<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bali Diterjang Banjir Besar, BNPB Terjunkan Ratusan Personel Cari Korban Hilang</title><description>BNPB memberikan sejumlah bantuan yang diperlukan oleh masyarakat dan juga pemerintah daerah setempat dalam melakukan penanganan banjir ini.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/11/340/3169172/bali-diterjang-banjir-besar-bnpb-terjunkan-ratusan-personel-cari-korban-hilang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/11/340/3169172/bali-diterjang-banjir-besar-bnpb-terjunkan-ratusan-personel-cari-korban-hilang"/><item><title>Bali Diterjang Banjir Besar, BNPB Terjunkan Ratusan Personel Cari Korban Hilang</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/11/340/3169172/bali-diterjang-banjir-besar-bnpb-terjunkan-ratusan-personel-cari-korban-hilang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/11/340/3169172/bali-diterjang-banjir-besar-bnpb-terjunkan-ratusan-personel-cari-korban-hilang</guid><pubDate>Kamis 11 September 2025 08:13 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/11/340/3169172/banjir-GZxi_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bali Diterjang Banjir Besar, BNPB Terjunkan Ratusan Personel Cari Korban Hilang</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/11/340/3169172/banjir-GZxi_large.jpg</image><title>Bali Diterjang Banjir Besar, BNPB Terjunkan Ratusan Personel Cari Korban Hilang</title></images><description>DENPASAR- &amp;nbsp;Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menggelar rapat koordinasi dan peninjauan lokasi terdampak di Provinsi Bali. Diketahui, banjir besar di Bali menyebabkan korban jiwa.&#13;
&#13;
Kepala BNPB memimpin langsung rapat koordinasi yang digelar di Gedung Jaya Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali. Rapat ini dihadiri oleh Gubernur Bali dan forkopimda yang wilayahnya terdampak banjir.&#13;
&#13;
Kepala BNPB menyatakan bencana banjir kali ini disebabkan oleh Gelombang Rossby dan Gelombang Kelvin. Situasi terkini, ketinggian debit air beberapa sungai mulai normal.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kondisi per malam ini jam 21.00 WITA tinggi muka air di sungai - sungai sudah kembali normal. Banjir ini disebabkan curah hujan yang sangat tinggi,&amp;rdquo; ujar Suharyanto, Kamis (11/9/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, kejadian ini sebabkan kerusakan infrastruktur dan menelan korban jiwa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Meninggal dunia 9 orang, yang hilang 6 orang. Dilakukan pencarian tim gabungan sampai jam 7 malam belum juga ditemukan. Besok pagi dicari lagi oleh tim gabungan,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
Kemudian, pergerakan tim gabungan esok hari selain melakukan pencarian korban, juga lakukan pembersihan sisa material banjir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Unsur gabungan berkisar 400 sampai 600 orang, akan terus berupaya melakukan pencarian korban hilang, dibarengi dengan melakukan pembersihan,&amp;rdquo; kata Suharyanto.&#13;
&#13;
Suharyanto mengungkap, kedatangannya kali ini sebagai bentuk dari respon cepat pemerintah pusat untuk menangani bencana yang berdampak pada masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Atas perintah Pak Presiden, beliau memrintahkan kepada saya untuk secepat mungkin menemukan korban yang hilang. Kemudian yang mengungsi, kebutuhan dasarnya jangan berkurang,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kerugian yang dialami masyarakat agar semaksimal mungkin dibantu oleh pemerintah daerah, pemerintah pusat dan kementerian atau lembaga lain, sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, jangan sampai menyimpang,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
BNPB&amp;nbsp;memberikan sejumlah bantuan yang diperlukan oleh masyarakat dan juga pemerintah daerah setempat dalam melakukan penanganan banjir ini.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;BNPB berikan bantuan kebutuhan dasar, peralatan penanggulangan bencana seperti pompa dan genset. Selain itu rumah masyarakat yang alami kerusakan akan diganti.&#13;
&#13;
Setelah melakukan rapat koordinasi, Kepala BNPB bersama Gubernur Bali melakukan tinjauan ke salah satu lokasi terdampak banjir yaitu Pasar Badung yang terletak di Kota Denpasar.&#13;
</description><content:encoded>DENPASAR- &amp;nbsp;Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menggelar rapat koordinasi dan peninjauan lokasi terdampak di Provinsi Bali. Diketahui, banjir besar di Bali menyebabkan korban jiwa.&#13;
&#13;
Kepala BNPB memimpin langsung rapat koordinasi yang digelar di Gedung Jaya Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali. Rapat ini dihadiri oleh Gubernur Bali dan forkopimda yang wilayahnya terdampak banjir.&#13;
&#13;
Kepala BNPB menyatakan bencana banjir kali ini disebabkan oleh Gelombang Rossby dan Gelombang Kelvin. Situasi terkini, ketinggian debit air beberapa sungai mulai normal.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kondisi per malam ini jam 21.00 WITA tinggi muka air di sungai - sungai sudah kembali normal. Banjir ini disebabkan curah hujan yang sangat tinggi,&amp;rdquo; ujar Suharyanto, Kamis (11/9/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Lebih lanjut dirinya menyampaikan, kejadian ini sebabkan kerusakan infrastruktur dan menelan korban jiwa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Meninggal dunia 9 orang, yang hilang 6 orang. Dilakukan pencarian tim gabungan sampai jam 7 malam belum juga ditemukan. Besok pagi dicari lagi oleh tim gabungan,&amp;rdquo; imbuhnya.&#13;
&#13;
Kemudian, pergerakan tim gabungan esok hari selain melakukan pencarian korban, juga lakukan pembersihan sisa material banjir.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Unsur gabungan berkisar 400 sampai 600 orang, akan terus berupaya melakukan pencarian korban hilang, dibarengi dengan melakukan pembersihan,&amp;rdquo; kata Suharyanto.&#13;
&#13;
Suharyanto mengungkap, kedatangannya kali ini sebagai bentuk dari respon cepat pemerintah pusat untuk menangani bencana yang berdampak pada masyarakat.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Atas perintah Pak Presiden, beliau memrintahkan kepada saya untuk secepat mungkin menemukan korban yang hilang. Kemudian yang mengungsi, kebutuhan dasarnya jangan berkurang,&amp;rdquo; tuturnya.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kerugian yang dialami masyarakat agar semaksimal mungkin dibantu oleh pemerintah daerah, pemerintah pusat dan kementerian atau lembaga lain, sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku, jangan sampai menyimpang,&amp;rdquo; lanjutnya.&#13;
&#13;
BNPB&amp;nbsp;memberikan sejumlah bantuan yang diperlukan oleh masyarakat dan juga pemerintah daerah setempat dalam melakukan penanganan banjir ini.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;BNPB berikan bantuan kebutuhan dasar, peralatan penanggulangan bencana seperti pompa dan genset. Selain itu rumah masyarakat yang alami kerusakan akan diganti.&#13;
&#13;
Setelah melakukan rapat koordinasi, Kepala BNPB bersama Gubernur Bali melakukan tinjauan ke salah satu lokasi terdampak banjir yaitu Pasar Badung yang terletak di Kota Denpasar.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
