<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hujan Lebat Terjang Tolitoli Sulteng, Puluhan Rumah Terendam Banjir</title><description>Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Desa Maibua, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, yang menyebabkan banjir pada Sabtu 23 Agustus 2025. Akibatnya, 75 unit rumah dan 180 jiwa terdampak.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/25/340/3165172/hujan-lebat-terjang-tolitoli-sulteng-puluhan-rumah-terendam-banjir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/25/340/3165172/hujan-lebat-terjang-tolitoli-sulteng-puluhan-rumah-terendam-banjir"/><item><title>Hujan Lebat Terjang Tolitoli Sulteng, Puluhan Rumah Terendam Banjir</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/25/340/3165172/hujan-lebat-terjang-tolitoli-sulteng-puluhan-rumah-terendam-banjir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/25/340/3165172/hujan-lebat-terjang-tolitoli-sulteng-puluhan-rumah-terendam-banjir</guid><pubDate>Senin 25 Agustus 2025 01:01 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/25/340/3165172/banjir-I6Lv_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir Tolitoli, Sulteng (Foto: Dok BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/25/340/3165172/banjir-I6Lv_large.jpg</image><title>Banjir Tolitoli, Sulteng (Foto: Dok BNPB)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Desa Maibua, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, yang menyebabkan banjir pada Sabtu 23 Agustus 2025. Akibatnya, 75 unit rumah dan 180 jiwa terdampak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebanyak 75 unit rumah dan 180 jiwa terdampak peristiwa ini,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya, Minggu (24/8/2025).&#13;
&#13;
Ia menyebutkan, BPBD Kabupaten Tolitoli melakukan pendataan dan pendistribusian bantuan logistik kepada warga terdampak yang masih bertahan tinggal di rumah masing-masing.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, kata dia, berdasarkan pantauan visual, hujan sudah berhenti dan banjir berangsur surut. &amp;ldquo;Berdasarkan pemantauan visual Minggu (24/8), hujan sudah berhenti dan banjir berangsur surut,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dengan menjaga kebersihan lingkungan, memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik, memangkas material dahan yang mudah patah pada pohon rimbun.&#13;
&#13;
Kemudian, tidak melakukan aktivitas pembakaran. &amp;ldquo;Apabila melihat titik api, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada petugas berwenang guna mencegah api meluas,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Selain itu, masyarakat dianjurkan untuk aktif memantau informasi peringatan dini cuaca dari instansi terkait, serta mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah dan petugas di lapangan apabila terjadi situasi darurat bencana.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Desa Maibua, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, yang menyebabkan banjir pada Sabtu 23 Agustus 2025. Akibatnya, 75 unit rumah dan 180 jiwa terdampak.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Sebanyak 75 unit rumah dan 180 jiwa terdampak peristiwa ini,&amp;rdquo; kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam keterangannya, Minggu (24/8/2025).&#13;
&#13;
Ia menyebutkan, BPBD Kabupaten Tolitoli melakukan pendataan dan pendistribusian bantuan logistik kepada warga terdampak yang masih bertahan tinggal di rumah masing-masing.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sementara itu, kata dia, berdasarkan pantauan visual, hujan sudah berhenti dan banjir berangsur surut. &amp;ldquo;Berdasarkan pemantauan visual Minggu (24/8), hujan sudah berhenti dan banjir berangsur surut,&amp;rdquo; ujar dia.&#13;
&#13;
BNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dengan menjaga kebersihan lingkungan, memastikan saluran drainase berfungsi dengan baik, memangkas material dahan yang mudah patah pada pohon rimbun.&#13;
&#13;
Kemudian, tidak melakukan aktivitas pembakaran. &amp;ldquo;Apabila melihat titik api, masyarakat diharapkan segera melaporkannya kepada petugas berwenang guna mencegah api meluas,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
&#13;
Selain itu, masyarakat dianjurkan untuk aktif memantau informasi peringatan dini cuaca dari instansi terkait, serta mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah dan petugas di lapangan apabila terjadi situasi darurat bencana.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
