<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kompolnas Kerahkan Tim Pantau Kasus Kematian Mahasiswa Amikom Yogyakarta</title><description>Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengerahkan tim monitoring untuk mengawal kasus kematian mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta, Rheza Sendy Pratama (21).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/03/337/3167250/kompolnas-kerahkan-tim-pantau-kasus-kematian-mahasiswa-amikom-yogyakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/03/337/3167250/kompolnas-kerahkan-tim-pantau-kasus-kematian-mahasiswa-amikom-yogyakarta"/><item><title>Kompolnas Kerahkan Tim Pantau Kasus Kematian Mahasiswa Amikom Yogyakarta</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/03/337/3167250/kompolnas-kerahkan-tim-pantau-kasus-kematian-mahasiswa-amikom-yogyakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/03/337/3167250/kompolnas-kerahkan-tim-pantau-kasus-kematian-mahasiswa-amikom-yogyakarta</guid><pubDate>Rabu 03 September 2025 02:05 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/02/337/3167250/komisioner_kompolnas_choirul_anam-82Ad_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Komisioner Kompolnas Choirul Anam  (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/02/337/3167250/komisioner_kompolnas_choirul_anam-82Ad_large.jpg</image><title>Komisioner Kompolnas Choirul Anam  (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengerahkan tim monitoring untuk mengawal kasus kematian mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta, Rheza Sendy Pratama (21).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kompolnas juga sedang turunkan tim dan monitoring di beberapa titik, salah satunya di Yogyakarta,&amp;rdquo; kata Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, di Gedung Propam Polri, Jakarta Selatan, Selasa (2/9/2025).&#13;
&#13;
Selain di Yogyakarta, Kompolnas juga menurunkan tim untuk memantau dugaan penembakan gas air mata oleh polisi di Kampus Unisba dan Unpas, Bandung. &amp;ldquo;Yang di Bandung sedang kami dalami,&amp;rdquo; tambah Anam.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kronologi Kematian Rheza&#13;
&#13;
Rheza ditemukan meninggal dunia pada Minggu (31/8) dengan kondisi penuh luka. Sebelum kejadian, ia sempat berpamitan kepada ayahnya untuk ngopi bersama temannya di kawasan Tugu Yogya.&#13;
&#13;
Tak lama kemudian, keluarga mendapat kabar bahwa Rheza berada di RSUP Dr Sardjito. Ia disebut terkena gas air mata dan diduga mengalami penganiayaan sebelum akhirnya meninggal dunia.&#13;
&#13;
Kasus ini kini menjadi perhatian publik, sekaligus memicu desakan agar aparat kepolisian mengusut tuntas penyebab kematian Rheza.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengerahkan tim monitoring untuk mengawal kasus kematian mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta, Rheza Sendy Pratama (21).&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kompolnas juga sedang turunkan tim dan monitoring di beberapa titik, salah satunya di Yogyakarta,&amp;rdquo; kata Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, di Gedung Propam Polri, Jakarta Selatan, Selasa (2/9/2025).&#13;
&#13;
Selain di Yogyakarta, Kompolnas juga menurunkan tim untuk memantau dugaan penembakan gas air mata oleh polisi di Kampus Unisba dan Unpas, Bandung. &amp;ldquo;Yang di Bandung sedang kami dalami,&amp;rdquo; tambah Anam.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kronologi Kematian Rheza&#13;
&#13;
Rheza ditemukan meninggal dunia pada Minggu (31/8) dengan kondisi penuh luka. Sebelum kejadian, ia sempat berpamitan kepada ayahnya untuk ngopi bersama temannya di kawasan Tugu Yogya.&#13;
&#13;
Tak lama kemudian, keluarga mendapat kabar bahwa Rheza berada di RSUP Dr Sardjito. Ia disebut terkena gas air mata dan diduga mengalami penganiayaan sebelum akhirnya meninggal dunia.&#13;
&#13;
Kasus ini kini menjadi perhatian publik, sekaligus memicu desakan agar aparat kepolisian mengusut tuntas penyebab kematian Rheza.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
