<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KontraS Terima Laporan 10 Orang Hilang, Berikut Daftarnya</title><description>Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyatakan terdapat 10 orang hilang setelah aksi unjuk rasa berujung ricuh pada akhir Agustus lalu.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/06/337/3168195/kontras-terima-laporan-10-orang-hilang-berikut-daftarnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/06/337/3168195/kontras-terima-laporan-10-orang-hilang-berikut-daftarnya"/><item><title>KontraS Terima Laporan 10 Orang Hilang, Berikut Daftarnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/06/337/3168195/kontras-terima-laporan-10-orang-hilang-berikut-daftarnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/06/337/3168195/kontras-terima-laporan-10-orang-hilang-berikut-daftarnya</guid><pubDate>Sabtu 06 September 2025 23:03 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/06/337/3168195/orang_hilang-CVPS_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KontraS menyatakan terdapat 10 orang hilang setelah aksi unjuk rasa berujung ricuh pada akhir Agustus/Foto IG KontraS</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/06/337/3168195/orang_hilang-CVPS_large.jpg</image><title>KontraS menyatakan terdapat 10 orang hilang setelah aksi unjuk rasa berujung ricuh pada akhir Agustus/Foto IG KontraS</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyatakan terdapat 10 orang hilang setelah aksi unjuk rasa berujung ricuh pada akhir Agustus lalu. Jumlah tersebut berdasarkan data pada 5 September 2025 per pukul 19.00 WIB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari jumlah tersebut, 7 merupakan laporan yang telah masuk sebelumnya, sementara 3 lainnya merupakan laporan baru yang diterima KontraS setelah rekap terakhir pada 4 September 2025 pukul 19.40 WIB,&amp;quot; tulis KontraS dalam akun Instagram resminya, @kontras_update, yang dilihat Sabtu (6/9/2025).&#13;
&#13;
Berikut daftar orang hilang dan lokasi terakhirnya:&#13;
&#13;
Delta Surya Sindu Atmaja (Bogor)&#13;
Eko Purnomo (Salemba, Jakarta Pusat)&#13;
Heri Susanto (Cempaka Putih, Jakarta Pusat)&#13;
M. Miftakhul Huda (Gedung DPR RI)&#13;
Muhammad Farhan Hamid (Brimob Kwitang, Jakarta Pusat)&#13;
Reno Syahputradewo (Brimob Kwitang, Jakarta Pusat)&#13;
Fujian Esa Gumilar (Cikole, Bandung)&#13;
Bima Permana Putra (Glodok, Jakarta Barat)&#13;
Jidane Ferdiansyah (Polres Jakarta Utara)&#13;
Septian Eka Saputra (dijemput paksa oleh sosok tidak dikenal di rumahnya, Jakarta Timur)&#13;
&#13;
Dari hasil pencarian dan laporan yang dilakukan KontraS, terdapat dua kategori kasus orang hilang. Pertama, kasus hilang kontak yang terjadi akibat miskomunikasi atau kesalahpahaman antara pelapor dan individu yang dilaporkan.&#13;
&#13;
Kedua, adalah kasus orang yang menjadi korban penghilangan secara paksa dalam jangka pendek (short-term enforced disappearances), di mana mereka kemudian ditemukan berada dalam tahanan aparat kepolisian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan verifikasi dan temuan di lapangan, individu-individu yang ditahan dan dijadikan tersangka diduga mengalami tindakan penyiksaan hingga luka-luka, yang dilakukan untuk memaksakan status tersangka tanpa melalui proses hukum yang sah dan transparan,&amp;quot; tulis KontraS.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) menyatakan terdapat 10 orang hilang setelah aksi unjuk rasa berujung ricuh pada akhir Agustus lalu. Jumlah tersebut berdasarkan data pada 5 September 2025 per pukul 19.00 WIB.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari jumlah tersebut, 7 merupakan laporan yang telah masuk sebelumnya, sementara 3 lainnya merupakan laporan baru yang diterima KontraS setelah rekap terakhir pada 4 September 2025 pukul 19.40 WIB,&amp;quot; tulis KontraS dalam akun Instagram resminya, @kontras_update, yang dilihat Sabtu (6/9/2025).&#13;
&#13;
Berikut daftar orang hilang dan lokasi terakhirnya:&#13;
&#13;
Delta Surya Sindu Atmaja (Bogor)&#13;
Eko Purnomo (Salemba, Jakarta Pusat)&#13;
Heri Susanto (Cempaka Putih, Jakarta Pusat)&#13;
M. Miftakhul Huda (Gedung DPR RI)&#13;
Muhammad Farhan Hamid (Brimob Kwitang, Jakarta Pusat)&#13;
Reno Syahputradewo (Brimob Kwitang, Jakarta Pusat)&#13;
Fujian Esa Gumilar (Cikole, Bandung)&#13;
Bima Permana Putra (Glodok, Jakarta Barat)&#13;
Jidane Ferdiansyah (Polres Jakarta Utara)&#13;
Septian Eka Saputra (dijemput paksa oleh sosok tidak dikenal di rumahnya, Jakarta Timur)&#13;
&#13;
Dari hasil pencarian dan laporan yang dilakukan KontraS, terdapat dua kategori kasus orang hilang. Pertama, kasus hilang kontak yang terjadi akibat miskomunikasi atau kesalahpahaman antara pelapor dan individu yang dilaporkan.&#13;
&#13;
Kedua, adalah kasus orang yang menjadi korban penghilangan secara paksa dalam jangka pendek (short-term enforced disappearances), di mana mereka kemudian ditemukan berada dalam tahanan aparat kepolisian.&#13;
&#13;
&amp;quot;Berdasarkan verifikasi dan temuan di lapangan, individu-individu yang ditahan dan dijadikan tersangka diduga mengalami tindakan penyiksaan hingga luka-luka, yang dilakukan untuk memaksakan status tersangka tanpa melalui proses hukum yang sah dan transparan,&amp;quot; tulis KontraS.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
