<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bahas Penanganan Banjir Nagekeo Bareng Gubernur NTT, Legislator Perindo Dorong Perbaikan Infrastruktur Darurat</title><description>Bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat perhatian serius dari legislator Partai Perindo atau dikenal dengan Partai Kita, Paulus Lobo.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/12/340/3169625/bahas-penanganan-banjir-nagekeo-bareng-gubernur-ntt-legislator-perindo-dorong-perbaikan-infrastruktur-darurat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/12/340/3169625/bahas-penanganan-banjir-nagekeo-bareng-gubernur-ntt-legislator-perindo-dorong-perbaikan-infrastruktur-darurat"/><item><title>Bahas Penanganan Banjir Nagekeo Bareng Gubernur NTT, Legislator Perindo Dorong Perbaikan Infrastruktur Darurat</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/12/340/3169625/bahas-penanganan-banjir-nagekeo-bareng-gubernur-ntt-legislator-perindo-dorong-perbaikan-infrastruktur-darurat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/12/340/3169625/bahas-penanganan-banjir-nagekeo-bareng-gubernur-ntt-legislator-perindo-dorong-perbaikan-infrastruktur-darurat</guid><pubDate>Jum'at 12 September 2025 21:14 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/12/340/3169625/perindo-yDcO_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Legislator Partai Perindo Paulus Lobo dorong perbaikan infrastruktur darurat (Foto: Dok)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/12/340/3169625/perindo-yDcO_large.jpg</image><title>Legislator Partai Perindo Paulus Lobo dorong perbaikan infrastruktur darurat (Foto: Dok)</title></images><description>KUPANG - Bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat perhatian serius dari legislator Partai Perindo atau dikenal dengan Partai Kita, Paulus Lobo.&#13;
&#13;
Bersama rekan se-Dapil 5 (Ende, Nagekeo, Ngada dan Sikka), Paulinus Nuwa Veto, dia menyampaikan aspirasi terkait penanganan bencana tersebut kepada Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena di rumah jabatan Gubernur NTT, Kupang, Selasa (9/9/2025). Pertemuan itu turut dihadiri Bupati Nagekeo Simplisius Donatus dan sejumlah kepala dinas.&#13;
&#13;
Paulus Lobo atau dikenal juga dengan Polce Lobo mengungkapkan, aspirasi utama yang disampaikan menyangkut kebutuhan darurat korban bencana. Mulai dari pembukaan akses jalan, suplai logistik hingga perbaikan jembatan yang putus.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami meminta Pemprov untuk melakukan perbaikan terhadap sejumlah infrastruktur, menyuplai air bersih dan membuka dapur umum,&amp;quot; ungkap anggota Komisi II DPRD NTT ini saat dikonfirmasi, Jumat (12/9/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, perbaikan infrastruktur sangat penting sebagai langkah lanjutan agar warga tidak terus-menerus terisolasi. &amp;ldquo;Jembatan yang putus harus segera dibangun kembali, walaupun secara darurat. Itu sangat penting untuk memperlancar distribusi bantuan dan memudahkan aktivitas masyarakat,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Lulusan Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero ini mengapresiasi sikap Gubernur yang dinilai cepat tanggap. Pemprov langsung merespons dengan menyiagakan jajaran teknis, termasuk BPBD, Dinas Sosial dan Dinas PUPR.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bagi kami itu langkah yang terpuji, responsif dan menjaga sinergitas dengan DPRD,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Selain penanganan jangka pendek, Paulus mendorong agar ada rencana pemulihan jangka panjang. Rumah warga yang hanyut, lahan pertanian yang rusak hingga jaringan irigasi yang hancur perlu diperbaiki secara berkelanjutan.&#13;
&#13;
Paulus pun mengajak semua pihak berkolaborasi, termasuk masyarakat dan lembaga kemanusiaan dalam penanganan bencana. &amp;ldquo;Kami meminta semua pihak untuk turut membantu dalam penanganan bencana banjir bandang yang menerjang 10 desa di Kabupaten Nagekeo,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Untuk diketahui, banjir bandang menerjang 10 desa di Kecamatan Mauponggo, Senin 8 September lalu akibat hujan lebat yang terjadi di daerah Gunung Abulobo.&#13;
&#13;
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo mencatat ada 5 korban jiwa, satu orang masih kritis dan dirawat di RSUD Aeramo, serta 3 lainnya luka-luka. Sebanyak 54 lahan pertanian rusak berat, jaringan irigasi seluas 72,5 hektare hancur, 2 jembatan rusak, jalan Sawu-Mulakoli putus total, serta 35 rumah hanyut.&#13;
&#13;
