<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pos Polisi di Dekat Mako Brimob Dibakar Massa, Begini Sikap Kapolri</title><description>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara terkait aksi massa pengemudi ojek online (ojol) yang membakar pos polisi di dekat Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025) dini hari.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/29/337/3166185/pos-polisi-di-dekat-mako-brimob-dibakar-massa-begini-sikap-kapolri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/29/337/3166185/pos-polisi-di-dekat-mako-brimob-dibakar-massa-begini-sikap-kapolri"/><item><title>Pos Polisi di Dekat Mako Brimob Dibakar Massa, Begini Sikap Kapolri</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/29/337/3166185/pos-polisi-di-dekat-mako-brimob-dibakar-massa-begini-sikap-kapolri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/29/337/3166185/pos-polisi-di-dekat-mako-brimob-dibakar-massa-begini-sikap-kapolri</guid><pubDate>Jum'at 29 Agustus 2025 06:08 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/29/337/3166185/kapolri_jenderal_listyo_sigit_prabowo-UR8r_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/29/337/3166185/kapolri_jenderal_listyo_sigit_prabowo-UR8r_large.jpg</image><title>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara terkait aksi massa pengemudi ojek online (ojol) yang membakar pos polisi di dekat Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025) dini hari.&#13;
&#13;
Aksi tersebut dipicu oleh insiden seorang pengemudi ojol yang meninggal dunia setelah terlindas mobil rantis milik Brimob pada Kamis (28/8/2025) malam. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.&#13;
&#13;
Usai melayat ke rumah duka di RSCM Jakarta Pusat, Kapolri menyampaikan pihaknya akan segera membahas dan menuntaskan persoalan ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya nanti akan kita rapatkan,&amp;rdquo; kata Listyo Sigit, Jumat (29/8/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kapolri menegaskan, setiap peristiwa yang melibatkan institusinya akan ditangani secara serius dan berkesinambungan. Ia berharap, penyelesaian bisa berjalan dengan baik tanpa menambah ketegangan di masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang jelas kita tangani semuanya satu per satu dan mudah-mudahan semuanya bisa terkelola dengan baik,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Seorang driver ojek online yang tidak diketahui identitasnya dilaporkan tewas setelah diduga ditabrak mobil kendaraan taktis (Rantis) polisi di Jalan Penjernihan, Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis (28/8/2025) malam.&#13;
&#13;
Salah seorang saksi, Didin Indrianto membenarkan adanya kejadian itu dan melihat langsung ketika korban dilindas oleh kendaraan rantis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Betul (ada kejadian), pas kejadian ada di lokasi. (kejadian) sebelum lampu merah penyebrangan,&amp;quot; kata dia saat ditemui di lokasi.&#13;
&#13;
Didin menduga korban sempat panik kemudian terjatuh saat kericuhan terjadi akibat demo. Lalu, polisi yang mengemudikan mobil rantis langsung menabrak korban kemudian melindasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin dia syok, panik juga, jadi jatuh, mungkin polisi yang di dalam mobil gatau atau gimana, main lindes aja,&amp;quot; ucap dia.&#13;
&#13;
Menurut Didin, warga sempat mengingatkan polisi itu bahwa ada pengendara ojol yang tertabrak. Dia menuturkan, warga sempat mengejar, namun kehilangan jejak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sempet ditahan kok sama massa, bahwa itu ada Go-Jek di bawah itu, tapi tetep ga digubris, dilindes abis sama dia sampe ban depan ban belakang,&amp;quot; kata dia.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara terkait aksi massa pengemudi ojek online (ojol) yang membakar pos polisi di dekat Mako Brimob, Kwitang, Jakarta Pusat, Jumat (29/8/2025) dini hari.&#13;
&#13;
Aksi tersebut dipicu oleh insiden seorang pengemudi ojol yang meninggal dunia setelah terlindas mobil rantis milik Brimob pada Kamis (28/8/2025) malam. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.&#13;
&#13;
Usai melayat ke rumah duka di RSCM Jakarta Pusat, Kapolri menyampaikan pihaknya akan segera membahas dan menuntaskan persoalan ini.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Ya nanti akan kita rapatkan,&amp;rdquo; kata Listyo Sigit, Jumat (29/8/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kapolri menegaskan, setiap peristiwa yang melibatkan institusinya akan ditangani secara serius dan berkesinambungan. Ia berharap, penyelesaian bisa berjalan dengan baik tanpa menambah ketegangan di masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Yang jelas kita tangani semuanya satu per satu dan mudah-mudahan semuanya bisa terkelola dengan baik,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sebelumnya, Seorang driver ojek online yang tidak diketahui identitasnya dilaporkan tewas setelah diduga ditabrak mobil kendaraan taktis (Rantis) polisi di Jalan Penjernihan, Pejompongan, Jakarta Pusat pada Kamis (28/8/2025) malam.&#13;
&#13;
Salah seorang saksi, Didin Indrianto membenarkan adanya kejadian itu dan melihat langsung ketika korban dilindas oleh kendaraan rantis.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Betul (ada kejadian), pas kejadian ada di lokasi. (kejadian) sebelum lampu merah penyebrangan,&amp;quot; kata dia saat ditemui di lokasi.&#13;
&#13;
Didin menduga korban sempat panik kemudian terjatuh saat kericuhan terjadi akibat demo. Lalu, polisi yang mengemudikan mobil rantis langsung menabrak korban kemudian melindasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin dia syok, panik juga, jadi jatuh, mungkin polisi yang di dalam mobil gatau atau gimana, main lindes aja,&amp;quot; ucap dia.&#13;
&#13;
Menurut Didin, warga sempat mengingatkan polisi itu bahwa ada pengendara ojol yang tertabrak. Dia menuturkan, warga sempat mengejar, namun kehilangan jejak.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sempet ditahan kok sama massa, bahwa itu ada Go-Jek di bawah itu, tapi tetep ga digubris, dilindes abis sama dia sampe ban depan ban belakang,&amp;quot; kata dia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
