<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wagub Rano Ingin Jakarta Punya Pecalang Seperti di Bali, Ini Tugasnya</title><description>Rano menilai keberadaan Pamong Budaya Betawi diharapkan menjadi sarana memperkuat persatuan sekaligus menjaga ketertiban masyarakat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/14/338/3169850/wagub-rano-ingin-jakarta-punya-pecalang-seperti-di-bali-ini-tugasnya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/14/338/3169850/wagub-rano-ingin-jakarta-punya-pecalang-seperti-di-bali-ini-tugasnya"/><item><title>Wagub Rano Ingin Jakarta Punya Pecalang Seperti di Bali, Ini Tugasnya</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/14/338/3169850/wagub-rano-ingin-jakarta-punya-pecalang-seperti-di-bali-ini-tugasnya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/14/338/3169850/wagub-rano-ingin-jakarta-punya-pecalang-seperti-di-bali-ini-tugasnya</guid><pubDate>Minggu 14 September 2025 10:05 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/14/338/3169850/pemerintah-YwPN_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">&amp;nbsp;Wagub Rano Ingin Jakarta Punya Pecalang Seperti di Bali, Ini Tugasnya</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/14/338/3169850/pemerintah-YwPN_large.jpg</image><title>&amp;nbsp;Wagub Rano Ingin Jakarta Punya Pecalang Seperti di Bali, Ini Tugasnya</title></images><description>JAKARTA- Pemprov DKI telah mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Lembaga Masyarakat Adat Betawi untuk segera dibahas di Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta.&#13;
&#13;
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno pun bermimpi Jakarta memiliki keamanan masyarakat seperti &amp;#39;Pecalang&amp;#39; di Bali.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bahkan saya bermimpi, Jakarta harus punya pecalang sama seperti Bali. Bisa namanya menjadi Pamong Budaya,&amp;rdquo; kata Rano Karno di kawasan Menteng, Jakarta Pusat dikutip, Minggu (14/9/2025).&#13;
&#13;
Rano menilai keberadaan Pamong Budaya Betawi diharapkan menjadi sarana memperkuat persatuan sekaligus menjaga ketertiban masyarakat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia mencontohkan, petugas Pamong Budaya nantinya bisa hadir untuk meredam potensi kericuhan, termasuk mencegah perusakan fasilitas umum saat aksi unjuk rasa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Artinya apa? Kejadian kemarin itu kalau ada masyarakat budaya di tengah masyarakat, tidak akan terjadi. Nah itulah keunggulan dari sebuah kebudayaan,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Bang Doel sapaan karibnya itu menilai pendekatan berbasis budaya memiliki keunggulan karena mampu menjahit perbedaan, baik agama maupun latar belakang lainnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itulah keunggulan dari budaya. Dia bisa menjahit perbedaan apapun, dan melalui budaya kekuatan itu menjadi persatuan di Jakarta,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Diketahui, usulan Raperda tersebut merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) yang mengatur keberadaan lembaga adat Betawi yang bertujuan sebagai identitas kota.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA- Pemprov DKI telah mengusulkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Lembaga Masyarakat Adat Betawi untuk segera dibahas di Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD DKI Jakarta.&#13;
&#13;
Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno pun bermimpi Jakarta memiliki keamanan masyarakat seperti &amp;#39;Pecalang&amp;#39; di Bali.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Bahkan saya bermimpi, Jakarta harus punya pecalang sama seperti Bali. Bisa namanya menjadi Pamong Budaya,&amp;rdquo; kata Rano Karno di kawasan Menteng, Jakarta Pusat dikutip, Minggu (14/9/2025).&#13;
&#13;
Rano menilai keberadaan Pamong Budaya Betawi diharapkan menjadi sarana memperkuat persatuan sekaligus menjaga ketertiban masyarakat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia mencontohkan, petugas Pamong Budaya nantinya bisa hadir untuk meredam potensi kericuhan, termasuk mencegah perusakan fasilitas umum saat aksi unjuk rasa.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Artinya apa? Kejadian kemarin itu kalau ada masyarakat budaya di tengah masyarakat, tidak akan terjadi. Nah itulah keunggulan dari sebuah kebudayaan,&amp;rdquo; ucapnya.&#13;
&#13;
Lebih lanjut, Bang Doel sapaan karibnya itu menilai pendekatan berbasis budaya memiliki keunggulan karena mampu menjahit perbedaan, baik agama maupun latar belakang lainnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Itulah keunggulan dari budaya. Dia bisa menjahit perbedaan apapun, dan melalui budaya kekuatan itu menjadi persatuan di Jakarta,&amp;rdquo; pungkasnya.&#13;
&#13;
Diketahui, usulan Raperda tersebut merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2024 tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (DKJ) yang mengatur keberadaan lembaga adat Betawi yang bertujuan sebagai identitas kota.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
