<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tok! RUU Haji dan Umrah Ditetapkan Jadi Undang-Undang!</title><description>Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah menjadi undang-undang. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025??&quot;2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (26/8/2025).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/26/337/3165495/tok-ruu-haji-dan-umrah-ditetapkan-jadi-undang-undang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/26/337/3165495/tok-ruu-haji-dan-umrah-ditetapkan-jadi-undang-undang"/><item><title>Tok! RUU Haji dan Umrah Ditetapkan Jadi Undang-Undang!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/26/337/3165495/tok-ruu-haji-dan-umrah-ditetapkan-jadi-undang-undang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/26/337/3165495/tok-ruu-haji-dan-umrah-ditetapkan-jadi-undang-undang</guid><pubDate>Selasa 26 Agustus 2025 12:47 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/26/337/3165495/ruu_haji_dan_umroh_ditetapkan_jadi_undang_undang-mdNe_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">RUU Haji dan Umroh Ditetapkan Jadi Undang-Undang (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/26/337/3165495/ruu_haji_dan_umroh_ditetapkan_jadi_undang_undang-mdNe_large.jpg</image><title>RUU Haji dan Umroh Ditetapkan Jadi Undang-Undang (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah menjadi undang-undang. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025&amp;ndash;2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (26/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami minta persetujuan fraksi-fraksi terhadap Rancangan Undang-Undang tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, apakah dapat disetujui menjadi undang-undang?&amp;rdquo; tanya Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, saat pengambilan keputusan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setuju,&amp;rdquo; jawab seluruh anggota dewan yang hadir secara serempak.&#13;
&#13;
Salah satu poin penting dalam undang-undang baru ini adalah pembentukan Kementerian Haji dan Umrah, yang akan menggantikan peran Badan Penyelenggara (BP) Haji.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Komisi VIII DPR RI telah menyepakati untuk membawa RUU Perubahan Ketiga atas UU No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah ke tingkat paripurna untuk disahkan.&#13;
&#13;
Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat kerja antara Komisi VIII DPR RI dan Panitia Kerja (Panja) dalam agenda Pembicaraan Tingkat I, Senin (25/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Apakah dapat diterima dan disetujui Perubahan Ketiga atas UU No. 8 Tahun 2019 ke pembahasan selanjutnya?&amp;rdquo; tanya Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, yang langsung disambut seruan &amp;quot;setuju&amp;quot; dari para peserta rapat.&#13;
&#13;
Tidak hanya seluruh fraksi di DPR RI yang menyatakan setuju, Pemerintah juga mendukung pengesahan RUU ini melalui Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, yang hadir dalam rapat tersebut.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) resmi mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah menjadi undang-undang. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna ke-4 Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025&amp;ndash;2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa (26/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami minta persetujuan fraksi-fraksi terhadap Rancangan Undang-Undang tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah, apakah dapat disetujui menjadi undang-undang?&amp;rdquo; tanya Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Syamsurijal, saat pengambilan keputusan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Setuju,&amp;rdquo; jawab seluruh anggota dewan yang hadir secara serempak.&#13;
&#13;
Salah satu poin penting dalam undang-undang baru ini adalah pembentukan Kementerian Haji dan Umrah, yang akan menggantikan peran Badan Penyelenggara (BP) Haji.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Komisi VIII DPR RI telah menyepakati untuk membawa RUU Perubahan Ketiga atas UU No. 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah ke tingkat paripurna untuk disahkan.&#13;
&#13;
Kesepakatan tersebut dicapai dalam rapat kerja antara Komisi VIII DPR RI dan Panitia Kerja (Panja) dalam agenda Pembicaraan Tingkat I, Senin (25/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Apakah dapat diterima dan disetujui Perubahan Ketiga atas UU No. 8 Tahun 2019 ke pembahasan selanjutnya?&amp;rdquo; tanya Ketua Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang, yang langsung disambut seruan &amp;quot;setuju&amp;quot; dari para peserta rapat.&#13;
&#13;
Tidak hanya seluruh fraksi di DPR RI yang menyatakan setuju, Pemerintah juga mendukung pengesahan RUU ini melalui Menteri Hukum dan HAM, Supratman Andi Agtas, yang hadir dalam rapat tersebut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
