<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diperiksa KPK, Dirjen Yankes Kemenkes Ditanya Soal Peran dalam Perencanaan DAK RSUD Koltim</title><description>Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Azhar Jaya selesai menjalani pemeriksaan di KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pembangunan RSUD Kolaka Timur (Koltim).&#13;
</description><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/23/337/3171986/diperiksa-kpk-dirjen-yankes-kemenkes-ditanya-soal-peran-dalam-perencanaan-dak-rsud-koltim</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2025/09/23/337/3171986/diperiksa-kpk-dirjen-yankes-kemenkes-ditanya-soal-peran-dalam-perencanaan-dak-rsud-koltim"/><item><title>Diperiksa KPK, Dirjen Yankes Kemenkes Ditanya Soal Peran dalam Perencanaan DAK RSUD Koltim</title><link>https://news.okezone.com/read/2025/09/23/337/3171986/diperiksa-kpk-dirjen-yankes-kemenkes-ditanya-soal-peran-dalam-perencanaan-dak-rsud-koltim</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2025/09/23/337/3171986/diperiksa-kpk-dirjen-yankes-kemenkes-ditanya-soal-peran-dalam-perencanaan-dak-rsud-koltim</guid><pubDate>Selasa 23 September 2025 19:00 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2025/09/23/337/3171986/dirjen_yankes_kemenkes_azhar_jaya-FD2J_large.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Dirjen Yankes Kemenkes Azhar Jaya usai diperiksa KPK (foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2025/09/23/337/3171986/dirjen_yankes_kemenkes_azhar_jaya-FD2J_large.jpg</image><title>Dirjen Yankes Kemenkes Azhar Jaya usai diperiksa KPK (foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Azhar Jaya selesai menjalani pemeriksaan di KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pembangunan RSUD Kolaka Timur (Koltim).&#13;
&#13;
Pantauan di lokasi, Azhar terlihat keluar dari Gedung Merah Putih sekira pukul 16.30 WIB. Artinya ia menjalani pemeriksaan lebih dari enam jam setelah tiba di lokasi pada pukul 09.55 WIB.&#13;
&#13;
Seusai pemeriksaan, ia mengaku ditanya tim penyidik Lembaga Antirasuah perihal peran Kemenkes dalam perencanaan dan penganggaran dana alokasi khusus (DAK). Diketahui, pembangunan RSUD Koltim bersumber dari DAK.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya ditanya peran Kemenkes di dalam perencanaan penganggaran DAK, itu aja,&amp;quot; kata Azhar di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (23/9/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, DAK selalu dari pusat. Dalam pembahasannya, dilakukan bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau DAK kan pasti dari pusat, nggak mungkin dong kalau DAK bukan dari pusat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di DPR DAK lain lagi, DAK itu biasanya dengan Bappenas sama Kemenkeu,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam kesempatan tersebut, ia enggan membeberkan lebih jauh perihal materi pemeriksaannya. Ia pun mengaku lupa terkait jumlah pertanyaan penyidik.&#13;
&#13;
Diberitakan sebelumnya, KPK memeriksa Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Azhar Jaya.&#13;
&#13;
Ia diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pembangunan RSUD Kolaka Timur (Koltim).&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan TPK terkait pembangunan RSUD Koltim,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (23/9/2025).&#13;
&#13;
Pemanggilan terhadap Azhar Jaya berbarengan dengan satu saksi lain, yakni Aswin Griksa Fitranto selaku Direktur Utama PT Griksa Cipta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Azhar Jaya selesai menjalani pemeriksaan di KPK sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pembangunan RSUD Kolaka Timur (Koltim).&#13;
&#13;
Pantauan di lokasi, Azhar terlihat keluar dari Gedung Merah Putih sekira pukul 16.30 WIB. Artinya ia menjalani pemeriksaan lebih dari enam jam setelah tiba di lokasi pada pukul 09.55 WIB.&#13;
&#13;
Seusai pemeriksaan, ia mengaku ditanya tim penyidik Lembaga Antirasuah perihal peran Kemenkes dalam perencanaan dan penganggaran dana alokasi khusus (DAK). Diketahui, pembangunan RSUD Koltim bersumber dari DAK.&#13;
&#13;
&amp;quot;Ya ditanya peran Kemenkes di dalam perencanaan penganggaran DAK, itu aja,&amp;quot; kata Azhar di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (23/9/2025).&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Menurutnya, DAK selalu dari pusat. Dalam pembahasannya, dilakukan bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).&#13;
&#13;
&amp;quot;Kalau DAK kan pasti dari pusat, nggak mungkin dong kalau DAK bukan dari pusat,&amp;quot; ujarnya.&#13;
&#13;
&amp;quot;Di DPR DAK lain lagi, DAK itu biasanya dengan Bappenas sama Kemenkeu,&amp;quot; sambungnya.&#13;
&#13;
&amp;nbsp;&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Dalam kesempatan tersebut, ia enggan membeberkan lebih jauh perihal materi pemeriksaannya. Ia pun mengaku lupa terkait jumlah pertanyaan penyidik.&#13;
&#13;
Diberitakan sebelumnya, KPK memeriksa Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, Azhar Jaya.&#13;
&#13;
Ia diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pembangunan RSUD Kolaka Timur (Koltim).&#13;
&#13;
&amp;quot;Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap saksi dugaan TPK terkait pembangunan RSUD Koltim,&amp;quot; kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo dalam keterangannya, Selasa (23/9/2025).&#13;
&#13;
Pemanggilan terhadap Azhar Jaya berbarengan dengan satu saksi lain, yakni Aswin Griksa Fitranto selaku Direktur Utama PT Griksa Cipta.&#13;
&#13;
&amp;quot;Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,&amp;quot; ujarnya.&#13;
</content:encoded></item></channel></rss>
