<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis! Dua Pelajar SMP Bunuh Waria Secara Sadis di Salon</title><description>Keduanya tercatat sebagai pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Pesawaran. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/02/340/3167154/tragis-dua-pelajar-smp-bunuh-waria-secara-sadis-di-salon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/02/340/3167154/tragis-dua-pelajar-smp-bunuh-waria-secara-sadis-di-salon"/><item><title>Tragis! Dua Pelajar SMP Bunuh Waria Secara Sadis di Salon</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/02/340/3167154/tragis-dua-pelajar-smp-bunuh-waria-secara-sadis-di-salon</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/02/340/3167154/tragis-dua-pelajar-smp-bunuh-waria-secara-sadis-di-salon</guid><pubDate>Selasa 02 September 2025 16:44 WIB</pubDate><dc:creator>Ira Widyanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/02/340/3167154/pembunuhan-qxiN_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tragis! Dua Pelajar SMP Bunuh Waria Secara Sadis di Salon</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/02/340/3167154/pembunuhan-qxiN_large.jpg</image><title>Tragis! Dua Pelajar SMP Bunuh Waria Secara Sadis di Salon</title></images><description>LAMPUNG- Polisi menangkap dua pelajar SMP diduga melakukan pembunuhan seorang waria bernama Dainuro (41) di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kedua pelaku berinisial DA (15) dan RO (14) ditangkap di lokasi berbeda. Keduanya tercatat sebagai pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Pesawaran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tim Tekab 308 Polres Pesawaran bersama Polsek Kedondong berhasil menangkap dua pelajar pelaku pembunuhan D yang ditemukan meninggal dunia di salonnya,&amp;quot; ujar Kasat Reskrim Polres Pesawaran, Iptu Pande Putu Yoga Mahendra, Selasa (2/9/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pande melanjutkan, awalnya polisi menangkap RO di rumah orang tuanya. Kemudian setelah dikembangkan, pihaknya kembali menangkap DA di rumah neneknya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Pande, terhadap kedua pelaku pembunuhan saat ini telah dilakukan penahanan di Mapolres Pesawaran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah dilakukan penahanan, penyidik juga masih terus menggali keterangan keduanya,&amp;quot; kata dia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pande menambahkan, dalam kasus ini, polisi melibatkan Balai Permasyarakatan (Bapas) karena keduanya masih anak-anak dibawah umur.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentunya kami melibatkan Bapas dalam. Proses penyidik dan penyelidikannya mengingat mereka ini masih pelajar dan dibawah umur,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>LAMPUNG- Polisi menangkap dua pelajar SMP diduga melakukan pembunuhan seorang waria bernama Dainuro (41) di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Kedua pelaku berinisial DA (15) dan RO (14) ditangkap di lokasi berbeda. Keduanya tercatat sebagai pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Pesawaran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tim Tekab 308 Polres Pesawaran bersama Polsek Kedondong berhasil menangkap dua pelajar pelaku pembunuhan D yang ditemukan meninggal dunia di salonnya,&amp;quot; ujar Kasat Reskrim Polres Pesawaran, Iptu Pande Putu Yoga Mahendra, Selasa (2/9/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pande melanjutkan, awalnya polisi menangkap RO di rumah orang tuanya. Kemudian setelah dikembangkan, pihaknya kembali menangkap DA di rumah neneknya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Menurut Pande, terhadap kedua pelaku pembunuhan saat ini telah dilakukan penahanan di Mapolres Pesawaran.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Sudah dilakukan penahanan, penyidik juga masih terus menggali keterangan keduanya,&amp;quot; kata dia.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Pande menambahkan, dalam kasus ini, polisi melibatkan Balai Permasyarakatan (Bapas) karena keduanya masih anak-anak dibawah umur.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Tentunya kami melibatkan Bapas dalam. Proses penyidik dan penyelidikannya mengingat mereka ini masih pelajar dan dibawah umur,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
