<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Lewotobi&amp;nbsp;Laki-Laki Meletus Hebat, Lontaran Abu Capai 6.000 di Atas Puncak</title><description>Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong terlihat jelas mengarah ke barat daya dan barat.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/20/340/3171209/gunung-lewotobi-nbsp-laki-laki-meletus-hebat-lontaran-abu-capai-6-000-di-atas-puncak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/20/340/3171209/gunung-lewotobi-nbsp-laki-laki-meletus-hebat-lontaran-abu-capai-6-000-di-atas-puncak"/><item><title>Gunung Lewotobi&amp;nbsp;Laki-Laki Meletus Hebat, Lontaran Abu Capai 6.000 di Atas Puncak</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/20/340/3171209/gunung-lewotobi-nbsp-laki-laki-meletus-hebat-lontaran-abu-capai-6-000-di-atas-puncak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/20/340/3171209/gunung-lewotobi-nbsp-laki-laki-meletus-hebat-lontaran-abu-capai-6-000-di-atas-puncak</guid><pubDate>Sabtu 20 September 2025 07:02 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/20/340/3171209/viral-4QcY_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Lewotobi&amp;nbsp;Laki-Laki Meletus Hebat</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/20/340/3171209/viral-4QcY_large.jpg</image><title>Gunung Lewotobi&amp;nbsp;Laki-Laki Meletus Hebat</title></images><description>JAKARTA - Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali meletus. Bahkan, lontaran abu terlihat mencapai 6.000 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, Gunung Lewotobi Laki-laki erupsi pada pukul 22.46 WITA. Adapun tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 6.000 m di atas puncak&#13;
&#13;
&amp;quot;Telah terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 19 Septembert 2025 pukul 22:46 WITA dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 6.000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 7.584 m di atas permukaan laut),&amp;quot; tulis Badan Geologi Kementerian ESDM dikutip, Sabtu (20/9/2025).&#13;
&#13;
Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong terlihat jelas mengarah ke barat daya dan barat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi &amp;plusmn; 17 menit 7 detik. Erupsi juga disertai suara gemuruh kuat terdengar di Pos PGA Lewotobi laki-laki.&#13;
&#13;
Kendati erupsi, status Gunung Lewotobi Laki-laki&amp;nbsp; masih Level III atau Siaga. Untuk itu, masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.&#13;
&#13;
Badan Geologi Kementerian ESDM juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.&#13;
&#13;
Badan Geologi Kementerian ESDM juga mengimbau masyarakat mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki diimbau memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung,&amp;quot; demikian keterangan Badan Geologi Kementerian ESDM.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali meletus. Bahkan, lontaran abu terlihat mencapai 6.000 meter di atas puncak.&#13;
&#13;
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat, Gunung Lewotobi Laki-laki erupsi pada pukul 22.46 WITA. Adapun tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 6.000 m di atas puncak&#13;
&#13;
&amp;quot;Telah terjadi erupsi G. Lewotobi Laki-laki, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 19 Septembert 2025 pukul 22:46 WITA dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 6.000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 7.584 m di atas permukaan laut),&amp;quot; tulis Badan Geologi Kementerian ESDM dikutip, Sabtu (20/9/2025).&#13;
&#13;
Kolom abu berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong terlihat jelas mengarah ke barat daya dan barat.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 47.3 mm dan durasi &amp;plusmn; 17 menit 7 detik. Erupsi juga disertai suara gemuruh kuat terdengar di Pos PGA Lewotobi laki-laki.&#13;
&#13;
Kendati erupsi, status Gunung Lewotobi Laki-laki&amp;nbsp; masih Level III atau Siaga. Untuk itu, masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki dan pengunjung/wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 6 Km dari pusat erupsi G. Lewotobi Laki-laki.&#13;
&#13;
Badan Geologi Kementerian ESDM juga mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.&#13;
&#13;
Badan Geologi Kementerian ESDM juga mengimbau masyarakat mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki diimbau memakai masker atau penutup hidung-mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan G. Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Folres Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Becana Geologi, Badan Geologi di Bandung,&amp;quot; demikian keterangan Badan Geologi Kementerian ESDM.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
