<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Topan Kajiki Mendekat, Vietnam Perintahkan Evakuasi Lebih dari Setengah Juta Orang</title><description>Topan Kajiki membawa angin dengan kecepatan 166km/jam.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/25/18/3165271/topan-kajiki-mendekat-vietnam-perintahkan-evakuasi-lebih-dari-setengah-juta-orang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/25/18/3165271/topan-kajiki-mendekat-vietnam-perintahkan-evakuasi-lebih-dari-setengah-juta-orang"/><item><title>Topan Kajiki Mendekat, Vietnam Perintahkan Evakuasi Lebih dari Setengah Juta Orang</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/25/18/3165271/topan-kajiki-mendekat-vietnam-perintahkan-evakuasi-lebih-dari-setengah-juta-orang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/25/18/3165271/topan-kajiki-mendekat-vietnam-perintahkan-evakuasi-lebih-dari-setengah-juta-orang</guid><pubDate>Senin 25 Agustus 2025 13:04 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/25/18/3165271/ilustrasi-3JXv_large.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/25/18/3165271/ilustrasi-3JXv_large.jpeg</image><title>Ilustrasi. </title></images><description>JAKARTA - Vietnam telah memerintahkan evakuasi lebih dari 586.000 orang menjelang kedatangan Topan Kajiki. Badai ini membawa angin berkecepatan 166 km/jam (103 mph) dan diperkirakan akan semakin kuat sebelum mencapai daratan pada Senin (25/8/2025) pagi, menurut para peramal cuaca.&#13;
&#13;
Warga di provinsi-provinsi bagian tengah Vietnam, yaitu Thanh Hoa, Quang Tri, Hue, dan Da Nang, diperintahkan meninggalkan rumah mereka. Penerbangan telah dibatalkan dan kapal-kapal diminta tetap berada di darat.&#13;
&#13;
Badai ini sedang melewati Hainan di China, di mana badan meteorologi negara itu memperkirakan curah hujan hingga 320 mm (12,6 inci).&#13;
&#13;
Topan Kajiki diperkirakan melemah saat bergerak ke daratan Vietnam, tetapi masih menghantam negara itu dengan kecepatan angin 200 km/jam dan curah hujan 300-400 mm. Gelombang badai setinggi 2-4 m (6,6-13 kaki) juga diperkirakan terjadi.&#13;
&#13;
Pihak berwenang mengimbau warga yang berada di jalur topan untuk tidak keluar rumah setelah pukul 14.00 GMT pada Minggu (24/8/2025). Tentara telah dikerahkan untuk membantu, kata mereka, sebagaimana dilansir BBC.&#13;
&#13;
&amp;quot;Situasinya sangat berbahaya dan tidak aman untuk kendaraan atau bangunan apa pun, seperti kapal pariwisata, kapal penangkap ikan, dan fasilitas budidaya perairan,&amp;quot; kata kantor berita AFP mengutip pernyataan pejabat dari Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Vietnam Airlines membatalkan setidaknya 22 penerbangan ke dan dari kota-kota pusat pada Minggu dan Senin.&#13;
&#13;
Para pejabat khawatir badai ini bisa sama dahsyatnya dengan Yagi pada September tahun lalu &amp;mdash; topan mematikan yang menewaskan ratusan orang di seluruh wilayah, termasuk 300 orang di Vietnam saja.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Vietnam telah memerintahkan evakuasi lebih dari 586.000 orang menjelang kedatangan Topan Kajiki. Badai ini membawa angin berkecepatan 166 km/jam (103 mph) dan diperkirakan akan semakin kuat sebelum mencapai daratan pada Senin (25/8/2025) pagi, menurut para peramal cuaca.&#13;
&#13;
Warga di provinsi-provinsi bagian tengah Vietnam, yaitu Thanh Hoa, Quang Tri, Hue, dan Da Nang, diperintahkan meninggalkan rumah mereka. Penerbangan telah dibatalkan dan kapal-kapal diminta tetap berada di darat.&#13;
&#13;
Badai ini sedang melewati Hainan di China, di mana badan meteorologi negara itu memperkirakan curah hujan hingga 320 mm (12,6 inci).&#13;
&#13;
Topan Kajiki diperkirakan melemah saat bergerak ke daratan Vietnam, tetapi masih menghantam negara itu dengan kecepatan angin 200 km/jam dan curah hujan 300-400 mm. Gelombang badai setinggi 2-4 m (6,6-13 kaki) juga diperkirakan terjadi.&#13;
&#13;
Pihak berwenang mengimbau warga yang berada di jalur topan untuk tidak keluar rumah setelah pukul 14.00 GMT pada Minggu (24/8/2025). Tentara telah dikerahkan untuk membantu, kata mereka, sebagaimana dilansir BBC.&#13;
&#13;
&amp;quot;Situasinya sangat berbahaya dan tidak aman untuk kendaraan atau bangunan apa pun, seperti kapal pariwisata, kapal penangkap ikan, dan fasilitas budidaya perairan,&amp;quot; kata kantor berita AFP mengutip pernyataan pejabat dari Kementerian Pertanian dan Lingkungan Hidup.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Vietnam Airlines membatalkan setidaknya 22 penerbangan ke dan dari kota-kota pusat pada Minggu dan Senin.&#13;
&#13;
Para pejabat khawatir badai ini bisa sama dahsyatnya dengan Yagi pada September tahun lalu &amp;mdash; topan mematikan yang menewaskan ratusan orang di seluruh wilayah, termasuk 300 orang di Vietnam saja.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
