<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lecehkan Murid SMPN 13 Kota Bekasi, Guru Olahraga Jalani Pemeriksaan</title><description>Polisi menangkap seorang guru SMPN 13 Kota Bekasi berinisial J, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap muridnya. Kasus ini sempat viral di media sosial dan memicu reaksi keras dari para alumni sekolah.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/27/338/3165691/lecehkan-murid-smpn-13-kota-bekasi-guru-olahraga-jalani-pemeriksaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/27/338/3165691/lecehkan-murid-smpn-13-kota-bekasi-guru-olahraga-jalani-pemeriksaan"/><item><title>Lecehkan Murid SMPN 13 Kota Bekasi, Guru Olahraga Jalani Pemeriksaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/27/338/3165691/lecehkan-murid-smpn-13-kota-bekasi-guru-olahraga-jalani-pemeriksaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/27/338/3165691/lecehkan-murid-smpn-13-kota-bekasi-guru-olahraga-jalani-pemeriksaan</guid><pubDate>Rabu 27 Agustus 2025 08:45 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/27/338/3165691/penangkapan_guru_cabul-eRHs_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penangkapan guru cabul (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/27/338/3165691/penangkapan_guru_cabul-eRHs_large.jpg</image><title>Penangkapan guru cabul (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Polisi menangkap seorang guru SMPN 13 Kota Bekasi berinisial J, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap muridnya. Kasus ini sempat viral di media sosial dan memicu reaksi keras dari para alumni sekolah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku sudah kita tangkap,&amp;quot; kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Binsar Sianturi, Rabu (27/8/2025).&#13;
&#13;
Guru olahraga yang diamankan kini menjalani pemeriksaan intensif. Kompol Binsar menambahkan bahwa pelaku masih belum memberikan keterangan lebih jauh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sementara masih dalam proses pemeriksaan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sehari sebelumnya, suasana di SMP Negeri tersebut sempat memanas. Puluhan alumni turun ke sekolah dengan membawa spanduk dan poster, menuntut agar oknum guru segera dipecat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mereka juga meminta pihak sekolah memberikan jaminan perlindungan bagi para siswa. Aksi tersebut terekam oleh warga dan viral di berbagai platform media sosial.&#13;
&#13;
Pihak kepolisian memastikan kasus ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku, sementara pihak sekolah tengah melakukan evaluasi internal terkait keamanan dan perlindungan siswa.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Polisi menangkap seorang guru SMPN 13 Kota Bekasi berinisial J, diduga melakukan pelecehan seksual terhadap muridnya. Kasus ini sempat viral di media sosial dan memicu reaksi keras dari para alumni sekolah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku sudah kita tangkap,&amp;quot; kata Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Binsar Sianturi, Rabu (27/8/2025).&#13;
&#13;
Guru olahraga yang diamankan kini menjalani pemeriksaan intensif. Kompol Binsar menambahkan bahwa pelaku masih belum memberikan keterangan lebih jauh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sementara masih dalam proses pemeriksaan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sehari sebelumnya, suasana di SMP Negeri tersebut sempat memanas. Puluhan alumni turun ke sekolah dengan membawa spanduk dan poster, menuntut agar oknum guru segera dipecat.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Mereka juga meminta pihak sekolah memberikan jaminan perlindungan bagi para siswa. Aksi tersebut terekam oleh warga dan viral di berbagai platform media sosial.&#13;
&#13;
Pihak kepolisian memastikan kasus ini akan diproses sesuai hukum yang berlaku, sementara pihak sekolah tengah melakukan evaluasi internal terkait keamanan dan perlindungan siswa.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
