<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rakyat Palestina Terancam Eksistensinya akibat Pengusiran Paksa Israel</title><description>Tokoh nasional Palestina, Mustafa Al-Barghouti, membantah pernyataan Perdana Menteri Israel (PM) Benjamin Netanyahu soal Zionis terancam eksistensinya.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/02/18/3167186/rakyat-palestina-terancam-eksistensinya-akibat-pengusiran-paksa-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/02/18/3167186/rakyat-palestina-terancam-eksistensinya-akibat-pengusiran-paksa-israel"/><item><title>Rakyat Palestina Terancam Eksistensinya akibat Pengusiran Paksa Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/02/18/3167186/rakyat-palestina-terancam-eksistensinya-akibat-pengusiran-paksa-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/02/18/3167186/rakyat-palestina-terancam-eksistensinya-akibat-pengusiran-paksa-israel</guid><pubDate>Selasa 02 September 2025 18:37 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/02/18/3167186/tokoh_palestina-GmZa_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tokoh Palestina, Mustafa Al-Barghouti/Foto: Muhammad Refi Sandi-Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/02/18/3167186/tokoh_palestina-GmZa_large.jpg</image><title>Tokoh Palestina, Mustafa Al-Barghouti/Foto: Muhammad Refi Sandi-Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tokoh nasional Palestina, Mustafa Al-Barghouti, membantah pernyataan Perdana Menteri Israel (PM) Benjamin Netanyahu soal Zionis terancam eksistensinya. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa rakyat Palestina justru yang terancam eksistensinya akibat upaya pendudukan dan pengusiran paksa sejak 1948.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami ingin membantah pandangan Netanyahu bahwa Israel yang terancam. Sebaliknya, fakta di lapangan menunjukkan rakyat Palestina yang terancam eksistensinya, terutama dengan berlanjutnya kampanye pendudukan dan pengusiran paksa warga Palestina sejak 1948,&amp;quot; kata Mustafa dalam konferensi pers Situasi Terkini Palestina &amp;ndash; Genosida dan Siasat Migrasi Paksa di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (2/9/2025).&#13;
&#13;
Mustafa menambahkan, setidaknya 70 persen warga Palestina telah terusir dari negerinya, terutama dari Gaza hingga Tepi Barat. Warga Palestina di dua wilayah tersebut terus digempur oleh Zionis Israel.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai sekarang, 70 persen warga Palestina terusir dari negerinya. Saat ini ada 7,5 juta warga Palestina yang berada di luar. Jadi yang terancam adalah Palestina&amp;mdash;baik di Gaza, Tepi Barat, maupun seluruh wilayah atau rakyat Palestina yang ada di dalam negara yang diduduki Israel,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Konflik berkepanjangan antara Palestina dan Israel merupakan perang eksistensial yang tidak mengancam Zionis Israel.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang terjadi saat ini adalah perang eksistensial. Perang eksistensial ini bukan untuk menghancurkan atau mengancam Israel, tetapi yang terancam dari peperangan eksistensial adalah bangsa Palestina,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tokoh nasional Palestina, Mustafa Al-Barghouti, membantah pernyataan Perdana Menteri Israel (PM) Benjamin Netanyahu soal Zionis terancam eksistensinya. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa rakyat Palestina justru yang terancam eksistensinya akibat upaya pendudukan dan pengusiran paksa sejak 1948.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami ingin membantah pandangan Netanyahu bahwa Israel yang terancam. Sebaliknya, fakta di lapangan menunjukkan rakyat Palestina yang terancam eksistensinya, terutama dengan berlanjutnya kampanye pendudukan dan pengusiran paksa warga Palestina sejak 1948,&amp;quot; kata Mustafa dalam konferensi pers Situasi Terkini Palestina &amp;ndash; Genosida dan Siasat Migrasi Paksa di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada Selasa (2/9/2025).&#13;
&#13;
Mustafa menambahkan, setidaknya 70 persen warga Palestina telah terusir dari negerinya, terutama dari Gaza hingga Tepi Barat. Warga Palestina di dua wilayah tersebut terus digempur oleh Zionis Israel.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sampai sekarang, 70 persen warga Palestina terusir dari negerinya. Saat ini ada 7,5 juta warga Palestina yang berada di luar. Jadi yang terancam adalah Palestina&amp;mdash;baik di Gaza, Tepi Barat, maupun seluruh wilayah atau rakyat Palestina yang ada di dalam negara yang diduduki Israel,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Konflik berkepanjangan antara Palestina dan Israel merupakan perang eksistensial yang tidak mengancam Zionis Israel.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang terjadi saat ini adalah perang eksistensial. Perang eksistensial ini bukan untuk menghancurkan atau mengancam Israel, tetapi yang terancam dari peperangan eksistensial adalah bangsa Palestina,&amp;quot; ungkapnya.&#13;
&amp;nbsp;&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
