<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wanita Diduga WNI Ditangkap di Dekat Perbatasan India-Nepal, Pakai Dokumen Palsu</title><description> Wanita itu diduga tinggal di Mumbai selama hampir satu dekade dengan dokumen palsu India. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/07/18/3168308/wanita-diduga-wni-ditangkap-di-dekat-perbatasan-india-nepal-pakai-dokumen-palsu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/07/18/3168308/wanita-diduga-wni-ditangkap-di-dekat-perbatasan-india-nepal-pakai-dokumen-palsu"/><item><title>Wanita Diduga WNI Ditangkap di Dekat Perbatasan India-Nepal, Pakai Dokumen Palsu</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/07/18/3168308/wanita-diduga-wni-ditangkap-di-dekat-perbatasan-india-nepal-pakai-dokumen-palsu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/07/18/3168308/wanita-diduga-wni-ditangkap-di-dekat-perbatasan-india-nepal-pakai-dokumen-palsu</guid><pubDate>Minggu 07 September 2025 16:27 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/07/18/3168308/borgol-h6eX_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wanita Diduga WNI Ditangkap di Dekat Perbatasan India-Nepal, Pakai Dokumen Palsu (Ilustrasi/Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/07/18/3168308/borgol-h6eX_large.jpg</image><title>Wanita Diduga WNI Ditangkap di Dekat Perbatasan India-Nepal, Pakai Dokumen Palsu (Ilustrasi/Freepik)</title></images><description>NEW DELHI - Seorang wanita diduga warga negara Indonesia (WNI) ditangkap petugas di dekat perbatasan India-Nepal di Darjeeling, Benggala Barat, pada Kamis (4/9/2025).&#13;
&#13;
1. Wanita Diduga WNI Ditangkap&#13;
&#13;
Wanita itu diduga tinggal di Mumbai selama hampir satu dekade dengan dokumen palsu India.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pasukan yang menjaga perbatasan, Sahastra Seema Bal (SSB), mencegat dan menyerahkan wanita itu ke polisi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Wanita itu mengidentifikasi dirinya sebagai Ninyoman Murni, seorang warga negara India. Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan beberapa dokumen palsu, termasuk KTP Indonesia, dengan informasi pribadi yang saling bertentangan,&amp;quot; demikian pernyataan SSB, melansir Hindustan Times, Minggu (7/9/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Wanita itu mengaku telah memperoleh Aadhaar dan PAN India secara curang melalui agen lokal di Mumbai,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Murni ditangkap berdasarkan Undang-Undang Orang Asing, Undang-Undang Paspor, dan Bharatiya Nyaya Sanhita.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dia mengaku menggunakan beberapa identitas untuk perjalanan internasional dan pergerakan lintas batas antara Indonesia, Turki, Nepal, dan India,&amp;quot; kata pernyataan SSB.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Paspor Indonesia yang disita mengidentifikasinya sebagai Ni Kadek Sisiani, 51 tahun, warga Bali, Indonesia. Aadhaar dan kartu identitas pribadinya menunjukkan namanya sebagai Ninyoman Murni, 49 tahun, warga Worli, Mumbai.&#13;
&#13;
Sementara itu, Inspektur Polisi Darjeeling, Praween Prakash, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.&#13;
</description><content:encoded>NEW DELHI - Seorang wanita diduga warga negara Indonesia (WNI) ditangkap petugas di dekat perbatasan India-Nepal di Darjeeling, Benggala Barat, pada Kamis (4/9/2025).&#13;
&#13;
1. Wanita Diduga WNI Ditangkap&#13;
&#13;
Wanita itu diduga tinggal di Mumbai selama hampir satu dekade dengan dokumen palsu India.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Pasukan yang menjaga perbatasan, Sahastra Seema Bal (SSB), mencegat dan menyerahkan wanita itu ke polisi.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Wanita itu mengidentifikasi dirinya sebagai Ninyoman Murni, seorang warga negara India. Penyelidikan lebih lanjut mengungkapkan beberapa dokumen palsu, termasuk KTP Indonesia, dengan informasi pribadi yang saling bertentangan,&amp;quot; demikian pernyataan SSB, melansir Hindustan Times, Minggu (7/9/2025).&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Wanita itu mengaku telah memperoleh Aadhaar dan PAN India secara curang melalui agen lokal di Mumbai,&amp;quot; katanya.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Murni ditangkap berdasarkan Undang-Undang Orang Asing, Undang-Undang Paspor, dan Bharatiya Nyaya Sanhita.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dia mengaku menggunakan beberapa identitas untuk perjalanan internasional dan pergerakan lintas batas antara Indonesia, Turki, Nepal, dan India,&amp;quot; kata pernyataan SSB.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Paspor Indonesia yang disita mengidentifikasinya sebagai Ni Kadek Sisiani, 51 tahun, warga Bali, Indonesia. Aadhaar dan kartu identitas pribadinya menunjukkan namanya sebagai Ninyoman Murni, 49 tahun, warga Worli, Mumbai.&#13;
&#13;
Sementara itu, Inspektur Polisi Darjeeling, Praween Prakash, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
