<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Transformasi PCO Menjadi Badan Komunikasi Pemerintah, Ini Penjelasan Istana</title><description>Presiden Prabowo Subianto merombak struktur komunikasi kepresidenan dengan mentransformasi Presidential Communication Office (PCO) menjadi Badan Komunikasi Pemerintah (BKP).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/18/337/3170708/transformasi-pco-menjadi-badan-komunikasi-pemerintah-ini-penjelasan-istana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/18/337/3170708/transformasi-pco-menjadi-badan-komunikasi-pemerintah-ini-penjelasan-istana"/><item><title>Transformasi PCO Menjadi Badan Komunikasi Pemerintah, Ini Penjelasan Istana</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/18/337/3170708/transformasi-pco-menjadi-badan-komunikasi-pemerintah-ini-penjelasan-istana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/18/337/3170708/transformasi-pco-menjadi-badan-komunikasi-pemerintah-ini-penjelasan-istana</guid><pubDate>Kamis 18 September 2025 07:05 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/18/337/3170708/mensesneg_prasetyo_hadi-Nq0h_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mensesneg Prasetyo Hadi (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/18/337/3170708/mensesneg_prasetyo_hadi-Nq0h_large.jpg</image><title>Mensesneg Prasetyo Hadi (foto: Okezone)</title></images><description>&#13;
&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Presiden Prabowo Subianto merombak struktur komunikasi kepresidenan dengan mentransformasi Presidential Communication Office (PCO) menjadi Badan Komunikasi Pemerintah (BKP).&#13;
&#13;
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan perubahan ini bukan pembentukan lembaga baru, melainkan transformasi untuk menyinkronkan komunikasi pemerintah dari pusat hingga daerah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang pertama adalah, ini bukan membentuk badan baru, tetapi mentransformasi, perubahan dari Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan menjadi Badan Komunikasi Pemerintah,&amp;quot; kata Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/9/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Prasetyo, langkah ini dilakukan agar komunikasi publik pemerintah lebih terkoordinasi. Ia mengibaratkan transformasi tersebut seperti pergantian pemain dalam pertandingan sepak bola untuk meningkatkan peluang kemenangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya, masa kita mau mengganti tidak dalam rangka memperbaiki. Harapannya kan begitu, ini kan ibarat main bola kita ganti pemain dengan harapan bisa memenangkan pertandingan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prasetyo menekankan pentingnya sinkronisasi komunikasi lintas level pemerintahan. Evaluasi yang dilakukan menunjukkan perlunya penataan agar penyampaian program pemerintah berjalan lebih terkoordinasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Cakupannya juga bisa pemerintah, termasuk bagaimana nanti kita mensinkronkan komunikasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah daerah terhadap seluruh program-program yang sedang dan akan dikerjakan pemerintah,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
BKP nantinya mengambil alih seluruh tugas dan fungsi yang sebelumnya dijalankan PCO. Untuk sementara, struktur keanggotaan BKP akan diisi oleh pejabat yang sebelumnya bertugas di PCO.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu (PCO) bukan dibubarkan, tetapi apa yang selama ini menjadi tugas fungsi PCO, nanti dengan Keppres baru dipindahkan ke Badan Komunikasi Pemerintah,&amp;quot; kata Prasetyo.&#13;
&#13;
Dalam reshuffle kali ini, Kepala PCO Hasan Nasbi turut diberhentikan dari jabatannya. Sebagai penggantinya, Presiden Prabowo melantik Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Angga menegaskan bahwa BKP akan memperkuat koordinasi dan komunikasi antar kementerian/lembaga agar kebijakan pemerintah dapat tersampaikan secara lebih baik kepada publik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin ada fungsi jubir, ada juga fungsi kita mensinkronkan, mengoordinasikan agar K/L tentang kebijakan-kebijakan pemerintah dapat tersampaikan dengan utuh, dengan baik, jadi tidak ada tumpang tindih,&amp;quot; jelas Angga.