<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terbongkar, Dukun Pengganda Uang di Kalibata Jaksel Ternyata Tukang Pijat</title><description>Polisi mengungkap sosok H alias Romo (45), salah satu pelaku yang mengaku sebagai dukun pengganda uang di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/16/338/3170235/terbongkar-dukun-pengganda-uang-di-kalibata-jaksel-ternyata-tukang-pijat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/16/338/3170235/terbongkar-dukun-pengganda-uang-di-kalibata-jaksel-ternyata-tukang-pijat"/><item><title>Terbongkar, Dukun Pengganda Uang di Kalibata Jaksel Ternyata Tukang Pijat</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/16/338/3170235/terbongkar-dukun-pengganda-uang-di-kalibata-jaksel-ternyata-tukang-pijat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/16/338/3170235/terbongkar-dukun-pengganda-uang-di-kalibata-jaksel-ternyata-tukang-pijat</guid><pubDate>Selasa 16 September 2025 11:37 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/16/338/3170235/ilustrasi-8x50_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi dukun palsu/Foto: Dok Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/16/338/3170235/ilustrasi-8x50_large.jpg</image><title>Ilustrasi dukun palsu/Foto: Dok Okezone</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Polisi mengungkap sosok H alias Romo (45), salah satu pelaku yang mengaku sebagai dukun pengganda uang di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Pelaku merupakan seorang tukang pijat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari hasil pemeriksaan, sosok tersangka Romo ini merupakan tukang pijat sebagai pekerjaan sehari-harinya,&amp;quot; kata Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Bima Sakti, kepada wartawan, Selasa (16/9/2025).&#13;
&#13;
Dalam melancarkan aksinya, Romo dibantu tersangka W (45), yang saat ini juga sudah diringkus polisi. W berperan menyediakan duit palsu sebagai bagian dari akal-akalan penggandaan uang keduanya.&#13;
&#13;
Dalam aksinya, pelaku mengaku bisa menggandakan uang segepok jadi sekoper.&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban diminta membayar mahar untuk mengikuti ritual. Setelah itu, mereka dijanjikan koper berisi uang yang akan muncul dalam waktu 2&amp;ndash;3 hari. Tapi saat dibuka, koper hanya berisi bantal dan bed cover,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Penangkapan kedua pelaku berawal dari laporan masyarakat yang menjadi korban praktik penggandaan uang dengan mahar Rp3 juta hingga Rp20 juta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi, untuk uang palsu ini sendiri, dia gunakan untuk menunjukkan ke korban bahwa ada, nih, uangnya. Sebagai daya tarik kepada korban, untuk meyakinkan korban agar para korban ini percaya bahwa, &amp;#39;Oh, memang ada, nih, uangnya di situ&amp;#39;,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Polisi mengamankan barang bukti berupa dupa, beras, dan perlengkapan ritual lainnya yang digunakan untuk meyakinkan korban bahwa pelaku seorang dukun. Ditemukan juga uang palsu dalam pecahan Rp100.000 dan USD 100.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, pelaku sempat mencoba menghilangkan barang bukti dengan membuangnya ke kloset, tetapi berhasil diamankan petugas. Dari penyelidikan lebih lanjut, diketahui uang palsu tersebut disuplai oleh tersangka WH.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;WH mendapatkan keuntungan sekitar Rp200 ribu dari transaksi tersebut, meskipun awalnya dijanjikan imbalan hingga Rp5 juta,&amp;quot; jelas dia.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Polisi mengungkap sosok H alias Romo (45), salah satu pelaku yang mengaku sebagai dukun pengganda uang di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan. Pelaku merupakan seorang tukang pijat.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Dari hasil pemeriksaan, sosok tersangka Romo ini merupakan tukang pijat sebagai pekerjaan sehari-harinya,&amp;quot; kata Kanit Resmob Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Bima Sakti, kepada wartawan, Selasa (16/9/2025).&#13;
&#13;
Dalam melancarkan aksinya, Romo dibantu tersangka W (45), yang saat ini juga sudah diringkus polisi. W berperan menyediakan duit palsu sebagai bagian dari akal-akalan penggandaan uang keduanya.&#13;
&#13;
Dalam aksinya, pelaku mengaku bisa menggandakan uang segepok jadi sekoper.&#13;
&#13;
&amp;quot;Korban diminta membayar mahar untuk mengikuti ritual. Setelah itu, mereka dijanjikan koper berisi uang yang akan muncul dalam waktu 2&amp;ndash;3 hari. Tapi saat dibuka, koper hanya berisi bantal dan bed cover,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Penangkapan kedua pelaku berawal dari laporan masyarakat yang menjadi korban praktik penggandaan uang dengan mahar Rp3 juta hingga Rp20 juta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Jadi, untuk uang palsu ini sendiri, dia gunakan untuk menunjukkan ke korban bahwa ada, nih, uangnya. Sebagai daya tarik kepada korban, untuk meyakinkan korban agar para korban ini percaya bahwa, &amp;#39;Oh, memang ada, nih, uangnya di situ&amp;#39;,&amp;quot; tuturnya.&#13;
&#13;
Polisi mengamankan barang bukti berupa dupa, beras, dan perlengkapan ritual lainnya yang digunakan untuk meyakinkan korban bahwa pelaku seorang dukun. Ditemukan juga uang palsu dalam pecahan Rp100.000 dan USD 100.&#13;
&#13;
Dia menambahkan, pelaku sempat mencoba menghilangkan barang bukti dengan membuangnya ke kloset, tetapi berhasil diamankan petugas. Dari penyelidikan lebih lanjut, diketahui uang palsu tersebut disuplai oleh tersangka WH.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;WH mendapatkan keuntungan sekitar Rp200 ribu dari transaksi tersebut, meskipun awalnya dijanjikan imbalan hingga Rp5 juta,&amp;quot; jelas dia.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
