<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Ciptakan Kedamaian di Indonesia</title><description>Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat untuk bersyukur atas keberadaan Indonesia yang diberkahi kedamaian.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/07/337/3168198/menag-nasaruddin-umar-ajak-umat-ciptakan-kedamaian-di-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/07/337/3168198/menag-nasaruddin-umar-ajak-umat-ciptakan-kedamaian-di-indonesia"/><item><title>Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Ciptakan Kedamaian di Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/07/337/3168198/menag-nasaruddin-umar-ajak-umat-ciptakan-kedamaian-di-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/07/337/3168198/menag-nasaruddin-umar-ajak-umat-ciptakan-kedamaian-di-indonesia</guid><pubDate>Minggu 07 September 2025 01:27 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/06/337/3168198/menag-BpZ4_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar/Foto: Muhammad Refi Sandi-Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/06/337/3168198/menag-BpZ4_large.jpg</image><title>Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar/Foto: Muhammad Refi Sandi-Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;mdash; Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat untuk bersyukur atas keberadaan Indonesia yang diberkahi kedamaian, meski banyak negara mengalami ketidakstabilan. Ia berseru agar umat menjaga persatuan di tanah air.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita masih dikaruniai negara yang lebih baik. Mari kita menciptakan suatu kedamaian di masyarakat kita,&amp;quot; ucap Nasaruddin dalam keterangannya dikutip, Sabtu (6/9/2025).&#13;
&#13;
Indonesia, kata Nasaruddin, memiliki potensi besar untuk memimpin peradaban dunia Islam di masa depan. Ia menilai Indonesia sebagai negara non-Arab terbesar, memiliki kesempatan unik untuk memimpin peradaban Islam global, terutama di tengah berbagai tantangan yang dihadapi negara-negara lain.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita sulit menemukan satu negara non-Arab sekarang ini untuk memimpin peradaban Islam masa depan. Di sana banyak sekali persoalan-persoalan eksternal dan internal. Tapi alhamdulillah Indonesia, kita dikaruniai negara yang sehebat ini. Mari kita jangan mengacak-acak negeri yang membanggakan kita semuanya,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Nasaruddin menyinggung peran penting masjid. Menurutnya, masjid tidak hanya tempat untuk beribadah, tetapi juga untuk memberdayakan umat.&#13;
&#13;
Ia mencontohkan Masjid Istiqlal misalnya, kini memiliki peran penting tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga dalam memperkuat solidaritas sosial dan memberdayakan masyarakat sekitar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masjid Istiqlal adalah rumah besar untuk kemanusiaan. Bukan hanya masyarakat memberdayakan masjid, tapi masjid yang juga harus memberdayakan masyarakat,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;mdash; Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengajak umat untuk bersyukur atas keberadaan Indonesia yang diberkahi kedamaian, meski banyak negara mengalami ketidakstabilan. Ia berseru agar umat menjaga persatuan di tanah air.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita masih dikaruniai negara yang lebih baik. Mari kita menciptakan suatu kedamaian di masyarakat kita,&amp;quot; ucap Nasaruddin dalam keterangannya dikutip, Sabtu (6/9/2025).&#13;
&#13;
Indonesia, kata Nasaruddin, memiliki potensi besar untuk memimpin peradaban dunia Islam di masa depan. Ia menilai Indonesia sebagai negara non-Arab terbesar, memiliki kesempatan unik untuk memimpin peradaban Islam global, terutama di tengah berbagai tantangan yang dihadapi negara-negara lain.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kita sulit menemukan satu negara non-Arab sekarang ini untuk memimpin peradaban Islam masa depan. Di sana banyak sekali persoalan-persoalan eksternal dan internal. Tapi alhamdulillah Indonesia, kita dikaruniai negara yang sehebat ini. Mari kita jangan mengacak-acak negeri yang membanggakan kita semuanya,&amp;rdquo; ujarnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Nasaruddin menyinggung peran penting masjid. Menurutnya, masjid tidak hanya tempat untuk beribadah, tetapi juga untuk memberdayakan umat.&#13;
&#13;
Ia mencontohkan Masjid Istiqlal misalnya, kini memiliki peran penting tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga dalam memperkuat solidaritas sosial dan memberdayakan masyarakat sekitar.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masjid Istiqlal adalah rumah besar untuk kemanusiaan. Bukan hanya masyarakat memberdayakan masjid, tapi masjid yang juga harus memberdayakan masyarakat,&amp;rdquo; ungkapnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
