel-tegaskan-akan-terus-lancarkan-serangan</guid><pubDate>Senin 25 Agustus 2025 07:11 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/25/18/3165194/tentara_israel-u2Hp_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tentara Israel (foto: AP News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/25/18/3165194/tentara_israel-u2Hp_large.jpg</image><title>Tentara Israel (foto: AP News)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Pesawat tempur dan tank militer Israel kembali menggempur kawasan timur dan utara Kota Gaza sejak Sabtu (24/8) hingga Minggu malam (25/8). Serangan tersebut menghancurkan rumah warga dan sejumlah bangunan, memicu kepanikan serta membuat banyak keluarga berusaha melarikan diri.&#13;
&#13;
Saksi mata melaporkan dentuman ledakan terdengar nyaris tanpa henti sepanjang malam di wilayah Zeitoun dan Shejaia. Tank-tank Israel juga menembaki rumah serta jalan-jalan di lingkungan Sabra, sementara di Jabalia, utara Gaza, beberapa bangunan dilaporkan diledakkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Banyak warga berlarian, sebagian memilih bertahan dengan mengatakan lebih baik mati daripada pergi,&amp;rdquo; ujar seorang penduduk Gaza, seperti dilansir dari Reuters, Senin (25/8/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Militer Israel menyatakan pasukannya kembali bertempur di Jabalia dalam beberapa hari terakhir. Operasi ini disebut bertujuan menghancurkan terowongan militan Hamas dan memperkuat kendali atas wilayah tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Israel juga menyebut langkah itu akan membuka jalan untuk memperluas operasi ke area lain serta mencegah Hamas kembali menguasai lokasi yang sudah ditinggalkan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kota Gaza Jadi Target Utama&#13;
&#13;
Awal bulan ini, Israel menyetujui rencana merebut Kota Gaza, yang disebut sebagai &amp;ldquo;benteng terakhir Hamas&amp;rdquo;. Namun operasi besar-besaran tersebut diperkirakan baru dimulai dalam beberapa minggu mendatang, sembari menunggu upaya mediasi gencatan senjata yang tengah dilakukan Mesir dan Qatar.&#13;
&#13;
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan, pihaknya tidak akan menghentikan serangan. Ia bahkan menyatakan Kota Gaza akan &amp;ldquo;dihancurkan&amp;rdquo; jika Hamas menolak syarat Israel, termasuk penghentian perang dan pembebasan seluruh sandera.&#13;
&#13;
Respons Hamas&#13;
&#13;
Hamas menilai rencana Israel menguasai Kota Gaza sebagai bukti bahwa Tel Aviv tidak serius dalam perundingan gencatan senjata.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perjanjian gencatan senjata adalah satu-satunya cara untuk memulangkan para sandera,&amp;rdquo; bunyi pernyataan Hamas, sambil menuntut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertanggung jawab atas keselamatan mereka.&#13;
&#13;
Proposal terbaru yang beredar mencakup gencatan senjata 60 hari, pembebasan 10 sandera hidup dan 18 jenazah yang ditawan Hamas, dengan imbalan pembebasan sekitar 200 tahanan Palestina oleh Israel.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Pesawat tempur dan tank militer Israel kembali menggempur kawasan timur dan utara Kota Gaza sejak Sabtu (24/8) hingga Minggu malam (25/8). Serangan tersebut menghancurkan rumah warga dan sejumlah bangunan, memicu kepanikan serta membuat banyak keluarga berusaha melarikan diri.&#13;
&#13;
Saksi mata melaporkan dentuman ledakan terdengar nyaris tanpa henti sepanjang malam di wilayah Zeitoun dan Shejaia. Tank-tank Israel juga menembaki rumah serta jalan-jalan di lingkungan Sabra, sementara di Jabalia, utara Gaza, beberapa bangunan dilaporkan diledakkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Banyak warga berlarian, sebagian memilih bertahan dengan mengatakan lebih baik mati daripada pergi,&amp;rdquo; ujar seorang penduduk Gaza, seperti dilansir dari Reuters, Senin (25/8/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Militer Israel menyatakan pasukannya kembali bertempur di Jabalia dalam beberapa hari terakhir. Operasi ini disebut bertujuan menghancurkan terowongan militan Hamas dan memperkuat kendali atas wilayah tersebut.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Israel juga menyebut langkah itu akan membuka jalan untuk memperluas operasi ke area lain serta mencegah Hamas kembali menguasai lokasi yang sudah ditinggalkan.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kota Gaza Jadi Target Utama&#13;
&#13;
Awal bulan ini, Israel menyetujui rencana merebut Kota Gaza, yang disebut sebagai &amp;ldquo;benteng terakhir Hamas&amp;rdquo;. Namun operasi besar-besaran tersebut diperkirakan baru dimulai dalam beberapa minggu mendatang, sembari menunggu upaya mediasi gencatan senjata yang tengah dilakukan Mesir dan Qatar.&#13;
&#13;
Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menegaskan, pihaknya tidak akan menghentikan serangan. Ia bahkan menyatakan Kota Gaza akan &amp;ldquo;dihancurkan&amp;rdquo; jika Hamas menolak syarat Israel, termasuk penghentian perang dan pembebasan seluruh sandera.&#13;
&#13;
Respons Hamas&#13;
&#13;
Hamas menilai rencana Israel menguasai Kota Gaza sebagai bukti bahwa Tel Aviv tidak serius dalam perundingan gencatan senjata.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perjanjian gencatan senjata adalah satu-satunya cara untuk memulangkan para sandera,&amp;rdquo; bunyi pernyataan Hamas, sambil menuntut Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu bertanggung jawab atas keselamatan mereka.&#13;
&#13;
Proposal terbaru yang beredar mencakup gencatan senjata 60 hari, pembebasan 10 sandera hidup dan 18 jenazah yang ditawan Hamas, dengan imbalan pembebasan sekitar 200 tahanan Palestina oleh Israel.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