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, BKP akan bekerja memperkuat komunikasi publik pemerintah agar seluruh program dapat diterima dengan jelas oleh masyarakat. Angga juga menyampaikan akan segera melakukan koordinasi peralihan dengan mantan Kepala PCO, Hasan Nasbi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya akan bertemu dengan Pak Hasan Nasbi. Tentunya saya ucapkan terima kasih kepada beliau yang selama ini sudah banyak membantu pemerintah,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Meski tidak lagi menjabat, kata Angga, Hasan Nasbi tetap akan membantu pemerintah dalam memperkuat komunikasi kebijakan publik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beliau juga akan tetap membantu kami di pemerintah, membantu Badan Komunikasi ini untuk terus menyampaikan apa yang menjadi kebijakan-kebijakan publik,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
&#13;
JAKARTA &amp;ndash; Presiden Prabowo Subianto merombak struktur komunikasi kepresidenan dengan mentransformasi Presidential Communication Office (PCO) menjadi Badan Komunikasi Pemerintah (BKP).&#13;
&#13;
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan perubahan ini bukan pembentukan lembaga baru, melainkan transformasi untuk menyinkronkan komunikasi pemerintah dari pusat hingga daerah.&#13;
&#13;
&amp;quot;Yang pertama adalah, ini bukan membentuk badan baru, tetapi mentransformasi, perubahan dari Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan menjadi Badan Komunikasi Pemerintah,&amp;quot; kata Prasetyo di Istana Negara, Jakarta, Kamis (18/9/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurut Prasetyo, langkah ini dilakukan agar komunikasi publik pemerintah lebih terkoordinasi. Ia mengibaratkan transformasi tersebut seperti pergantian pemain dalam pertandingan sepak bola untuk meningkatkan peluang kemenangan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Iya, masa kita mau mengganti tidak dalam rangka memperbaiki. Harapannya kan begitu, ini kan ibarat main bola kita ganti pemain dengan harapan bisa memenangkan pertandingan,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Prasetyo menekankan pentingnya sinkronisasi komunikasi lintas level pemerintahan. Evaluasi yang dilakukan menunjukkan perlunya penataan agar penyampaian program pemerintah berjalan lebih terkoordinasi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Cakupannya juga bisa pemerintah, termasuk bagaimana nanti kita mensinkronkan komunikasi pemerintah pusat, pemerintah provinsi, maupun pemerintah daerah terhadap seluruh program-program yang sedang dan akan dikerjakan pemerintah,&amp;quot; jelasnya.&#13;
&#13;
BKP nantinya mengambil alih seluruh tugas dan fungsi yang sebelumnya dijalankan PCO. Untuk sementara, struktur keanggotaan BKP akan diisi oleh pejabat yang sebelumnya bertugas di PCO.&#13;
&#13;
&amp;quot;Itu (PCO) bukan dibubarkan, tetapi apa yang selama ini menjadi tugas fungsi PCO, nanti dengan Keppres baru dipindahkan ke Badan Komunikasi Pemerintah,&amp;quot; kata Prasetyo.&#13;
&#13;
Dalam reshuffle kali ini, Kepala PCO Hasan Nasbi turut diberhentikan dari jabatannya. Sebagai penggantinya, Presiden Prabowo melantik Angga Raka Prabowo sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Angga menegaskan bahwa BKP akan memperkuat koordinasi dan komunikasi antar kementerian/lembaga agar kebijakan pemerintah dapat tersampaikan secara lebih baik kepada publik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Mungkin ada fungsi jubir, ada juga fungsi kita mensinkronkan, mengoordinasikan agar K/L tentang kebijakan-kebijakan pemerintah dapat tersampaikan dengan utuh, dengan baik, jadi tidak ada tumpang tindih,&amp;quot; jelas Angga.&#13;
&#13;
Ia menambahkan, BKP akan bekerja memperkuat komunikasi publik pemerintah agar seluruh program dapat diterima dengan jelas oleh masyarakat. Angga juga menyampaikan akan segera melakukan koordinasi peralihan dengan mantan Kepala PCO, Hasan Nasbi.&#13;
&#13;
&amp;quot;Saya akan bertemu dengan Pak Hasan Nasbi. Tentunya saya ucapkan terima kasih kepada beliau yang selama ini sudah banyak membantu pemerintah,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Meski tidak lagi menjabat, kata Angga, Hasan Nasbi tetap akan membantu pemerintah dalam memperkuat komunikasi kebijakan publik.&#13;
&#13;
&amp;quot;Beliau juga akan tetap membantu kami di pemerintah, membantu Badan Komunikasi ini untuk terus menyampaikan apa yang menjadi kebijakan-kebijakan publik,&amp;quot; pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
