<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepala BNN Bongkar Ciri Remaja Kena Narkoba, Nomor 3 Sering Dianggap Sepele!</title><description>Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Suyudi Ario Seto, mengungkap sejumlah ciri remaja yang mulai terpapar narkoba. Menurutnya, ciri-ciri ini sudah dikenal di kalangan pengguna narkoba.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/15/337/3170134/kepala-bnn-bongkar-ciri-remaja-kena-narkoba-nomor-3-sering-dianggap-sepele</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/15/337/3170134/kepala-bnn-bongkar-ciri-remaja-kena-narkoba-nomor-3-sering-dianggap-sepele"/><item><title>Kepala BNN Bongkar Ciri Remaja Kena Narkoba, Nomor 3 Sering Dianggap Sepele!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/15/337/3170134/kepala-bnn-bongkar-ciri-remaja-kena-narkoba-nomor-3-sering-dianggap-sepele</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/15/337/3170134/kepala-bnn-bongkar-ciri-remaja-kena-narkoba-nomor-3-sering-dianggap-sepele</guid><pubDate>Senin 15 September 2025 19:47 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/15/337/3170134/kepala_bnn_komjen_pol_suyudi_ario_seto-GeQc_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/15/337/3170134/kepala_bnn_komjen_pol_suyudi_ario_seto-GeQc_large.jpg</image><title>Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto (foto: dok ist)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Suyudi Ario Seto, mengungkap sejumlah ciri remaja yang mulai terpapar narkoba. Menurutnya, ciri-ciri ini sudah dikenal di kalangan pengguna narkoba. Beberapa ciri fisik yang bisa dikenali antara lain mata merah, rambut acak-acakan, hingga bau badan karena jarang mandi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita sudah mengenal ciri-ciri fisik. Minimal kita lihat anak-anak kita dari fisiknya misalnya, matanya merah, rambutnya acak-acakan, badannya mungkin agak bau karena jarang mandi, di kamar terus, cepat emosi, tidurnya terbalik-balik, harusnya malam istirahat tapi malah beraktivitas, paginya malah tidur,&amp;quot; ungkap Suyudi kepada wartawan, Senin (15/9/2025).&#13;
&#13;
Menurut Suyudi, orang tua mempunyai peran penting dalam mengenali kondisi anak-anaknya. Ia meminta agar orang tua memperhatikan ciri-ciri tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini kan ciri-ciri yang sebagai orang tua kita harus pahami, berarti ada sesuatu yang tidak wajar,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Dengan demikian, tambah dia, orang tua harus lebih peduli terhadap aktivitas anak-anaknya. Menurutnya, orang tua tidak boleh terlalu sayang hingga membiarkan anak tanpa kontrol lebih jauh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita sebagai orang tua harus lebih aware, lebih peduli melihat aktivitas anak-anak kita. Jangan sampai anak kita sendiri karena mungkin terlalu sayang, sehingga perhatiannya justru malah membiarkan atau memanjakan,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Suyudi Ario Seto, mengungkap sejumlah ciri remaja yang mulai terpapar narkoba. Menurutnya, ciri-ciri ini sudah dikenal di kalangan pengguna narkoba. Beberapa ciri fisik yang bisa dikenali antara lain mata merah, rambut acak-acakan, hingga bau badan karena jarang mandi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita sudah mengenal ciri-ciri fisik. Minimal kita lihat anak-anak kita dari fisiknya misalnya, matanya merah, rambutnya acak-acakan, badannya mungkin agak bau karena jarang mandi, di kamar terus, cepat emosi, tidurnya terbalik-balik, harusnya malam istirahat tapi malah beraktivitas, paginya malah tidur,&amp;quot; ungkap Suyudi kepada wartawan, Senin (15/9/2025).&#13;
&#13;
Menurut Suyudi, orang tua mempunyai peran penting dalam mengenali kondisi anak-anaknya. Ia meminta agar orang tua memperhatikan ciri-ciri tersebut.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Ini kan ciri-ciri yang sebagai orang tua kita harus pahami, berarti ada sesuatu yang tidak wajar,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
Dengan demikian, tambah dia, orang tua harus lebih peduli terhadap aktivitas anak-anaknya. Menurutnya, orang tua tidak boleh terlalu sayang hingga membiarkan anak tanpa kontrol lebih jauh.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kita sebagai orang tua harus lebih aware, lebih peduli melihat aktivitas anak-anak kita. Jangan sampai anak kita sendiri karena mungkin terlalu sayang, sehingga perhatiannya justru malah membiarkan atau memanjakan,&amp;quot; tandasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
