<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Fakta Affan Kurniawan, Pengemudi Ojol yang Tewas Terlindas Rantis Brimob</title><description>Seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan (21), meninggal dunia setelah terlindas kendaraan rantis polisi di Jalan Penjernihan, Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis malam, 28 Agustus 2025. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/29/337/3166193/6-fakta-affan-kurniawan-pengemudi-ojol-yang-tewas-terlindas-rantis-brimob</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/29/337/3166193/6-fakta-affan-kurniawan-pengemudi-ojol-yang-tewas-terlindas-rantis-brimob"/><item><title>6 Fakta Affan Kurniawan, Pengemudi Ojol yang Tewas Terlindas Rantis Brimob</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/29/337/3166193/6-fakta-affan-kurniawan-pengemudi-ojol-yang-tewas-terlindas-rantis-brimob</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/29/337/3166193/6-fakta-affan-kurniawan-pengemudi-ojol-yang-tewas-terlindas-rantis-brimob</guid><pubDate>Jum'at 29 Agustus 2025 07:49 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/29/337/3166193/rantis_brimob_polri-1nx9_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rantis Brimob Polri (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/29/337/3166193/rantis_brimob_polri-1nx9_large.jpg</image><title>Rantis Brimob Polri (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan (21), meninggal dunia setelah terlindas kendaraan rantis polisi di Jalan Penjernihan, Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis malam, 28 Agustus 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Korban mengalami luka parah, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan sesama pengemudi ojol. Berikut fakta-faktanya:&#13;
&#13;
1. Awal Mula Kejadian&#13;
&#13;
Saksi, Didin Indrianto, membenarkan kejadian tersebut dan melihat langsung korban dilindas rantis polisi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Betul, pas kejadian saya ada di lokasi. (Kejadian) sebelum lampu merah penyebrangan,&amp;quot; kata Didin.&#13;
&#13;
Ia menduga korban sempat panik dan terjatuh saat kericuhan akibat demo. Polisi yang mengemudikan rantis kemudian menabrak dan melindas korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin dia syok, panik juga, jadi jatuh. Mungkin polisi yang di dalam mobil nggak tahu atau gimana, main lindes aja,&amp;quot; ujar Didin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Warga sempat mengingatkan polisi bahwa ada pengendara ojol yang tertabrak dan sempat mengejar, namun kehilangan jejak.&#13;
&#13;
2. Korban Tewas di RSCM&#13;
&#13;
Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Affan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sangat berduka kehilangan saudara kita. Dengan adanya kejadian tadi sore, saya atas nama pimpinan Polda Metro dan kesatuan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam serta turut berduka cita sedalam-dalamnya,&amp;quot; kata Irjen Asep.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Pengemudi Ojol Geruduk Markas Brimob Kwitang&#13;
&#13;
Ratusan pengemudi ojek online dan masyarakat menggeruduk Markas Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis malam. Kedatangan massa ini dipicu insiden pengemudi ojol yang terlindas rantis Brimob.&#13;
&#13;
Pantauan Okezone, massa aksi yang tidak hanya dari kalangan ojol juga menyerukan teriakan &amp;quot;pembunuh&amp;quot;.&#13;
&#13;
4. Kapolri Minta Maaf&#13;
&#13;
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf atas viralnya video rantis Brimob yang diduga melindas pengemudi ojol.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya menyesali peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya,&amp;quot; kata Sigit.&#13;
&#13;
Ia menegaskan pihaknya sedang mencari keberadaan korban, dan Propam Polri sudah diinstruksikan untuk mengusut peristiwa ini.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
5. Tujuh Anggota Polisi Diperiksa&#13;
&#13;
Kadiv Propam Polri, Irjen Abdul Karim, memastikan tujuh polisi yang terlibat dalam insiden sudah diamankan dan diperiksa gabungan Propam Polri dan Brimob.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku sudah kami amankan, berjumlah tujuh orang,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