Atensi dan upaya percepatan pemulihan pasca bencana ini diapresiasi oleh Wakil Ketua Umum III DPP Partai Perindo Tama S Langkun. &amp;quot;Langkah ini merupakan aktivitas utama yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Jadi, rekan-rekan di DPRD bekerja dengan benar-benar memahami situasi serta kebutuhan masyarakat, dan selanjutnya memberikan solusi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Diharapkannya pula, para wakil rakyat dari Partai Perindo bisa terus menerima masukan dan mengeksekusi keinginan masyakarat. Dalam konteks transformasi, dia juga berharap semua program-program itu sejalan dengan yang dimandatkan oleh partai.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan sejauh ini, rekan-rekan sudah dengan luar biasa dan saya menilai progresif, menyesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan yang diinginkan masyarakat dan kearifan lokal yang dibutuhkan oleh daerahnya,&amp;quot; tandas Tama.&#13;
</description><content:encoded>KUPANG - Bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) mendapat perhatian serius dari legislator Partai Perindo atau dikenal dengan Partai Kita, Paulus Lobo.&#13;
&#13;
Bersama rekan se-Dapil 5 (Ende, Nagekeo, Ngada dan Sikka), Paulinus Nuwa Veto, dia menyampaikan aspirasi terkait penanganan bencana tersebut kepada Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena di rumah jabatan Gubernur NTT, Kupang, Selasa (9/9/2025). Pertemuan itu turut dihadiri Bupati Nagekeo Simplisius Donatus dan sejumlah kepala dinas.&#13;
&#13;
Paulus Lobo atau dikenal juga dengan Polce Lobo mengungkapkan, aspirasi utama yang disampaikan menyangkut kebutuhan darurat korban bencana. Mulai dari pembukaan akses jalan, suplai logistik hingga perbaikan jembatan yang putus.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami meminta Pemprov untuk melakukan perbaikan terhadap sejumlah infrastruktur, menyuplai air bersih dan membuka dapur umum,&amp;quot; ungkap anggota Komisi II DPRD NTT ini saat dikonfirmasi, Jumat (12/9/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, perbaikan infrastruktur sangat penting sebagai langkah lanjutan agar warga tidak terus-menerus terisolasi. &amp;ldquo;Jembatan yang putus harus segera dibangun kembali, walaupun secara darurat. Itu sangat penting untuk memperlancar distribusi bantuan dan memudahkan aktivitas masyarakat,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Lulusan Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero ini mengapresiasi sikap Gubernur yang dinilai cepat tanggap. Pemprov langsung merespons dengan menyiagakan jajaran teknis, termasuk BPBD, Dinas Sosial dan Dinas PUPR.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bagi kami itu langkah yang terpuji, responsif dan menjaga sinergitas dengan DPRD,&amp;rdquo; katanya.&#13;
&#13;
Selain penanganan jangka pendek, Paulus mendorong agar ada rencana pemulihan jangka panjang. Rumah warga yang hanyut, lahan pertanian yang rusak hingga jaringan irigasi yang hancur perlu diperbaiki secara berkelanjutan.&#13;
&#13;
Paulus pun mengajak semua pihak berkolaborasi, termasuk masyarakat dan lembaga kemanusiaan dalam penanganan bencana. &amp;ldquo;Kami meminta semua pihak untuk turut membantu dalam penanganan bencana banjir bandang yang menerjang 10 desa di Kabupaten Nagekeo,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Untuk diketahui, banjir bandang menerjang 10 desa di Kecamatan Mauponggo, Senin 8 September lalu akibat hujan lebat yang terjadi di daerah Gunung Abulobo.&#13;
&#13;
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagekeo mencatat ada 5 korban jiwa, satu orang masih kritis dan dirawat di RSUD Aeramo, serta 3 lainnya luka-luka. Sebanyak 54 lahan pertanian rusak berat, jaringan irigasi seluas 72,5 hektare hancur, 2 jembatan rusak, jalan Sawu-Mulakoli putus total, serta 35 rumah hanyut.&#13;
&#13;
Atensi dan upaya percepatan pemulihan pasca bencana ini diapresiasi oleh Wakil Ketua Umum III DPP Partai Perindo Tama S Langkun. &amp;quot;Langkah ini merupakan aktivitas utama yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Jadi, rekan-rekan di DPRD bekerja dengan benar-benar memahami situasi serta kebutuhan masyarakat, dan selanjutnya memberikan solusi,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Diharapkannya pula, para wakil rakyat dari Partai Perindo bisa terus menerima masukan dan mengeksekusi keinginan masyakarat. Dalam konteks transformasi, dia juga berharap semua program-program itu sejalan dengan yang dimandatkan oleh partai.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&amp;quot;Dan sejauh ini, rekan-rekan sudah dengan luar biasa dan saya menilai progresif, menyesuaikan dengan kebutuhan-kebutuhan yang diinginkan masyarakat dan kearifan lokal yang dibutuhkan oleh daerahnya,&amp;quot; tandas Tama.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
