<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komisi I DPR Desak Investigasi Tuntas Penembakan Diplomat RI di Peru</title><description>Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyampaikan duka cita mendalam atas tewasnya diplomat Indonesia, Zetro Leonardo Purba, di Lima, Peru. Ia mendesak pemerintah segera melakukan investigasi yang tuntas dan transparan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/02/337/3167234/komisi-i-dpr-desak-investigasi-tuntas-penembakan-diplomat-ri-di-peru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/02/337/3167234/komisi-i-dpr-desak-investigasi-tuntas-penembakan-diplomat-ri-di-peru"/><item><title>Komisi I DPR Desak Investigasi Tuntas Penembakan Diplomat RI di Peru</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/02/337/3167234/komisi-i-dpr-desak-investigasi-tuntas-penembakan-diplomat-ri-di-peru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/02/337/3167234/komisi-i-dpr-desak-investigasi-tuntas-penembakan-diplomat-ri-di-peru</guid><pubDate>Selasa 02 September 2025 20:45 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/02/337/3167234/wakil_ketua_komisi_i_dpr_ri_sukamta-IG4U_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/02/337/3167234/wakil_ketua_komisi_i_dpr_ri_sukamta-IG4U_large.jpg</image><title>Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyampaikan duka cita mendalam atas tewasnya diplomat Indonesia, Zetro Leonardo Purba, di Lima, Peru. Ia mendesak pemerintah segera melakukan investigasi yang tuntas dan transparan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan seluruh jajaran Kementerian Luar Negeri RI atas gugurnya salah satu diplomat terbaik bangsa,&amp;rdquo; kata Sukamta, Selasa (2/9/2025).&#13;
&#13;
Diplomat berusia 40 tahun itu, Penata Kanselerai Muda KBRI Lima, tewas akibat penembakan pada Senin (1/9) malam waktu setempat. Motif dan penyebab insiden masih diselidiki.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sukamta menekankan, bahwa penembakan diplomat adalah pelanggaran serius terhadap Konvensi Wina 1961, yang menjamin keamanan dan keselamatan staf diplomatik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemerintah Peru wajib menjamin perlindungan dan keamanan staf diplomatik Indonesia,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pimpinan Komisi I DPR meminta Kementerian Luar Negeri meningkatkan koordinasi dengan Interpol, PBB, dan otoritas keamanan Peru untuk mengungkap apakah kasus ini terkait geng kriminal, kejahatan terorganisasi, atau terorisme transnasional.&#13;
&#13;
Komisi I juga meminta penjelasan lengkap tentang langkah-langkah yang telah diambil untuk melindungi staf KBRI dan WNI di Peru, serta memperkuat pengamanan fasilitas diplomatik di wilayah Amerika Latin.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keamanan WNI adalah prioritas. Perwakilan diplomatik harus dapat bekerja aman dan bermartabat. Jika ada indikasi keterlibatan kelompok kriminal atau terorganisasi, negara harus hadir dan tegas,&amp;rdquo; ujar Legislator dari DIY ini.&#13;
&#13;
Sukamta menekankan pentingnya diplomasi kemanusiaan dan perlindungan hak diplomat, meminta pemerintah mengambil langkah strategis untuk memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyampaikan duka cita mendalam atas tewasnya diplomat Indonesia, Zetro Leonardo Purba, di Lima, Peru. Ia mendesak pemerintah segera melakukan investigasi yang tuntas dan transparan.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan seluruh jajaran Kementerian Luar Negeri RI atas gugurnya salah satu diplomat terbaik bangsa,&amp;rdquo; kata Sukamta, Selasa (2/9/2025).&#13;
&#13;
Diplomat berusia 40 tahun itu, Penata Kanselerai Muda KBRI Lima, tewas akibat penembakan pada Senin (1/9) malam waktu setempat. Motif dan penyebab insiden masih diselidiki.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Sukamta menekankan, bahwa penembakan diplomat adalah pelanggaran serius terhadap Konvensi Wina 1961, yang menjamin keamanan dan keselamatan staf diplomatik.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Pemerintah Peru wajib menjamin perlindungan dan keamanan staf diplomatik Indonesia,&amp;rdquo; tegasnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pimpinan Komisi I DPR meminta Kementerian Luar Negeri meningkatkan koordinasi dengan Interpol, PBB, dan otoritas keamanan Peru untuk mengungkap apakah kasus ini terkait geng kriminal, kejahatan terorganisasi, atau terorisme transnasional.&#13;
&#13;
Komisi I juga meminta penjelasan lengkap tentang langkah-langkah yang telah diambil untuk melindungi staf KBRI dan WNI di Peru, serta memperkuat pengamanan fasilitas diplomatik di wilayah Amerika Latin.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Keamanan WNI adalah prioritas. Perwakilan diplomatik harus dapat bekerja aman dan bermartabat. Jika ada indikasi keterlibatan kelompok kriminal atau terorganisasi, negara harus hadir dan tegas,&amp;rdquo; ujar Legislator dari DIY ini.&#13;
&#13;
Sukamta menekankan pentingnya diplomasi kemanusiaan dan perlindungan hak diplomat, meminta pemerintah mengambil langkah strategis untuk memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh perwakilan diplomatik Indonesia di luar negeri.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
