<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Majelis Umum PBB: 142 Negara Setuju Palestina Merdeka, AS dan Israel Kompak Menolak!</title><description>Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyetujui sebuah deklarasi yang berisi langkah-langkah konkret menuju solusi dua negara antara Israel dan Palestina, pada Jumat 12 September 2025. &#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/13/18/3169676/majelis-umum-pbb-142-negara-setuju-palestina-merdeka-as-dan-israel-kompak-menolak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/13/18/3169676/majelis-umum-pbb-142-negara-setuju-palestina-merdeka-as-dan-israel-kompak-menolak"/><item><title>Majelis Umum PBB: 142 Negara Setuju Palestina Merdeka, AS dan Israel Kompak Menolak!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/13/18/3169676/majelis-umum-pbb-142-negara-setuju-palestina-merdeka-as-dan-israel-kompak-menolak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/13/18/3169676/majelis-umum-pbb-142-negara-setuju-palestina-merdeka-as-dan-israel-kompak-menolak</guid><pubDate>Sabtu 13 September 2025 08:22 WIB</pubDate><dc:creator>Awaludin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/13/18/3169676/majelis_umum_pbb-2qmu_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Majelis Umum PBB (foto: AP News)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/13/18/3169676/majelis_umum_pbb-2qmu_large.jpg</image><title>Majelis Umum PBB (foto: AP News)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyetujui sebuah deklarasi yang berisi langkah-langkah konkret menuju solusi dua negara antara Israel dan Palestina, pada Jumat 12 September 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Resolusi yang mendukung deklarasi itu disahkan dengan 142 suara mendukung, 10 menentang, dan 12 abstain.&#13;
&#13;
Deklarasi setebal tujuh halaman tersebut merupakan hasil konferensi internasional di PBB pada Juli lalu, yang diprakarsai Arab Saudi dan Prancis. Amerika Serikat dan Israel memilih memboikot acara itu.&#13;
&#13;
Dalam deklarasi, PBB menekankan perlunya &amp;ldquo;langkah-langkah konkret, berjangka waktu, dan tidak dapat diubah&amp;rdquo; menuju pembentukan negara Palestina. Dokumen tersebut juga mengutuk serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023, serta mengecam serangan Israel terhadap warga sipil dan infrastruktur di Gaza yang menyebabkan krisis kemanusiaan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Resolusi ini didukung negara-negara Teluk Arab, sementara penolakan datang dari AS, Israel, Argentina, Hungaria, Mikronesia, Nauru, Palau, Papua Nugini, Paraguay, dan Tonga.&#13;
&#13;
Deklarasi itu juga menegaskan perang di Gaza &amp;ldquo;harus diakhiri sekarang&amp;rdquo; serta mendukung pembentukan misi stabilisasi internasional sementara di bawah mandat Dewan Keamanan PBB.&#13;
&#13;
Amerika Serikat menilai pemungutan suara tersebut hanya sebagai &amp;ldquo;aksi publisitas yang salah arah dan tidak tepat waktu&amp;rdquo; yang dianggap dapat merusak upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyetujui sebuah deklarasi yang berisi langkah-langkah konkret menuju solusi dua negara antara Israel dan Palestina, pada Jumat 12 September 2025.&amp;nbsp;&#13;
&#13;
Resolusi yang mendukung deklarasi itu disahkan dengan 142 suara mendukung, 10 menentang, dan 12 abstain.&#13;
&#13;
Deklarasi setebal tujuh halaman tersebut merupakan hasil konferensi internasional di PBB pada Juli lalu, yang diprakarsai Arab Saudi dan Prancis. Amerika Serikat dan Israel memilih memboikot acara itu.&#13;
&#13;
Dalam deklarasi, PBB menekankan perlunya &amp;ldquo;langkah-langkah konkret, berjangka waktu, dan tidak dapat diubah&amp;rdquo; menuju pembentukan negara Palestina. Dokumen tersebut juga mengutuk serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023, serta mengecam serangan Israel terhadap warga sipil dan infrastruktur di Gaza yang menyebabkan krisis kemanusiaan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Resolusi ini didukung negara-negara Teluk Arab, sementara penolakan datang dari AS, Israel, Argentina, Hungaria, Mikronesia, Nauru, Palau, Papua Nugini, Paraguay, dan Tonga.&#13;
&#13;
Deklarasi itu juga menegaskan perang di Gaza &amp;ldquo;harus diakhiri sekarang&amp;rdquo; serta mendukung pembentukan misi stabilisasi internasional sementara di bawah mandat Dewan Keamanan PBB.&#13;
&#13;
Amerika Serikat menilai pemungutan suara tersebut hanya sebagai &amp;ldquo;aksi publisitas yang salah arah dan tidak tepat waktu&amp;rdquo; yang dianggap dapat merusak upaya diplomatik untuk mengakhiri konflik.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