6. Istana Angkat Bicara&#13;
&#13;
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentunya kami memohon maaf atas kejadian apapun, yang sudah pasti tidak kita inginkan,&amp;quot; kata Prasetyo.&#13;
&#13;
Ia menambahkan kejadian yang menimpa salah seorang driver ojol hingga meninggal di tengah aksi demonstrasi sangat disayangkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekecil apapun, jika ada kejadian, kita semua pasti menyayangkan dan tidak ingin hal itu terjadi,&amp;quot; tegasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Seorang pengemudi ojek online, Affan Kurniawan (21), meninggal dunia setelah terlindas kendaraan rantis polisi di Jalan Penjernihan, Pejompongan, Jakarta Pusat, pada Kamis malam, 28 Agustus 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Korban mengalami luka parah, meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan sesama pengemudi ojol. Berikut fakta-faktanya:&#13;
&#13;
1. Awal Mula Kejadian&#13;
&#13;
Saksi, Didin Indrianto, membenarkan kejadian tersebut dan melihat langsung korban dilindas rantis polisi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Betul, pas kejadian saya ada di lokasi. (Kejadian) sebelum lampu merah penyebrangan,&amp;quot; kata Didin.&#13;
&#13;
Ia menduga korban sempat panik dan terjatuh saat kericuhan akibat demo. Polisi yang mengemudikan rantis kemudian menabrak dan melindas korban.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin dia syok, panik juga, jadi jatuh. Mungkin polisi yang di dalam mobil nggak tahu atau gimana, main lindes aja,&amp;quot; ujar Didin.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Warga sempat mengingatkan polisi bahwa ada pengendara ojol yang tertabrak dan sempat mengejar, namun kehilangan jejak.&#13;
&#13;
2. Korban Tewas di RSCM&#13;
&#13;
Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya Affan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami sangat berduka kehilangan saudara kita. Dengan adanya kejadian tadi sore, saya atas nama pimpinan Polda Metro dan kesatuan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam serta turut berduka cita sedalam-dalamnya,&amp;quot; kata Irjen Asep.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
3. Pengemudi Ojol Geruduk Markas Brimob Kwitang&#13;
&#13;
Ratusan pengemudi ojek online dan masyarakat menggeruduk Markas Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat, Kamis malam. Kedatangan massa ini dipicu insiden pengemudi ojol yang terlindas rantis Brimob.&#13;
&#13;
Pantauan Okezone, massa aksi yang tidak hanya dari kalangan ojol juga menyerukan teriakan &amp;quot;pembunuh&amp;quot;.&#13;
&#13;
4. Kapolri Minta Maaf&#13;
&#13;
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meminta maaf atas viralnya video rantis Brimob yang diduga melindas pengemudi ojol.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya menyesali peristiwa yang terjadi dan mohon maaf sedalam-dalamnya,&amp;quot; kata Sigit.&#13;
&#13;
Ia menegaskan pihaknya sedang mencari keberadaan korban, dan Propam Polri sudah diinstruksikan untuk mengusut peristiwa ini.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
5. Tujuh Anggota Polisi Diperiksa&#13;
&#13;
Kadiv Propam Polri, Irjen Abdul Karim, memastikan tujuh polisi yang terlibat dalam insiden sudah diamankan dan diperiksa gabungan Propam Polri dan Brimob.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pelaku sudah kami amankan, berjumlah tujuh orang,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
6. Istana Angkat Bicara&#13;
&#13;
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut.&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentunya kami memohon maaf atas kejadian apapun, yang sudah pasti tidak kita inginkan,&amp;quot; kata Prasetyo.&#13;
&#13;
Ia menambahkan kejadian yang menimpa salah seorang driver ojol hingga meninggal di tengah aksi demonstrasi sangat disayangkan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sekecil apapun, jika ada kejadian, kita semua pasti menyayangkan dan tidak ingin hal itu terjadi,&amp;quot; tegasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
