<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Laras Faizati Tersangka Provokasi Bakar Mabes Polri Ajukan Restorative Justice</title><description>Tersangka kasus dugaan provokasi membakar Gedung Mabes Polri, mantan pegawai ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA), Laras Faizati, mengajukan restorative justice (RJ) ke kepolisian.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/09/337/3168766/laras-faizati-tersangka-provokasi-bakar-mabes-polri-ajukan-restorative-justice</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/09/337/3168766/laras-faizati-tersangka-provokasi-bakar-mabes-polri-ajukan-restorative-justice"/><item><title>Laras Faizati Tersangka Provokasi Bakar Mabes Polri Ajukan Restorative Justice</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/09/337/3168766/laras-faizati-tersangka-provokasi-bakar-mabes-polri-ajukan-restorative-justice</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/09/337/3168766/laras-faizati-tersangka-provokasi-bakar-mabes-polri-ajukan-restorative-justice</guid><pubDate>Selasa 09 September 2025 16:53 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/09/337/3168766/kuasa_hukum-vonT_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kuasa Hukum Laras Faizati, Abdul Gafur Sangadji (Foto: Puteranegara/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/09/337/3168766/kuasa_hukum-vonT_large.jpg</image><title>Kuasa Hukum Laras Faizati, Abdul Gafur Sangadji (Foto: Puteranegara/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tersangka kasus dugaan provokasi membakar Gedung Mabes Polri, mantan pegawai ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA), Laras Faizati, mengajukan restorative justice (RJ) ke kepolisian.&#13;
&#13;
Kuasa Hukum Laras, Abdul Gafur Sangadji, mengungkapkan, RJ ini ditempuh usai Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, membuka ruang kemungkinan penyelesaian damai bagi kasus-kasus terkait aksi unjuk rasa besar akhir Agustus lalu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Secara resmi kami hari ini ingin mengajukan permohonan restorative justice atau penyelesaian perkara pidana secara restorative, secara keadilan restoratif,&amp;quot; kata Abdul di Bareskrim Polri, Selasa (9/9/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Abdul menegaskan, unggahan Laras yang kini dipersoalkan aparat tidak pernah dimaksudkan untuk memprovokasi massa agar membakar Gedung Mabes Polri. Menurutnya, itu hanya ungkapan spontan di media sosial.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu tidak ada maksud untuk menyuruh atau memprovokasi masyarakat Indonesia supaya membakar Gedung Mabes Polri. Itu sama sekali tidak ada niatan seperti itu,&amp;quot; kata dia.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, Laras juga siap menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Mabes Polri atas postingannya yang viral dan menimbulkan kegaduhan publik.&#13;
&#13;
Sebelumnya diberitakan, Laras Faizati ditetapkan sebagai tersangka buntut hasutan membakar Gedung Mabes Polri saat aksi unjuk rasa akhir Agustus 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terhadap tersangka dilakukan penahanan di rumah tahanan Bareskrim,&amp;quot; kata Dir Tipid Siber Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji, Rabu 3 September 2025.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tersangka kasus dugaan provokasi membakar Gedung Mabes Polri, mantan pegawai ASEAN Inter-Parliamentary Assembly (AIPA), Laras Faizati, mengajukan restorative justice (RJ) ke kepolisian.&#13;
&#13;
Kuasa Hukum Laras, Abdul Gafur Sangadji, mengungkapkan, RJ ini ditempuh usai Menko Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, membuka ruang kemungkinan penyelesaian damai bagi kasus-kasus terkait aksi unjuk rasa besar akhir Agustus lalu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Secara resmi kami hari ini ingin mengajukan permohonan restorative justice atau penyelesaian perkara pidana secara restorative, secara keadilan restoratif,&amp;quot; kata Abdul di Bareskrim Polri, Selasa (9/9/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Abdul menegaskan, unggahan Laras yang kini dipersoalkan aparat tidak pernah dimaksudkan untuk memprovokasi massa agar membakar Gedung Mabes Polri. Menurutnya, itu hanya ungkapan spontan di media sosial.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itu tidak ada maksud untuk menyuruh atau memprovokasi masyarakat Indonesia supaya membakar Gedung Mabes Polri. Itu sama sekali tidak ada niatan seperti itu,&amp;quot; kata dia.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, Laras juga siap menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada Mabes Polri atas postingannya yang viral dan menimbulkan kegaduhan publik.&#13;
&#13;
Sebelumnya diberitakan, Laras Faizati ditetapkan sebagai tersangka buntut hasutan membakar Gedung Mabes Polri saat aksi unjuk rasa akhir Agustus 2025.&#13;
&#13;
&amp;quot;Terhadap tersangka dilakukan penahanan di rumah tahanan Bareskrim,&amp;quot; kata Dir Tipid Siber Bareskrim Polri, Brigjen Himawan Bayu Aji, Rabu 3 September 2025.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
