<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ojol di Pontianak Dianiaya Perwira TNI, Begini Kronologinya!</title><description>Seorang pengemudi ojek online (ojol) di Pontianak, Kalimantan Barat, bernama Teguh, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan seorang anggota TNI. Akibat peristiwa itu, Teguh mengalami luka serius, termasuk hidung patah dan wajah lebam.&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/21/340/3171476/ojol-di-pontianak-dianiaya-perwira-tni-begini-kronologinya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/21/340/3171476/ojol-di-pontianak-dianiaya-perwira-tni-begini-kronologinya"/><item><title>Ojol di Pontianak Dianiaya Perwira TNI, Begini Kronologinya!</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/21/340/3171476/ojol-di-pontianak-dianiaya-perwira-tni-begini-kronologinya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/21/340/3171476/ojol-di-pontianak-dianiaya-perwira-tni-begini-kronologinya</guid><pubDate>Minggu 21 September 2025 17:13 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/21/340/3171476/ojol_di_pontianak_dianiaya_perwira_tni-rIAo_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ojol di Pontianak Dianiaya Perwira TNI (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/21/340/3171476/ojol_di_pontianak_dianiaya_perwira_tni-rIAo_large.jpg</image><title>Ojol di Pontianak Dianiaya Perwira TNI (foto: freepik)</title></images><description>&#13;
&#13;
JAKARTA - Seorang pengemudi ojek online (ojol) di Pontianak, Kalimantan Barat, bernama Teguh, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan seorang anggota TNI. Akibat peristiwa itu, Teguh mengalami luka serius, termasuk hidung patah dan wajah lebam.&#13;
&#13;
Wakapendam XII/Tanjungpura, Letkol Inf Agung W. Palupi, menjelaskan kejadian itu berlangsung di Jalan Panglima Aim, Sabtu 20 September 2025, saat kondisi jalan tengah macet.&#13;
&#13;
Pelaku, Letda FA, yang terjebak kemacetan, memundurkan mobilnya. Saat itu korban yang berada tepat di belakangnya spontan membunyikan klakson agar tidak terserempet. Namun, FA tidak terima dan langsung melakukan penganiayaan terhadap korban.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena terburu-buru lantaran anaknya sakit dan berada di dalam mobil, F menjadi khilaf, emosi, dan menganiaya korban,&amp;quot; kata Agung, Minggu (21/9/2025).&#13;
&#13;
Agung menambahkan, Letda FA telah menyampaikan permintaan maaf atas peristiwa itu. Meski begitu, proses hukum tetap akan dijalankan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sesuai komitmen pimpinan, mari kita kawal proses ini bersama-sama dan menghormati hasilnya,&amp;quot; tegasnya.&#13;
</description><content:encoded>&#13;
&#13;
JAKARTA - Seorang pengemudi ojek online (ojol) di Pontianak, Kalimantan Barat, bernama Teguh, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan seorang anggota TNI. Akibat peristiwa itu, Teguh mengalami luka serius, termasuk hidung patah dan wajah lebam.&#13;
&#13;
Wakapendam XII/Tanjungpura, Letkol Inf Agung W. Palupi, menjelaskan kejadian itu berlangsung di Jalan Panglima Aim, Sabtu 20 September 2025, saat kondisi jalan tengah macet.&#13;
&#13;
Pelaku, Letda FA, yang terjebak kemacetan, memundurkan mobilnya. Saat itu korban yang berada tepat di belakangnya spontan membunyikan klakson agar tidak terserempet. Namun, FA tidak terima dan langsung melakukan penganiayaan terhadap korban.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&amp;quot;Karena terburu-buru lantaran anaknya sakit dan berada di dalam mobil, F menjadi khilaf, emosi, dan menganiaya korban,&amp;quot; kata Agung, Minggu (21/9/2025).&#13;
&#13;
Agung menambahkan, Letda FA telah menyampaikan permintaan maaf atas peristiwa itu. Meski begitu, proses hukum tetap akan dijalankan.&#13;
&#13;
&amp;quot;Sesuai komitmen pimpinan, mari kita kawal proses ini bersama-sama dan menghormati hasilnya,&amp;quot; tegasnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
