<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rano Karno: Kerugian Akibat Macet Jakarta Capai Rp100 Triliun per Tahun!</title><description>Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengungkap kerugian dari segi ekonomi akibat kemacetan di Ibu kota mencapai Rp100 triliun atau setara 4 persen PDB Jabodetabek.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/27/338/3165715/rano-karno-kerugian-akibat-macet-jakarta-capai-rp100-triliun-per-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/27/338/3165715/rano-karno-kerugian-akibat-macet-jakarta-capai-rp100-triliun-per-tahun"/><item><title>Rano Karno: Kerugian Akibat Macet Jakarta Capai Rp100 Triliun per Tahun!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/27/338/3165715/rano-karno-kerugian-akibat-macet-jakarta-capai-rp100-triliun-per-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/27/338/3165715/rano-karno-kerugian-akibat-macet-jakarta-capai-rp100-triliun-per-tahun</guid><pubDate>Rabu 27 Agustus 2025 11:18 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/27/338/3165715/macet-t25y_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rano Karno: Kerugian Akibat Macet Jakarta Capai Rp100 Triliun per Tahun!</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/27/338/3165715/macet-t25y_large.jpg</image><title>Rano Karno: Kerugian Akibat Macet Jakarta Capai Rp100 Triliun per Tahun!</title></images><description>JAKARTA- Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengungkap kerugian dari segi ekonomi akibat kemacetan di Ibu kota mencapai Rp100 triliun atau setara 4 persen PDB Jabodetabek. Bahkan menurutnya kerugian akibat kemacetan setara dengan pembangunan MRT.&#13;
&#13;
Hal itu diungkapkan Wagub Rano saat apel kolaborasi mengatasi kemacetan di Lapangan Silang Monas Sisi Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (27/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari sisi ekonomi, studi Bapenas dan JUTPI II pada tahun 2019 mengungkapkan kerugian akibat kemacetan di Jabodetabek mencapai Rp100 triliun per tahun, setara dengan 4 persen PDB Jabodetabek atau 6 kali biaya pembangunan MRT fase pertama,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh karena itu, konektivitas transportasi sebuah kota menjadi salah satu kunci mengatasi permasalahan kemacetan tersebut.&#13;
&#13;
Pasalnya, akibat kemacetan tidak hanya menghambat perekonomian melainkan juga pariwisata, dunia usaha, hingga kesehatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Transportasi adalah kunci konektivitas sebuah kota. Kemacetan tidak hanya menghambat mobilitas, tapi juga mempengaruhi perekonomian, pariwisata, dunia usaha, bahkan kesehatan masyarakat,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA- Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno mengungkap kerugian dari segi ekonomi akibat kemacetan di Ibu kota mencapai Rp100 triliun atau setara 4 persen PDB Jabodetabek. Bahkan menurutnya kerugian akibat kemacetan setara dengan pembangunan MRT.&#13;
&#13;
Hal itu diungkapkan Wagub Rano saat apel kolaborasi mengatasi kemacetan di Lapangan Silang Monas Sisi Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (27/8/2025).&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari sisi ekonomi, studi Bapenas dan JUTPI II pada tahun 2019 mengungkapkan kerugian akibat kemacetan di Jabodetabek mencapai Rp100 triliun per tahun, setara dengan 4 persen PDB Jabodetabek atau 6 kali biaya pembangunan MRT fase pertama,&amp;quot; katanya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Oleh karena itu, konektivitas transportasi sebuah kota menjadi salah satu kunci mengatasi permasalahan kemacetan tersebut.&#13;
&#13;
Pasalnya, akibat kemacetan tidak hanya menghambat perekonomian melainkan juga pariwisata, dunia usaha, hingga kesehatan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Transportasi adalah kunci konektivitas sebuah kota. Kemacetan tidak hanya menghambat mobilitas, tapi juga mempengaruhi perekonomian, pariwisata, dunia usaha, bahkan kesehatan masyarakat,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
