<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Keluarga Sebut Nama Panglima TNI dalam Kasus Kematian Arya Daru, Ini Respons Jenderal Kostrad</title><description>Kristomei memastikan, Panglima TNI hingga saat ini belum mendapatkan informasi apapun terkait hal tersebut.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/26/337/3165424/keluarga-sebut-nama-panglima-tni-dalam-kasus-kematian-arya-daru-ini-respons-jenderal-kostrad</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/26/337/3165424/keluarga-sebut-nama-panglima-tni-dalam-kasus-kematian-arya-daru-ini-respons-jenderal-kostrad"/><item><title>Keluarga Sebut Nama Panglima TNI dalam Kasus Kematian Arya Daru, Ini Respons Jenderal Kostrad</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/26/337/3165424/keluarga-sebut-nama-panglima-tni-dalam-kasus-kematian-arya-daru-ini-respons-jenderal-kostrad</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/26/337/3165424/keluarga-sebut-nama-panglima-tni-dalam-kasus-kematian-arya-daru-ini-respons-jenderal-kostrad</guid><pubDate>Selasa 26 Agustus 2025 01:03 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/26/337/3165424/tni-GBim_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Keluarga Sebut Nama Panglima TNI dalam Kasus Kematian Arya Daru, Ini Respons Jenderal Kostrad</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/26/337/3165424/tni-GBim_large.jpg</image><title>Keluarga Sebut Nama Panglima TNI dalam Kasus Kematian Arya Daru, Ini Respons Jenderal Kostrad</title></images><description>JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi menanggapi permintaan Subaryono, ayah dari Arya Daru Pangayunan (ADP) yang meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subianto membantu mengusut kematian sang diplomat muda.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kristomei memastikan, Panglima TNI hingga saat ini belum mendapatkan informasi apapun terkait hal tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai detik ini, panglima TNI belum ada menerima informasi itu ya baik secara resmi maupun lisan terkait permintaan itu,&amp;quot; kata Kristomei di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Jakarta, Senin (25/8/2025).&#13;
&#13;
Jenderal Kostrad&amp;nbsp;ini menyampaikan, pihaknya bisa saja membantu pengusutan kasus Arya Daru.&amp;nbsp;Namun harus dilihat kembali, dari segi apa TNI bisa membantu menangani kasus tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya tentunya kalau memang minta bantuan ya kita siap, tapi tergantung lagi, apa kemampuan TNI yang bisa diperbantukan untuk itu,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Dia menegaskan,&amp;nbsp;kasus tersebut kini sudah ditangani kepolisian dalam hal ini tim penyelidik Polda Metro Jaya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Oleh karena itu, pihaknya menunggu perkembangan lebih lanjut apakah prajurit harus dilibatkan dalam penyelidikan kasus ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kan, harus selama ini kan sudah ranah kepolisian. Saya rasa sudah cukup ya, tapi kan nanti kita lihat, karena saat ini TNI belum menerima permintaan itu,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Subaryono meminta Presiden Prabowo Subianto , Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mewujudkan keadilan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Arya Daru merupakan diplomat muda Kementerian Luar Negeri yang ditemukan tewas terlilit lakban di kamar kos kawasan Menteng, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
Dalam kesempatan itu, Subaryono mengatakan, kepergian Arya Daru merupakan pukulan telak yang membuatnya syok hingga tak berdaya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen Kristomei Sianturi menanggapi permintaan Subaryono, ayah dari Arya Daru Pangayunan (ADP) yang meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subianto membantu mengusut kematian sang diplomat muda.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kristomei memastikan, Panglima TNI hingga saat ini belum mendapatkan informasi apapun terkait hal tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai detik ini, panglima TNI belum ada menerima informasi itu ya baik secara resmi maupun lisan terkait permintaan itu,&amp;quot; kata Kristomei di Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal), Jakarta, Senin (25/8/2025).&#13;
&#13;
Jenderal Kostrad&amp;nbsp;ini menyampaikan, pihaknya bisa saja membantu pengusutan kasus Arya Daru.&amp;nbsp;Namun harus dilihat kembali, dari segi apa TNI bisa membantu menangani kasus tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya tentunya kalau memang minta bantuan ya kita siap, tapi tergantung lagi, apa kemampuan TNI yang bisa diperbantukan untuk itu,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Dia menegaskan,&amp;nbsp;kasus tersebut kini sudah ditangani kepolisian dalam hal ini tim penyelidik Polda Metro Jaya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Oleh karena itu, pihaknya menunggu perkembangan lebih lanjut apakah prajurit harus dilibatkan dalam penyelidikan kasus ini.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi kan, harus selama ini kan sudah ranah kepolisian. Saya rasa sudah cukup ya, tapi kan nanti kita lihat, karena saat ini TNI belum menerima permintaan itu,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Subaryono meminta Presiden Prabowo Subianto , Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mewujudkan keadilan.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Arya Daru merupakan diplomat muda Kementerian Luar Negeri yang ditemukan tewas terlilit lakban di kamar kos kawasan Menteng, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu.&#13;
&#13;
Dalam kesempatan itu, Subaryono mengatakan, kepergian Arya Daru merupakan pukulan telak yang membuatnya syok hingga tak berdaya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
