<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mantan Kepala BIN Respon Bentrok WNI dan Aparat Timor Leste</title><description>Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Abdullah Mahmud (AM) Hendropriyono, ikut merespon insiden bentrok antara warga Desa Inbate.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/28/337/3166091/mantan-kepala-bin-respon-bentrok-wni-dan-aparat-timor-leste</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/28/337/3166091/mantan-kepala-bin-respon-bentrok-wni-dan-aparat-timor-leste"/><item><title>Mantan Kepala BIN Respon Bentrok WNI dan Aparat Timor Leste</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/28/337/3166091/mantan-kepala-bin-respon-bentrok-wni-dan-aparat-timor-leste</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/28/337/3166091/mantan-kepala-bin-respon-bentrok-wni-dan-aparat-timor-leste</guid><pubDate>Kamis 28 Agustus 2025 17:31 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/28/337/3166091/bin-V7Nz_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Abdullah Mahmud (AM) Hendropriyono/Foto: Binti Mufarida-Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/28/337/3166091/bin-V7Nz_large.jpg</image><title>Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Abdullah Mahmud (AM) Hendropriyono/Foto: Binti Mufarida-Okezone</title></images><description>JAKARTA - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Abdullah Mahmud (AM) Hendropriyono, ikut merespon insiden bentrok antara warga Desa Inbate, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan aparat Timor Leste.&#13;
&#13;
Sebanyak 24 warga Dusun Nino terlibat bentrok dengan tujuh personel Unidade de Patrulhamento Da Fronteira (UPF) yang dilengkapi senjata laras panjang. Bahkan, seorang warga Desa Inbate disebut tertembak saat bentrok dengan aparat Timor Leste.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu kan lagi diusut sebabnya. Mudah-mudahan ini bukan kesengajaan,&amp;rdquo; kata Hendropriyono kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (28/8/2025).&#13;
&#13;
Menurut Hendropriyono, aparat keamanan seharusnya mengedepankan langkah pencegahan agar tidak menimbulkan korban, seperti menggunakan senjata dengan peluru hampa. &amp;ldquo;Tapi biasa itu kalau jaga-jaga, makanya pakai peluru hampa saja.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Di tempat yang sama, Ketua Umum DPP Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri), Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, juga merespons soal bentrokan yang melibatkan 24 WNI di Timor Leste itu. Dia menyebut hal itu sedang diusut untuk segera diselesaikan oleh pemerintah Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya, iya, itu nanti lagi diusut dan diselesaikan,&amp;rdquo; kata Agum.&#13;
&#13;
Agum pun berharap konflik itu bisa diselesaikan dengan baik. &amp;ldquo;Harus kondusif nantinya kan.&amp;rdquo;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Abdullah Mahmud (AM) Hendropriyono, ikut merespon insiden bentrok antara warga Desa Inbate, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT), dengan aparat Timor Leste.&#13;
&#13;
Sebanyak 24 warga Dusun Nino terlibat bentrok dengan tujuh personel Unidade de Patrulhamento Da Fronteira (UPF) yang dilengkapi senjata laras panjang. Bahkan, seorang warga Desa Inbate disebut tertembak saat bentrok dengan aparat Timor Leste.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu kan lagi diusut sebabnya. Mudah-mudahan ini bukan kesengajaan,&amp;rdquo; kata Hendropriyono kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (28/8/2025).&#13;
&#13;
Menurut Hendropriyono, aparat keamanan seharusnya mengedepankan langkah pencegahan agar tidak menimbulkan korban, seperti menggunakan senjata dengan peluru hampa. &amp;ldquo;Tapi biasa itu kalau jaga-jaga, makanya pakai peluru hampa saja.&amp;rdquo;&#13;
&#13;
Di tempat yang sama, Ketua Umum DPP Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI dan Polri (Pepabri), Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar, juga merespons soal bentrokan yang melibatkan 24 WNI di Timor Leste itu. Dia menyebut hal itu sedang diusut untuk segera diselesaikan oleh pemerintah Indonesia.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Iya, iya, itu nanti lagi diusut dan diselesaikan,&amp;rdquo; kata Agum.&#13;
&#13;
Agum pun berharap konflik itu bisa diselesaikan dengan baik. &amp;ldquo;Harus kondusif nantinya kan.&amp;rdquo;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
