<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hujan Deras Seharian, Gianyar Bali Dikepung Banjir dan Longsor</title><description>Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Gianyar, Bali, sejak Selasa 9 September 2025, menyebabkan banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Akibatnya, aktivitas warga lumpuh total, sementara petugas gabungan masih melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak banjir.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/10/340/3168956/hujan-deras-seharian-gianyar-bali-dikepung-banjir-dan-longsor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/10/340/3168956/hujan-deras-seharian-gianyar-bali-dikepung-banjir-dan-longsor"/><item><title>Hujan Deras Seharian, Gianyar Bali Dikepung Banjir dan Longsor</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/10/340/3168956/hujan-deras-seharian-gianyar-bali-dikepung-banjir-dan-longsor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/10/340/3168956/hujan-deras-seharian-gianyar-bali-dikepung-banjir-dan-longsor</guid><pubDate>Rabu 10 September 2025 11:49 WIB</pubDate><dc:creator>Ketut Catur Kusumaningrat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/10/340/3168956/gianyar_bali_dikepung_banjir_dan_longsor-Z7FL_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gianyar Bali Dikepung Banjir dan Longsor (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/10/340/3168956/gianyar_bali_dikepung_banjir_dan_longsor-Z7FL_large.jpg</image><title>Gianyar Bali Dikepung Banjir dan Longsor (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
GIANYAR &amp;ndash; Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Gianyar, Bali, sejak Selasa 9 September 2025, menyebabkan banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Akibatnya, aktivitas warga lumpuh total, sementara petugas gabungan masih melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak banjir.&#13;
&#13;
Hingga saat ini, banjir merendam kawasan Kecamatan Sukawati, Blahbatuh, Ubud, dan Payangan. Sejumlah jalan penghubung antarkabupaten juga terpaksa ditutup sementara karena tidak bisa dilalui.&#13;
&#13;
&amp;quot;Petugas gabungan dari BPBD dan kepolisian terus melakukan upaya evakuasi terhadap warga yang masih terjebak,&amp;rdquo; ujar Kabid Kedaruratan BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta, Rabu (10/9/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hingga pukul 09.00 WITA, proses evakuasi masih berlangsung di beberapa titik. Selain mengevakuasi warga, petugas juga menutup akses jalan rawan banjir dan longsor untuk menghindari risiko lebih besar.&#13;
&#13;
BPBD Gianyar mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan masih tinggi dan kondisi tanah di sejumlah kawasan labil.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
GIANYAR &amp;ndash; Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Gianyar, Bali, sejak Selasa 9 September 2025, menyebabkan banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah. Akibatnya, aktivitas warga lumpuh total, sementara petugas gabungan masih melakukan evakuasi terhadap warga yang terjebak banjir.&#13;
&#13;
Hingga saat ini, banjir merendam kawasan Kecamatan Sukawati, Blahbatuh, Ubud, dan Payangan. Sejumlah jalan penghubung antarkabupaten juga terpaksa ditutup sementara karena tidak bisa dilalui.&#13;
&#13;
&amp;quot;Petugas gabungan dari BPBD dan kepolisian terus melakukan upaya evakuasi terhadap warga yang masih terjebak,&amp;rdquo; ujar Kabid Kedaruratan BPBD Gianyar, Gusti Ngurah Dibya Presasta, Rabu (10/9/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Hingga pukul 09.00 WITA, proses evakuasi masih berlangsung di beberapa titik. Selain mengevakuasi warga, petugas juga menutup akses jalan rawan banjir dan longsor untuk menghindari risiko lebih besar.&#13;
&#13;
BPBD Gianyar mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat intensitas hujan masih tinggi dan kondisi tanah di sejumlah kawasan labil.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
