<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Transjakarta 3 Kali Kecelakaan dalam Sebulan, Pramono: Kami Evaluasi</title><description>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menyatakan akan mengevaluasi operasional Transjakarta. Langkah ini diambil sebagai respons atas tiga insiden kecelakaan yang melibatkan armada Transjakarta dalam satu bulan terakhir.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/21/338/3171407/transjakarta-3-kali-kecelakaan-dalam-sebulan-pramono-kami-evaluasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/21/338/3171407/transjakarta-3-kali-kecelakaan-dalam-sebulan-pramono-kami-evaluasi"/><item><title>Transjakarta 3 Kali Kecelakaan dalam Sebulan, Pramono: Kami Evaluasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/21/338/3171407/transjakarta-3-kali-kecelakaan-dalam-sebulan-pramono-kami-evaluasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/21/338/3171407/transjakarta-3-kali-kecelakaan-dalam-sebulan-pramono-kami-evaluasi</guid><pubDate>Minggu 21 September 2025 11:08 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/21/338/3171407/pramono-Kp1S_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: Achmad Al Fiqri/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/21/338/3171407/pramono-Kp1S_large.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Foto: Achmad Al Fiqri/Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menyatakan akan mengevaluasi operasional Transjakarta. Langkah ini diambil sebagai respons atas tiga insiden kecelakaan yang melibatkan armada Transjakarta dalam satu bulan terakhir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mengevaluasi terhadap Transjakarta,&amp;quot; kata Pramono saat ditemui di Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta Pusat, Minggu (21/9/2025).&#13;
&#13;
Pramono menjelaskan insiden kecelakaan yang melibatkan Transjakarta terkadang juga dipicu pengendara lain. Sebab itu, menurutnya, perbaikan akan difokuskan pada sistem operasional Transjakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Memang kan kadang kala kejadiannya karena ada yang motong dan sebagainya. Sehingga, dengan demikian tentunya akan kami perbaiki. Tentu nggak boleh terjadi lagi,&amp;quot; ucap Pramono.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, evaluasi ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna transportasi umum. Terlebih, menurutnya, animo masyarakat terhadap Transjakarta sedang meningkat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena saat ini betul-betul Transjakarta, kenaikan orang menggunakan Transjakarta sudah naik secara signifikan. Karena memang saya mendorong untuk penggunaan transportasi publik itu meningkat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, setidaknya tiga insiden kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta terjadi dalam sebulan terakhir yakni:&#13;
&amp;nbsp;&#13;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Sabtu 6 September 2025 pukul 11.30 WIB, sopir Transjakarta berinisial LK (44) menabrak sebuah toko di Jalan Raya Minangkabau, Setiabudi, Jakarta Selatan. Insiden ini diduga akibat kurang konsentrasi dari sopir.&#13;
&#13;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Kamis 18 September 2025, terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Transjakarta koridor 3 dan sebuah truk di Jalan Cideng Timur arah Harmoni, tepatnya di perempatan RSUD Tarakan, Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Jumat 19 September 2025 sekitar pukul 05.30 WIB, bus Transjakarta koridor 11 rute Pulo Gebang&amp;ndash;Kampung Melayu mengalami kecelakaan di Cakung, Jakarta Timur. Bus tersebut menabrak pengendara mobil, motor, hingga sebuah rumah toko.&#13;
&#13;
Menanggapi rangkaian kecelakaan ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penyebab utama dari insiden-insiden tersebut adalah faktor manusia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari temuannya (lebih dominan) faktor manusia atau human factor,&amp;quot; kata Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, menyatakan akan mengevaluasi operasional Transjakarta. Langkah ini diambil sebagai respons atas tiga insiden kecelakaan yang melibatkan armada Transjakarta dalam satu bulan terakhir.&#13;
&#13;
&amp;quot;Kami mengevaluasi terhadap Transjakarta,&amp;quot; kata Pramono saat ditemui di Gedung Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Jakarta Pusat, Minggu (21/9/2025).&#13;
&#13;
Pramono menjelaskan insiden kecelakaan yang melibatkan Transjakarta terkadang juga dipicu pengendara lain. Sebab itu, menurutnya, perbaikan akan difokuskan pada sistem operasional Transjakarta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Memang kan kadang kala kejadiannya karena ada yang motong dan sebagainya. Sehingga, dengan demikian tentunya akan kami perbaiki. Tentu nggak boleh terjadi lagi,&amp;quot; ucap Pramono.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Ia menambahkan, evaluasi ini bertujuan untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna transportasi umum. Terlebih, menurutnya, animo masyarakat terhadap Transjakarta sedang meningkat.&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena saat ini betul-betul Transjakarta, kenaikan orang menggunakan Transjakarta sudah naik secara signifikan. Karena memang saya mendorong untuk penggunaan transportasi publik itu meningkat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
Sebagai informasi, setidaknya tiga insiden kecelakaan yang melibatkan bus Transjakarta terjadi dalam sebulan terakhir yakni:&#13;
&amp;nbsp;&#13;
1.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Sabtu 6 September 2025 pukul 11.30 WIB, sopir Transjakarta berinisial LK (44) menabrak sebuah toko di Jalan Raya Minangkabau, Setiabudi, Jakarta Selatan. Insiden ini diduga akibat kurang konsentrasi dari sopir.&#13;
&#13;
2.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Kamis 18 September 2025, terjadi kecelakaan lalu lintas yang melibatkan bus Transjakarta koridor 3 dan sebuah truk di Jalan Cideng Timur arah Harmoni, tepatnya di perempatan RSUD Tarakan, Jakarta Pusat.&#13;
&#13;
3.&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Jumat 19 September 2025 sekitar pukul 05.30 WIB, bus Transjakarta koridor 11 rute Pulo Gebang&amp;ndash;Kampung Melayu mengalami kecelakaan di Cakung, Jakarta Timur. Bus tersebut menabrak pengendara mobil, motor, hingga sebuah rumah toko.&#13;
&#13;
Menanggapi rangkaian kecelakaan ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penyebab utama dari insiden-insiden tersebut adalah faktor manusia.&#13;
&#13;
&amp;quot;Dari temuannya (lebih dominan) faktor manusia atau human factor,&amp;quot; kata Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial, Chico Hakim, saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
