<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kemenag Gandeng Gen Z Sebar Konten Positif tentang Masjid Berdaya Berdampak</title><description>Dia juga mengingatkan pentingnya bijak bermedia sosial. Media sosial, menurutnya, ibarat mata uang yang bisa membawa dampak positif maupun negatif.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/20/337/3171286/kemenag-gandeng-gen-z-sebar-konten-positif-tentang-masjid-berdaya-berdampak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/20/337/3171286/kemenag-gandeng-gen-z-sebar-konten-positif-tentang-masjid-berdaya-berdampak"/><item><title>Kemenag Gandeng Gen Z Sebar Konten Positif tentang Masjid Berdaya Berdampak</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/20/337/3171286/kemenag-gandeng-gen-z-sebar-konten-positif-tentang-masjid-berdaya-berdampak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/20/337/3171286/kemenag-gandeng-gen-z-sebar-konten-positif-tentang-masjid-berdaya-berdampak</guid><pubDate>Sabtu 20 September 2025 14:21 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/20/337/3171286/pemerintah-1e7a_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kemenag Gandeng Gen Z Sebar Konten Positif tentang Masjid Berdaya Berdampak</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/20/337/3171286/pemerintah-1e7a_large.jpg</image><title>Kemenag Gandeng Gen Z Sebar Konten Positif tentang Masjid Berdaya Berdampak</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Agama (Kemenag) mengungkapkan pentingnya peran generasi Z dalam memakmurkan masjid sekaligus menyebarkan pesan positif melalui media sosial. Semangat memakmurkan masjid perlu digalakkan kembali dengan menghadirkan fungsi masjid yang lebih luas.&#13;
&#13;
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat mengatakan, masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi umat, termasuk mendukung UMKM.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masjid yang baik adalah masjid yang berdaya dan berdampak,&amp;rdquo; ujarnya saat membuka kegiatan Masjid Travelers 2025 di Depok, dikutip, Sabtu (20/9/2025).&#13;
&#13;
Arsad mendorong para peserta Masjid Travelers 2025 untuk membuat video maupun konten kreatif setelah mengunjungi masjid-masjid inspiratif. Konten tersebut diharapkan dapat disebarkan secara luas agar masyarakat terinspirasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nantinya puluhan&amp;nbsp;Gen Z&amp;nbsp;tersebut akan&amp;nbsp;diajak membuat konten menarik tentang masjid ramah, berdaya, dan berdampak untuk disebar di media sosial.&#13;
&#13;
Masjid yang dikunjunginya yaitu ke Masjid Istiqlal Jakarta, Masjid Raya Bintaro Jaya Tangerang, Masjid Sejuta Pemuda Sukabumi, dan Masjid Darussalam Cibubur.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Semakin banyak orang menonton dan mengikuti apa yang kita unggah, semakin besar pahala yang kita dapatkan,&amp;rdquo; kata Arsad.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga mengingatkan pentingnya bijak bermedia sosial. Media sosial, menurutnya, ibarat mata uang yang bisa membawa dampak positif maupun negatif.&#13;
&#13;
Arsad mencontohkan kasus di Spanyol tahun 1998 yang melahirkan konsep right to be forgotten atau hak untuk dilupakan, sebagai bukti bahwa informasi digital harus diatur dengan rambu-rambu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau yang kita sampaikan benar, selamat. Tapi kalau bohong, justru bisa menimbulkan mudarat,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Kementerian Agama (Kemenag) mengungkapkan pentingnya peran generasi Z dalam memakmurkan masjid sekaligus menyebarkan pesan positif melalui media sosial. Semangat memakmurkan masjid perlu digalakkan kembali dengan menghadirkan fungsi masjid yang lebih luas.&#13;
&#13;
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama, Arsad Hidayat mengatakan, masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pemberdayaan ekonomi umat, termasuk mendukung UMKM.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Masjid yang baik adalah masjid yang berdaya dan berdampak,&amp;rdquo; ujarnya saat membuka kegiatan Masjid Travelers 2025 di Depok, dikutip, Sabtu (20/9/2025).&#13;
&#13;
Arsad mendorong para peserta Masjid Travelers 2025 untuk membuat video maupun konten kreatif setelah mengunjungi masjid-masjid inspiratif. Konten tersebut diharapkan dapat disebarkan secara luas agar masyarakat terinspirasi.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Nantinya puluhan&amp;nbsp;Gen Z&amp;nbsp;tersebut akan&amp;nbsp;diajak membuat konten menarik tentang masjid ramah, berdaya, dan berdampak untuk disebar di media sosial.&#13;
&#13;
Masjid yang dikunjunginya yaitu ke Masjid Istiqlal Jakarta, Masjid Raya Bintaro Jaya Tangerang, Masjid Sejuta Pemuda Sukabumi, dan Masjid Darussalam Cibubur.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Semakin banyak orang menonton dan mengikuti apa yang kita unggah, semakin besar pahala yang kita dapatkan,&amp;rdquo; kata Arsad.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dia juga mengingatkan pentingnya bijak bermedia sosial. Media sosial, menurutnya, ibarat mata uang yang bisa membawa dampak positif maupun negatif.&#13;
&#13;
Arsad mencontohkan kasus di Spanyol tahun 1998 yang melahirkan konsep right to be forgotten atau hak untuk dilupakan, sebagai bukti bahwa informasi digital harus diatur dengan rambu-rambu.&#13;
&#13;
&amp;ldquo;Kalau yang kita sampaikan benar, selamat. Tapi kalau bohong, justru bisa menimbulkan mudarat,&amp;rdquo;pungkasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
