<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Insiden Brimob Tabrak Ojol, Ketum MUI Minta Masyarakat Tak Terprovokasi</title><description>Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar angkat bicara terkait peristiwa kendaraan taktis (rantis) Brimob yang melindas driver ojek online (ojol), Affan Kurniawan hingga meninggal dunia.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/29/337/3166289/insiden-brimob-tabrak-ojol-ketum-mui-minta-masyarakat-tak-terprovokasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/08/29/337/3166289/insiden-brimob-tabrak-ojol-ketum-mui-minta-masyarakat-tak-terprovokasi"/><item><title>Insiden Brimob Tabrak Ojol, Ketum MUI Minta Masyarakat Tak Terprovokasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/08/29/337/3166289/insiden-brimob-tabrak-ojol-ketum-mui-minta-masyarakat-tak-terprovokasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/08/29/337/3166289/insiden-brimob-tabrak-ojol-ketum-mui-minta-masyarakat-tak-terprovokasi</guid><pubDate>Jum'at 29 Agustus 2025 15:00 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/08/29/337/3166289/massa_geruduk_mako_brimob_kwitang-DCd0_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Massa geruduk Mako Brimob Kwitang (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/08/29/337/3166289/massa_geruduk_mako_brimob_kwitang-DCd0_large.jpg</image><title>Massa geruduk Mako Brimob Kwitang (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar angkat bicara terkait peristiwa kendaraan taktis (rantis) Brimob yang melindas driver ojek online (ojol), Affan Kurniawan hingga meninggal dunia.&#13;
&#13;
Anwar menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menahan diri, serta tidak mudah terpancing kabar-kabar provokatif yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mari kita jaga diri, jangan mudah terprovokasi. Kita harus tetap menjaga persatuan dan tidak terjebak dalam isu yang bisa memecah belah bangsa,&amp;rdquo; kata Anwar, Jumat (29/8/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menekankan, bahwa persoalan nasional seperti polemik gaji DPR, upah buruh, dan isu-isu lainnya perlu disikapi dengan kepala dingin serta mengedepankan dialog, bukan dengan tindakan yang menimbulkan kerugian atau korban jiwa.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, Indonesia membutuhkan suasana kondusif agar pembangunan dan kehidupan sosial dapat berjalan dengan baik.&#13;
&#13;
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kedamaian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perbedaan pendapat itu wajar, tapi jangan sampai mengorbankan nyawa atau merusak persaudaraan kita sebagai bangsa,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Anwar Iskandar angkat bicara terkait peristiwa kendaraan taktis (rantis) Brimob yang melindas driver ojek online (ojol), Affan Kurniawan hingga meninggal dunia.&#13;
&#13;
Anwar menyerukan kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk menahan diri, serta tidak mudah terpancing kabar-kabar provokatif yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Mari kita jaga diri, jangan mudah terprovokasi. Kita harus tetap menjaga persatuan dan tidak terjebak dalam isu yang bisa memecah belah bangsa,&amp;rdquo; kata Anwar, Jumat (29/8/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menekankan, bahwa persoalan nasional seperti polemik gaji DPR, upah buruh, dan isu-isu lainnya perlu disikapi dengan kepala dingin serta mengedepankan dialog, bukan dengan tindakan yang menimbulkan kerugian atau korban jiwa.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, Indonesia membutuhkan suasana kondusif agar pembangunan dan kehidupan sosial dapat berjalan dengan baik.&#13;
&#13;
Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kedamaian.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Perbedaan pendapat itu wajar, tapi jangan sampai mengorbankan nyawa atau merusak persaudaraan kita sebagai bangsa,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
